4 Agustus 2012

KEBUTUHAN PUPUK DAN PESTISIDA KIMIA

Kami kembali mengibaratkan tanaman sebagai tubuh manusia,hal ini perlu karena tanaman juga sama seperti kita perlu makan dan obat-obatan,bahkan cenderung dalam konsep pertanian “modern” seperti saat ini,faktor obat-obat tanaman ini kebutuhannya melebihi kebutuhan obat manusia.

(Pengamatan Hasil aplikasi tehnik pertanian organik ala kembang langit di Leuwisari, Tasikmalaya, Jawa Barat,pengambilan gambar tanggal 3 Agustus 12)

1. (Petak percontohan SL-PHT,lokasi ini merupakan pengamatan lanjutan kami,sebagaimana yang kami tampilkan di tulisan yang lalu).

Keperluan “Obat” untuk tanaman ini,begitu luar biasa  dan dari segi bisnis merupakan bisnis yang sangat menggiurkan,kenapa tidak?  Apabila dibandingkan dengan obat untuk manusia “obat” untuk tanaman ternyata dari segi pemasaran jauh lebih berani dalam berspekulasi,karena memang keuntungannya besar.   sebagai contoh,beranikah toko obat/apotek meminjamkan obatnya untuk pasiennya dengan tempo pengembalian 3-4 bulan? Tetapi di bisnis “obat” untuk tanaman,toko/kios berani meminjamkan “obatnya” untuk petani selama satu musim tanam,bahkan ditempat kami hal ini,sudah sangat lumrah / terbiasa.

2.(Pametikan sudah 2 kali panen, menjelang petikan ke 3,KEBUTUHAN dan PENGGUNAAN pupuk dan pestisida kimia kami ,atur agar tidak terlalu banyak)

Bahkan antara kios obat pertanian ,untuk mengikat “pasiennya” (petani) memberikan hadiah-hadiah yang menggiurkan untuk pelanggannya untuk setiap pembelian obat dari tokonya,hal ini belum pernah /jarang kita dengar dari Toko obat/Apotek yang menjual obat untuk manusia.

3.( Dalam satu tangkai,buah ada yang “keluar” 2-3 buah”,kami juga menggunakan “obat” kimia untuk tanaman ini,tetapi,tidak dalam dosis yang tinggi).

Dalam bisnis “obat” untuk tanaman (Pupuk dan pestisida),perusahaan obat/formulator,sudah sangat terbiasa dengan istilah ‘PROGRAM’,ini artinya antara kios ‘obat’ dan FORMULATOR,terikat PROGRAM KERJASAMA,dalam ‘MENCAPAI TARGET PENJUALAN dalam kuota tertentu.Apabila PROGRAM nya tercapai, maka kios mendapat imbalan dari PERUSAHAAN OBAT berupa, kulkas,televisi,mesin cuci,sepeda motor,bahkan kendaraan roda empat.

4. (Petikan ke dua hasilnya sekitar 6 kwintalan,dari jumlah tanaman kurang dari 3800 pohon.)

5. (Kondisi tanaman ….,ok,dengan sedikit obat kimia).

Kekeliruan mendasar yang juga dilakukan oleh petani adalah,terkadang belum melalkukan penanaman,baru  saja persiapan  tanam, berbagai jenis ‘obat-obatnnya’ sudah disiapkan,minimal uangnya sudah disiapkan untuk pembelian obat untuk tanamannya yang baru mau ditanam.   Jadi ibaratnya,bayinya belum lahir,obat-obatnya sudah disiapkan.  Hal yang tidak terjadi pada manusia tetapi terjadi pada pengobatan tanaman.  Bahkan sebagian petani-petani “kaliber’ di daerah kami,persiapan obat-obatan sudah menumpuk digudangnya pada saat akan melakukan penanaman.  Kalau seperti ini, sama saja dengan memberikan suatu KEPASTIAN bahwa tanamannya sudah PASTI AKAN SAKIT.  Apakah anda juga melakukan hal seperti ini?

6.(Keriting daun dan virus  kuning,dapat diatasi,daunnya pun lebar-lebar).

Dengan tehnik pertanian berbabasis pertanian organik, yang kami kembangkan,kami tidak “BERCITA-CITA” tanaman yang akan dan sedang dibudidayakan,terkena sakit.  Oleh karena itu kami berupaya keras,agar pola makan (pupuk) dijaga betul demikian pula pola pengobatannya,hanya kami pakai dimana sangat dibutuhkan.  Pola hidup sehat ini,kami persiapkan betul dengan mengkonsumsi makanan sehat yang bersumber dari bahan alami .

7.(Permasalahan utama pada tanaman ini adalah faktor kesulitan air ,semenjak penanaman belum pernah di siram secara khusus, pengairan hanya melalui pengecoran pemupukan  saja.)

Kebutuhan dan pemberian pupuk kimia dan pestisida kimia,jelas memberikan dampak yang tidak bisa dianggap sepele,sudah banyak korban berjatuhan,akibat tanaman  “mengkonsumsi”  bahan-bahan(pupuk dan pestisida) kimia ini,atau mungkin juga anda pernah merasakan menjadi korban dari pemberian pupuk dan pestisida kimia dan sekaligus KORBAN dari  “PROGRAM”,KIOS/TOKO OBAT?.

Kami memang bukan anti pupuk dan pestisida kimia,kami biasa  MEMBUTUHKAN dan menggunakannya tapi dalam takaran yang rendah.