Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Mengatasi Kutu Kebul ( Sambil praktek— Bukan hanya teori)

Sebagai mana kita ketahui dan rasakan bersama , hama kutu kebul merupakan salah satu hama utama pada tanaman antara lain, Cabe, Tomat, Melon dll. Hama ini memang bandel karena mengandung lapisan lilin sehingga sulit ditembus oleh insektisida.

(Link terkait)

https://youtu.be/ruaLWYsVnPU

Dan hal yang paling dikhawatirkan adalah serangan kutukebul ini, selain mengisap sari daun /tanaman juga adalah daya tularnya terhadap penyebaran virus bagi tanaman  lainnya.

Sambil berjalan terus kami coba memantau perkembangan tanaman contoh penerapan kami , bp. Agus dari Warungpeutey Banyuresmi, Kab. Garut. Varietas yang digunakan adalah CMB Var. Dharmais. Tanggal tanam 5 Des 2018.

Hama ini mengeluarkan embun madu yang biasa membuat warna daun menjadi Hitam. Anda mungkin pernah Bosen menaggulangi hama ini karena begitu bandelnya setelah diaplikasikan bahkan dengan insektisida yang mahal sekalipun.

Nah cara kami dalam hal ini adalah dengan cara mengendalikan hama tsb, tidak cara mematikannya secara langsung yang juga justru menyebabkan kekebalan tetapi cara kami adalah dengan sistem pengendalian ,Repellen .

Sistem /cara ini ternyata efektif sebagaimana yang tampak pada  gambar/ video Youtube , bahwa kutu kebul dibuat ngak tahan dari Aroma yang menyengat dan tidak disenangi kutu kebul tsb.

Aplikasi yang kami lakukan unt pengendalian hama tsb adalah dengan cara semprotan Pesnator dan Protektan @1-2 mili per liter air plus insek kimia  dosis 0.3 mili per liter airnya, cukup  sederhana. Bahan kimia  tsb yang biasanya sudah dianggap resisten dengan penambahan sedikit Insektisida organik, Protektan dan Pesnator. Dan hasilnya terus kita pantau dari waktu ke waktu. Semoga berhasil tanaman mitra kami ini, seperti halnya mitra mitra sebelumnya.