Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Category Archives: AGENDA PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 16 »

KEGIATAN PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK GELOMBANG XIII

Kegiatan rutin yang biasa kami lakukan yaitu : Pelatihan pertanian berbasis organik, kembali kami lakukan. Pada kesempatan ini acara tersebut berlangsung pada tanggal 4-5 Okt 2013, di Balai pelatihan  KPO, Garut- Jawa Barat.

1

Bapak Rusli Gunawan sedang memberikan pencerahannya, dalam mengubah “pola pikir” pertanian pada umumnya.

2

Peserta kali ini, dihadiri dari Tasikmalaya, Cianjur, Magelang, Tangerang, Bandung, Tambun (Bekasi). Dalam gambar tampak peserta pelatihan yang “aslinya” orang Jambi, (sdr. Samsul)  kembali mengikuti pelatihan “ulangan”.

4

Peserta lainnya, juga ada yang kebunnya di Sumatera Utara, yaitu Bp. Efendi Sitepu ( paling kiri) beserta Nyonya ( berkacamata). Beliau ini, sedang menggarap perkebunan Jeruk di Tanah Karo namun saat ini, dipusingkan dengan masalah serangan LALAT BUAH.

Mengapa perlu organik dan apa itu misi dan visi klinik pertanian organik, sedang di paparkan oleh Pimpinan klinik, Bp. Rusli Gunawan.

Bapak Hasan (kemeja kuning) yang selama ini telah terbiasa menanam padi di Ciranjang / Cianjur, namun  selama ini hasilnya belum sesuai harapan.

4

Sdr.Hadipurwanto , sedang serius menyimak materi karena selama ini, beliau mengalami kendala yaitu setelah dipanen, tanaman cabenya mengalami “Stag” atau malas berbuah lagi.

Demikian pula pak Sitepu (kemeja Biru), tanaman jeruknya di Tanah Karo, sudah diberi perlakuan berbagai macam cara bahkan telah di beri kelambu, tetapi tetap saja hama lalat buah, masih saja menjadi kendala utama.

Mengubah pola pertanian dari pertanian kimia ke pertanian berbasis organik memang perlu waktu, untuk risetnya saja sampai memerlukan waktu hingga 15 tahun.

“Kita jangan sampai terkecoh oleh KOMPENI (Kelompok Penipu Petani)” demikian salah satu pernyataan yang diungkapkan oleh Bp. Rusli Gunawan.

5

Betapa saat ini, “Ruh” nya tanah, sudah hampir “lepas”, akibat penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang kian hari kian semakin tinggi. .

6

Sdr. Samsul ini ( berkaos hitam) sebenarnya sudah pernah mengikuti pelatihan Gelombang ke-2, namun maklum petani pemula, jadi sempat “tergelincir” karena diajak mitranya untuk menggunakan tehnik kimia.  Saat ini, sdr. Samsul ini, mencoba untuk kembali “ke Jalan yang benar”.

7

Peragaan secara sederhana, alat-alat untuk “uji tanah”..

8

“Kami berharap dari satu orang peserta pelatihan ini, dapat “menularkan” ilmunya untuk 100 orang bahkan lebih.”

9

Mas Imam, petani junior dari Muntilan Magelang, sedang tekun, menyimak materi yang diberikan. Pada saat ini, diwilayah tersebut keriting daun dan virus kuning sedang menjadi masalah utama, dan masih  sulit tertanggulangi.

10

Dengan alat sederhana saja kita bisa mengetahui tingkat “porositas” suatu tanah, dll nya.

11

Peserta pelatihan Gelombang XIII, dari kiri ke kanan. Hadi Purwanto (Tasikmalaya), Samsul (Cianjur- Lokasi tanam di Jambi), Bp. Rusli Gunawan KTO, Bp. Mardi Yuwono ( Bekasi), Jauhar (KTO), Ahmad Andi ( Muntilan -Jateng), Ibu Nita ( Lembang-Bandung), Ny.Sitepu dan Bp. Efendi Sitepu ( Tangerang-Lokasi di Tanah Karo), Bp. Hasan (Cianjur-Jabar).

SEMOGA BERMANFAAT SAUDARA KAMI ,SALAM SUKSES !!!

JADWAL PELATIHAN PERTANIAN BERBASIS ORGANIK GELOMBANG XIII

.

Dalam rangka lebih menyebarluaskan metodelogi,tehnik pertanian organik ala Klinikpertanianorganik   KEMBANG LANGIT,
kami kembali mengadakan pelatihan berbasis pertanian organik.
Bagi anda yang berminat,baik perorangan maupun kelompok,silahkan menghubungi     kami.
 Sdr. S. Jauhar   di  081222932134.
Pelatihan kami lakukan sekali dalam sebulan
Jumlah peserta  dibatasi  , untuk  10  peserta, per gelombang.
PELATIHAN  KALI  INI (Gelombang XIII), AKAN DILAKSANAKAN PADA  MINGGU PERTAMA,BULAN  OKTOBER  2013  :
Tempat,  di Balai Pelatihan Kliniktaniorganik,kembang langit

Jl. Raya Tutugan, Haruman, Leles,kab. Garut, Jabar.
Pada tanggal 4-5 OKTOBER  2013
HARI  JUM’AT dan SABTU
Hari Jumat di Mulai Jam 14.00 – 17.30 dan Hari Sabtu ,Jam 09 – 17.30.
(Diharapkan  satu jam sebelum acara pelatihan dimulai,peserta sudah berada ditempat)
Biaya pelatihan pertanian berbasis organik,ala kliniktaniorganik, kembanglangit ini , (  akomodasi ,makan  dan transportasi dan lain sebagainya ) besarnya biaya akomodasi selama pelatihan 2 (dua ) hari, adalah sebesar Rp. 200.000,-
Bisa ditransfer ke Rek Mandiri no 1310007639653 atau Rek BCA  4460194518,  an : Ir. S. Jauharman.
( Paling lambat 3 hari sebelum acara pelatihan, biaya akomodasi ini sudah kami terima.  Setelah transfer mohon agar segera di konfirmasikan ( foto/ scan bukti tranfer/struk di kirimkan ke email  kembanglangit1@yahoo.com . Kami tidak  melayani  nomor rekening lain  Selain nomor rekening diatas.  Hati-hati penipuan mengatas namakan KPO.)
Hal ini pun  kami jadikan  sebagai tanda  Registrasi  dan berarti  pula anda telah  mem “booking” tempat.
Kirimkan biodata anda ( sesuai KTP)  ke alamat email kami, kembanglangit1@yahoo.com.
Kesempatan terbatas, kami harapkan,biodata sudah masuk  ,paling lambat 3 hari sebelum acara pelatihan.
Pendaftaran secara otomatis kami tutup apabila kuota telah terpenuhi.
DEMIKIAN INFORMASI YANG DAPAT KAMI SAMPAIKAN .

KEGIATAN PELATIHAN PERTANIAN BERBASIS ORGANIK, GELOMBANG XII

Pola pertanian berbasis organik, makin digemari, hal ini tampak dari animo masyarakat baik petani “murni” maupun yang baru mau menjadi petani yang bersilaturahmi ke klinik pertanian organik KEMBANG LANGIT.

1

Kegiatan yang kami adakan pada tanggal 6 dan 7 September 13, di Leles -Garut dihadiri dari berbagai “pelosok negeri”, berlangsung  dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan .

2

Bp. Rusli Gunawan, sedang memberikan “pencerahan” perihal latar belakang dan pentingnya penerapan pola pertanian berbasis organik. (Hari pertama, tanggal 6 Sep 13.)

3

Kegiatan kali ini, dihadiri oleh petani dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta dan dari Jambi yang berjumlah 18 peserta.

4

Peserta yang berasal dari Jawa Barat ( Bp. Bp. Dindin Wahidin, Leles-Garut, H. Haris  dan Bp.  Nana Suryana, Cibatu-Garut  .)

5

Kelompok dari Ciomas-Bogor, terdiri dari  Bp. Ade Achmad, Bp. Sugiarto, Bp. Hadi S.H. Kang Nardi, dan Kang Lutfi.

6

Sedangkan dari Pantura Jawa Barat, terdiri dari Bp. Andi Supardi (Indramayu) , Kang Ahmad Satori dan Kang  Asep Sunarya ( Cirebon).

7

Acara kali ini juga dihadiri oleh peserta dari daerah khusus Ibukota, yaitu Bp. M.Isa dan Bp. Sanwani yang sedang dan akan  mengembangkan tehnik pertanian organik dilahan “terbatas” di Ibukota .

8

Peserta lainnya datang  dari Jogjakarta ( Mas Farudi Anwar- Bantul) dan Wonosobo- Jateng ( Mas Imam Budi W).

9

Ada juga peserta,  Bp. Jan Silitonga yang berdomisili di Cikarang – Bekasi, tetapi daerah “garapannya” di Mandailing Natal-Sumut.

10

Sedangkan peserta, “terjauh” kali ini berasal dari Jambi ( Bp. Mukti Ali).

11

Kita berkumpul dengan semangat membangun pertanian berbasis pertanian organik di Bumi Pertiwi dilandasi pula semangat Bhineka Tunggal Ika.

12

Yang muda ,yang senior, dari berbagai suku bangsa  berkumpul di klinik pertanian organik KEMBANG LANGIT, sekaligus berbagi pengalaman, antar peserta.

13

Bp. Ade Achmad kiri, yang saat ini menjadi Cabang klinikpertanianorganik, untuk wilayah Bogor, sementara Bp. Abdul Karim (bertopi) peserta dai Gumuk Mas, Jember- Jatim, yang  selama ini telah menjadi mitra kami.

Ada beberapa catatan yang kami dapatkan dari peserta pelatihan Gelombang XII kali ini, diantaranya Bp. Andi Indramayu, yang selama ini, cukup kelabakan dalam mengatasi serangan penggerek batang dan penyakit kresek pada tanaman padinya.

14

Pemaparan materi pada hari kedua.

15

Lain lagi “cerita” Bp. Mufti Ali (bertopi), yang berasal dari Kerinci – Jambi, yang termotivasi untuk mengikuti kegiatan ini, karena  merasakan saat ini sudah merasakan, betapa beratnya mengendalikan hama dan penyakit Cabe, walaupun sudah diatasi dengan berbagai macam pestisida kimia.

16

Bp. Mufti Ali, juga termotivasi oleh mitra kami di Kerinci yang merupakan tetangga desanya yang sukses  panen cabe, dengan jumlah nominal yang sangat “luar biasa” .

17

.

18

Kami berharap …Semoga ilmunya bermanfaat , bisa diterapkan dan di”bagikan” ditempatnya masing-masing.

20

Berpose sejenak, sebelum  pulang ke “kampung halaman” untuk menjadi petani-petani yang berwawasan lingkungan.

Semoga  SUKSES, “BRO” (Saudara- Saudara kami)   !!!