24 Desember 2020

kondisi kesehatan tanaman tetap terjaga

Perkembangan tanaman mitra kami Tapanuli ini hingga saat ini masih tampak sehat segar bugar, kami berharap kondisi demikian terus terjaga hingga musim tanam berakhir. Pengelolaan tanaman yang mengedepankan pemberian nutrisi yang tepat dan seimbang sesuai kondisi tanaman terkini kembali terbukti manfaatnya.

Tanpa mengedepankan penggunaan pestisida sebagai skala prioritas ternyata bisa membalikkan paradigma kebanyakan petani saat ini yang mana pada umumnya petani mengedepankan hal pengobatan dan mengabaikan prinsip pola pengelolaan pupuknya atau makanannya.

Petadi pada umumnya sangat memprioritaskan penanganan bahkan pengendalian masalah tanamannya dengan fokus pada pengaturan pestisidanya dan hal ini sangat lah lumrah kita temui hampir disetiap petani kita.

Jadi yang terpikir pada benak petani adalah obat, obat dan obat jadi menganggap bahwa segala yang bersangkutan dengan pemeliharaan tanaman nya obat adalah segalanya. Bagaimana kalau mulai saat ini kita ubah cara berfikir dalam pencarian solusinya tersebut?

Kita review sedikit kebelakang, kalau kita perhatikan pola pemberian obat /pestisida pada metode kami KPO KL ini adalah dengan penekanan biaya variabel produksi khususnya pestisida, koq bisa? Ini mungkin yang menjadi pertanyaan nya. Koq bisa sih dalam aplikasinya penekanan biaya produksi (melalui pemilihan jenis pestisida generik) dan juga penekanan dalam dosis aplikasi pestisidanya?

Jawabannya melalui web kami ini yang secara berseri kami dengan sengaja menampilkan gambar hasil penerapan KPO dan bukan teori semata. Sederhananya adalah prioritaskan pemilihan konsumsi makanan yang sehat bergizi dan dengan pengaturan timing yang disinergikan dengan kondisi tanaman sebelum mengkonsumsi pupuk/makanan tersebut. Apabila petani sudah paham akan hal yang sedemikian maka petani akan mampu mereduksi penggunaan pestisida kimia dan juga pupuk kimia. Hal ini sudah kami lakukan secara periodik dan berhasil