30 Juli 2020

Daya tahan tanaman terhadap kelebihan dan kekurangan Air

Tanah yang sudah sering kali ditanami diatas lahan intensif kimia biasanya , tanahnya secara kimia menjadi asam, selain itu teksturnya menjadi memadat dan mengeras. Hal lain yang sangat dikhawatirkan adalah tanahnya makin lama makin sulit menyimpan air/ lebih mudah menggenang. Ini hanya sebagian dampak buruk dari penggunaan pupuk kimia masih banyak yang lainnya tetapi kita coba fokus pada poin poin tersebut.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah IMG-20200729-WA0241-576x1024.jpg

Sedangkan kondisi sebaliknya dengan pola yang kami dapatkan yaitu tanah teksturnya gembur dan tidak masam selain itu air mudah menyerap kedalam tanah. Hal ini di buktikan dengan hasil dari mitra kami dari PONOROGO mitra senior kami yang sudah bertahun tahun menerapkan pola KPO KL. Data nya lahan sawah terendam 95 hari ( irigasi tehnis yang sulit membuang air).

Hal yang hampir serupa didapatkan oleh mitra kami dari tabalong Kalsel yang tanamannya terendam oleh banjir di bulan Juli ini. Namun kami bersyukur karena dalam usia 130 hari tanamanya sudah berhasil mendapatkan 1.1 kg padahal kondisi awal terjadi penggenangan air.

Bahkan mitra Junior kami dari kalsel ini sempat terendam pada saat usia 30 dan 40 hari dengan ketinggian air dengan taraf menghawatirkan/ di luar batas kewajaran. Sempat pula mitra mengalami pesimis karena kondisi tersebut dan sudah malas malasan bahkan untuk sekedar menjenguk ke kebunpun. Namun setelah kebanjiran tersebut, mitra masih bersyukur karena tanamannya ternyata masih bisa selamat bahkan sudah menghasilkan, diatas 1 kiloan cabe per batangnya.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah IMG-20200729-WA0232-576x1024.jpg

Nah lain lain cerita pengalaman mitra dari Sukabumi Jabar yang dibulan yang sama kondisi tanahnya jusru kekeringan karena menanam diatas pebukitan yang sulit air. Tanah ladang yang sulit air dan hanya mengandalkan curah hujan semata. Namun berkah lagi dengan kondisi tanah yang tidak mengeras ( gembur) dengan aplikasi KPO ini, ternyata tanaman cabe rawit mitra masih bertahan dan panen masih lebat disaat 3 mingguan tidak terkena air hujan.

Tanaman mitra junior kami ini masih terus panen walaupun tidak ada perlakuan semprotan selama 1 bulan an( saking sulitnya mendapatkan air).

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah IMG-20200729-WA0231-576x1024.jpg

Hingga akhir bulan Juli 2020 ini tanaman mitra sudah menghasilkan 1.2 kg per batangnya dan hasil ini tentunya sudah diatas modal usaha yang dikeluarkan walaupun harga saat ini masih dikisaran 14 sd 15 ribuan per kg nya. Hasil panen di kirim ke Tangerang Banten.

Ini merupakan contoh contoh real hasil di lapangan yang diperoleh mitra mitra kami baik pada kondisi kekeringan maupun kondisi kelimpahan air yang berlebih. Hal yang menjadi catatan kami yaitu pada kondisi lahannya dimana lahan yang porositasnya baik maka akan lebih fleksibel mengatur kelebihan ataupun kekurangan air.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah IMG-20200729-WA0233-576x1024.jpg

Pengalaman kami yang sempat bertani dengan cara kimia full kondisi demikian tergenang dan kekeringan waktu cukup lama, biasanya kondisi tanamannya langsung ngedrop karena tidak ditunjang oleh kondisi tanah yang gembur dan pH yang normal.