Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Category Archives: KLINIK PERTANIAN ORGANIK

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 132 »

Metode nya Jelas, Hasil tidak Terlalu Meleset

Saat ini memasuki bulan Maret 2019, bertanam cabe masih bisa dikatakan sulit, bagaimana tidak, panen melimpahpun masih belum mampu mengejar faktor “kembali modal”.


Tetapi walaupun demikian harga yang rendah tidak menghalangi mitra mitra kami untuk terus berusaha, agar tanaman bisa bertahan dan sambil produktif. Tanaman mitra kami yang sejak awal tanam bahkan dari dua musim sebelumnya sudah menerapkan pola KPO KL, hingga saat ini tetap bertahan dan dipertahankan.

Harga dikisaran 10-12 rb, terbilang sudah agak menaik dibanding harga minggu minggu lalu. Semoga saja harapannya tanaman bisa bertahan sampai periode pemetikan ke dua nantinya.

Dalam perjalanannya mitra kami ini menerapkan pola Metode secara utuh, dari sejak pengolahan lahan sampai saat ini. Tidak ada keraguan dan hal ini penting , dan juga konsisten tidak terpengaruh dari kiri kanannya. Hal ini kami anggap prinsip , sama halnya juga apabila kita sedang menerapkan suatu cara dari manapun yang diperlukan adalah konsistensi.

Terlalu banyak informasi dan masukan dari sana sini, malahan membingungkan kita sendiri,mana langkah akhir yang kita akan putuskan untuk di ambil. Cara KPO KL dalam menjalankan metode nya adalah semisal dengan, mempelajari dan seperti “menghapalkan jalan” juga , kita terencana juga, didepan ada tanjakan belokan turunan atau jalan datar.

Dalam metode yang diterapkan ini pula kita biasanya sudah berusaha memprediksi dan memperhitungkan secara matang,beberapa langkah kedepan, apa yang akan dialami oleh tanaman apabila diberikan unsur unsur tertentu tersebut.

Dalam metode yang kami kembangkan ini pun kita sama sama akan bisa rasakan apabila ada komposisi yang di luar ” jalur” dipaksa untuk disisipkan, akan sangat terasa dampaknya. Jadi selain proses Gas Rem Kopling, hal hal tersebut tadi bisa kita rasakan sambil, melaju. Selamat menjalankan menerapkan Metode nya.. Semoga berhasil. Satu lagi mitra kami dari Pandeglang Banten sudah merasakannya. Sukses untuk petani ,Indonesia.

Ingin Sukses bertani,Kita pelajari Metode /Pola nya(Bukan Sekedar Produknya)

Pada hari Senin dan Selasa tanggal 11 dan 12 Maret 2019, kami kedatangan tamu dari Sragen , tepatnya dari Desa Taraman, kec .Sido Harjo Jawa Tengah. Dalam kesempatan ini kami memberikan Pemaparan perihal teori teori metode/Pola pertanian berbasik organik cara KPO KL,setelah itu kami  langsung untuk mengamati hasil penerapannya di Desa Warung Peuteuy Kec. Banyuresmi Garut.

Kami melihat langsung ke Lahan penerapan, pada tanaman pak Agus yang secara rutin kami sampaikan perkembangnnya dari awal penanamannya hingga saat ini tanaman cabe besar var. Dharmais ini berusia 100 harian. Pemaparan metode nya kita bahas secara gamblang dan jelas pada hari Pertama dan hari kedua kami ke lapangan pengamatan secara langsung.

Tamu kami dari Sragen ini mengelilingi kebun dan mengamati tanaman secara detail perihal hasil  penerapan metode /Pola kpo KL baik dari segi Produktivitas, segi kesehatan tanaman dari gangguan hama dan juga penyakitnya. Memang kami sangat menekankan penerapan pola/metodenya,karena pola/Metode itu kalau kita ibarat  dengan suatu kendaraan jenis baru, yang agak berbeda jenis instrumennya dan cara menggunakannya. Hal ini yang ingin kami sampaikan kepada mitra mitra kami ini.

Secara umum tanaman relatif jauh lebih sehat pada saat kami melakukan perbandingan dengan hasil yang diperoleh petani lain yang menggunakan cara metode konvensional, terutama dari segi produktivitas yang sangat menonjol perbedaanya. Dalam hal ini kami bukan sedang menggurui petani apalagi yang sudah berpengalaman /senior , tetapi karena kami dalam hal ini merealis “model baru”tersebut maka kami berkewajiban untuk menjelaskan cara menjalankan metodenya secara garis besarnya  dan untuk selanjutnya kami berharap petaninya sudah memahami dan lancar dalam penerapannya.

Memang dalam hal ini, kami menekankan pada petani tamu kami dari Desa Taraman ini (Pak Lilis , Pak Muzakir dan Pak Sutarno ) untuk menekankan pola Metode nya bukan sekedar Penggunaan produknya. Kebetulan dua musim sebelumnya pak Lilis (depan) sudah pernah menggunakan produk KPO KL tapi belum menggunakan Pola Metodenya.

Pak Lilis menjelaskan pengalamannya perbandingan pada musim pertama dan ketiga yang tidak menggunakan dengan musim kedua yang sudah menggunakan walau sekedar baru menerapkan produknya belum menerapkan pola metodenya. Terlihat hasil nya pada tanaman cabe besar pak Agus ini yang secara kualitas dan kuantitas berbeda hasilnya setelah menerapkan metode sejak awal tanam secara konsisten hingga saat ini.

Pada kesempatan ini kami berbicara secara langsung dengan petaninya, pak Agus dan melakukan pencatatan hasil panen dan juga menggali pengalaman pak Agus yang sudah menerapkan pola Metode dan bukan sekedar Produknya. Hasil yang diperoleh hingga petikan ke tiga ini sudah mencapai 1.4 ton (250 kg, 520 kg dan petikan ke3, 630 kg) dari total tanaman 3000 batang . Perbandingan pada petikan ke-3 , hasil tersebut selisih 6 kg  saja dengan hasil petani konvensional dengan jumlah tanamannya lebih banyak dua kali lipatnya ,6000 batang.

Semoga berhasil teman teman  petani bapak bapak dari Sragen yang kami harapkan nantinya menjadi petani petani pioner dalam  pertanian untuk dapat meningkatkan produksi pertanian dengan tetap mengindahkan keselarasan dengan Lingkungan. Aamiin…

Biaya Operasional murah, Tanaman Tetap di Rawat

Memasuki minggu kedua bulan Maret 2019 harga komoditas sayuran masih saja, “melempem”, seperti halnya minggu pertama Maret yang lalu dimana harga benar benar terjun bebas. Saking hancur hancurannya harga, ada cabe Hijau yang dibawa dari Garut ( yang merupakan salah satu sentra cabe Jabar) , setelah di Bawa ke pasar Cibitung dan Pasar Baru Bogor, di bawa balik kembali karena melimpahnya cabe di Pasaran.

Sangat Menyedihkan memang, bagaiamana tidak ,petani yang selama hampir satu bulan ini tanamannya di guyur hujan secara berturut turut , perawatan tetap harus dilakukan tetapi pada saatnya penjualan harganya tidak laku dan di kembalikan dalam kondisi sudah membusuk.

Tetapi walaupun demikian, mitra kami Bapak Agus Warung Peutey Garut, tetap semangat untuk memelihara tanamannya, sambil berharap harga penjualan terjadi perubahan. Untuk kondisi tanamannya sendiri per 9 Maret 2019 kondisinya seperti terlihat dalam gambar gambar ini.

Bahkan dibeberapa sudut kami dapatkan ranting tanaman yang patah , akibat keberatan buah. Perawatannya sendiri hingga saat ini tanaman berusia 3 bulanan,  pemupukan berupa pengecoran baru dilakukan selama 5 kali, adapun penyemprotan secara rutin dilakukan dua kali seminggu.

Bapak Agus ini sebelumnya masih menggunakan cara full  kimia , bisa merasakan penurunan biaya perawatan secara signifikan apalagi ditunjang oleh produktivitas tanaman yang terlihat nyata, berupa buah yang muncul dari cabang cabang/rantingnya .

Perawatan cara KPO KL, mengedepankan pengendalian Hama dan Penyakit tanaman berupa pengendalian Hama Thrips , Tungau, Kutu kebul, Ulat, Lalat buah dan Penyakit Layu Fusarium/Bakteri, Busuk buah, batang dan bercak daun. Dari prioritas penanganan tersebut tanaman secara automatis, tersupport unt mau berproduktifitas tinggi.

Dengan prioritas penanganan tersebut, berdampak pada tanaman yang relatif aman dari Hama dan penyakit seperti keriting daun, Virus kuning, Layu Fusarium,Antraknose , serangan Lalat buah dll nya. Apalagi kombinasi penerapan Protektan Pesnator, Pocanil ,Cas , Freshtan dan penambahan pestisida kimia dosis rendah, menghasilkan pertumbuhan tanaman yang sehat di musim hujan dan di musim murah…..

Biaya operasioanl yang murah meriah walupaun harga jual masih murah, tanaman tetap dirawat karena perbandingannya masih katagori , Rasional sambil menunggu terjadinya kenaikan harga yang wajar dan signifikan.