19 Juli 2016

KEBERHASILAN TOMAT DILIHAT DARI, TERBENTUKNYA BUAH TERATAS…

Pada hari ini tanggal 19 Juli 2016, kami mendapat kiriman gambar hasil penerapan metode KPO-KL dari desa Jungke, Bener Meriah- Aceh Tengah.

IMG-20160719-WA014

Tomat mitra kami pak Rudi, saat ini, menjelang petikan ke 4. Kondisi buahnya, “bener bener Meriah”… bagaiamana tidak, tomat varietas marta 09 yang ditanam tanpa mulsa plastik sekalipun, hasilnya saat ini sudah mencapai sekitar 2 kiloan per batangnya.

IMG-20160719-WA013

Sama sekali kami tidak mengenal istilah rekayasa  “soto-sop”, eh Foto Shop, dalam hal ini, ini real mitra mitra . Komunikasi yang intensif yang kami lakukan setiap minggu, saat ini, hasilnya mulai terasa.

IMG-20160704-WA017

Dalam budidaya tomat, hal yang menjadi ‘harapan’ adalah, mengusahakan agar tanaman tomat tersebut “mau’ berbuah hingga buah “ujungnya” . Dalam mengupayakan hal tersebut, memang diperlukan perjuangan yang tidak mudah, apalagi di musim yang tidak menentu seperti saat ini. Rahasianya adalah, mengupayakan “keutuhan” daun tomat.

Keutuhan daun , diperlukan agar suplay makanan dari daun, bisa ‘sampai’ ke pembentukan buah dari buah bawah sampai ke buah dibagian atas.

tomat pak rudi2

Memang banyak yang mengganggu dalam upaya, meng’utuhkan” daun, antara lain adalah, busuk daun Phytophthora infestans, kutu kebul, bercak daun cercospora, selain itu faktor kelayuan tanaman, bisa menyebabkan kegagalan total.  Semoga tidak terjadi pada tanamannya yaa….pak Rudi . Kita berdoa dan berusaha .

tomat pak rudi1

Hati -hati bu…., bangkunya jangan sampai goyang dan bergeser.

Buah bagian atas sudah membentuk, hampir sebesar telur ayam.  Pola pemupukan dan pengobatan, diusahakan agar sesuai dengan kondisi dan ‘kemauan’ tanaman tomat tersebut.

tomat pak rudi4

Pola dalam hal ini, ‘timing’ pemupukan terus , kami “baca”. Timing, kapan saatnya “ngegas’ dan kapan waktunya, “ngerem” diperlukan agar tanaman tetap sehat.   Mewaspadai terjadinya, ‘pecah batang” juga dilakukan agar tanaman tidak “rusak berantakan”.

tomat pak rudi2

“Gas’ memang diperlukan agar, buah bagian ujung terisi dan membesar, tetapi kalau kelebihan “gas”, efeknya tidak “kecil”, bukannya buah ujung membesar tetapi “kebablasan”…. ih …ngeri juga ya.  Semoga tidak sampai terjadi.

IMG-20160719-WA008

Kami berharap setiap saat, makin banyak mitra mitra petani di seluruh Indonesia yang memahami, metode ‘ Gas -rem, tanpa kopling’  cara budidaya tanaman ala KPO-KL yang mudah dan sederhana ini.

Selamat pak Rudi, semoga sukses petani Bener Meriah, Sukses terus petani Aceh.

Sukses petani , Indonesia…

Di-tag pada: