6 Desember 2016

KERITING DAUN DAN VIRUS KUNING

Kami kembali mencoba membahas perihal keriting daun, dan virus kuning yang masih saja menjadi dilema dan dikhawatirkan oleh petani cabai/ tomat/ melon.

cibuluh-1

Pada kesempatan ini kami mengangkat hasil penerapan tanaman mitra kami dari Desa Mekarsari, Cimanuk Cisurupan Garut Jabar.

Dalam penerapan kali ini kami juga sedang mencoba pola baru dengan menggunakan  ajir seminimal mungkin. Ajir yang ada di gambar diatas kemudian di cabut dan diganti dengan tali samping saja.

img-20161202-wa023

Pada tanggal 24 Oktober 2016 Disaat tanaman mitra kami sdr. Khoer berusia 2 mingguan, tanaman mitra kami ini terserang oleh virus kuning dan tunas daun nya “Puret”/ mengkerut.

img_20161202_093852

Secara intensif kami terus memantau perkembangan tanaman mitra kami ini yang kebetulan juga masih satu Kabupaten dengan lokasi kantor KPO KL di Garut.

img_20161202_094429.Tanggal 2 November 2016, 5 minggu dari sejak mitra muda kami ini berkunjung ke Klinik kami, kondisinya  berkembang secara pesat dan sehat terhindar dari penyakit kuning dan mengkerut.

Pada kesempatan tersebut kami juga mrngantarkan mitra baru kami, pak Carmadi dari desa Kasian, Wonosobo Jateng untuk memantau langsung perkembangan tanaman yang dikelola dengan tehnik KPO KL .

img_20161202_093635

Usia tanaman pada saat ini berusia kisaran dua bulan. Tampak jelas tunas tunas tanaman yang awalnya berkerut yang dikeluhkan oleh Sdr. Khoer saat ini nyaris tak terlihat lagi.

img_20161202_093739

Sedang ikut memantau juga mitra kami Sdr. Erik Cikandang ( Depan) bersama Sdr. Khoer ( belakang). Sdr. Erik ini sudah beberapa kali menerapkan cara KPO KL ini, bahkan lahannya pernah dikunjungi peserta pelatihan dari Pinrang Sulawesi Selatan.

img_20161202_093541

Kalau kita perhatikan posisi pengambilan gambar pertama diatas sama dengan posisi gambar ini, artinya kami memantau kondisi tanaman di lokasi yang sama. ( Samping Gedung SMP Mekarsari Cimanuk ).

img_20161202_093541

Ada hal yang menjadi fokus kami dalam hal penanaman kali ini yaitu, tanaman mitra kami ini disanggah menggunakan ‘tali samping” dan IRIT AJIR PENYANGGAH ( dalam kesempatan lain kami akan coba membahasnya).

img_20161202_094719

Tanaman cabe  yang merupakan standar bertanam cara KPO KL, kondisinya benar brnar pulih setelah penerapan Protektan Biopestis dan  Pesnator dari atas/ semprotan dan juga Lewat pengecoran menggunakan Protektan Biopestis dan Pormik.

Semoga sukses Sdr Khoer dan tanamannaya pun tambah “khoer”, tambah baik lagi sesuai nama pengelolanya.