Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Category Archives: KLINIK PERTANIAN ORGANIK

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 132 »

Penerapan Metode, hendaknya tidak setengah hati.

Secara konsisten, kami  terus melanjutkan pemantauan  perkembangan tanaman mitra baik yang ada dalam website maupun yang tidak kami tampilkan hal ini bentuk dari tanggung jawab dan pelayanan klinik kami bagi  mitra mitra  kpo dari manapun yang membutuhkannya. Termasuk kelanjutan dari perkembangan tanaman terong mitra kami dari Rokan Hilir, Riau, sdr. Refi yang saat ini tanamannya sudah berusia menjelang 4 bulan.

 Mitra kami ini telah panen 21 kali dan rata rata hasil per batangnya sudah mencapai 3 kg lebih. Hasil yang sudah cukup memuaskan disaat komoditas lainnya  yang saat ini sedang, ‘ngedrop’. Dengan senang hati kami melayani mitra yang merupakan bentuk tanggung jawab kami, tanpa meminta imbalan sepeser pun. Hal ini pun merupakan bentuk solusi yang selama ini, kita sering  gaungkan,perihal solusi pertanian masa depan.

(Tanaman pak Refi, kondisinya masih banyak potensi bunga nya)

Kami memberikan pendampingan bukan berarti juga kami merasa lebih tahu perihal pertanian ini, apalagi bermaksud menggurui petani, hanya kami ingin berbagi saja tukar pengalaman, tukar ilmu dan wawasan. Selain itu khususnya dalam penerapan metode yang kami kembangkan ini, kami merasa bertanggung jawab memberikan penjelasan secara detail perihal cara menerapkannya.

Dan….kami bersyukur karena hampir setiap waktu ada terus penambahan mitra mitra yang merasakan betul manfaatnya, bagaimana hasil dari menerapkan metode yang menjadikan bertani itu lebih mudah dan simpel, praktis tidak  mahal pula . Seperti halnya pun mitra kami pak Refi ini dengan harga terong putih didaerahnya yang dirata rata harga 4000 rupiah per kg nya, jelas sudah untung besar dan sudah kembali modal sejak awal awal  masa panen.

Memang benar apa kata orang bijak, kalau belajar itu mesti sungguh sungguh dan jangan setengah hati, karena disitu maka keberkahan ilmu  dan rezekiakan datang, terkecuali yang ingin hanya sekedar ingin MENCuRI ilmunya, bukan dengan niatan MENCaRI ilmunya, akibatnya belajarnya setengah setengah sambil ” mengintip intip”. Memakai produk kpo setengah hati, setengan jalan  tetapi tidak dengan metodenya, atau bisa juga sebaliknya.

Memang tidak mudah melayani mitra dari berbagai daerah, tetapi semoga saja kami  dari tim KPO KL,diberi keikhlasan dalam semangat membangun pertanian kita bersama .  Kami sangat berharap pula bagi mitra yang sudah berhasil agar  dengan keihlasan pula mau berbagi pada petani lainnya agar kita secara bersama sama berkesempatan berbuat walau sedikit pada yang lainnya.

Tidak mudah memang mencari teman atau mitra yang sepemahaman satu idealisme , yang rela berbagi ilmu dan pengalamannya pada petani lainnya. Semoga saja makin banyak mitra lainnya dari hari ke hari  yang berhasil seperti mitra kami dari Rokan Hilir, Riau ini.

Metode kami yang memprioritaskan  konsep, bertani untung dengan secepatnya kita bisa kembali modal melalui penekanan biaya produksi  dan  meningkatkan produktifitas pertanian  tetapi dengan prinsip mengedepankan tehnologi yang ramah lingkungan. Semoga makin banyak mitra yang berhasil dengan metode kpo KL ini.

Tanam cabe Keriting, ber bonus cabe Rawit

Hingga saat ini, per tanggal 12 April 19 harga harga sayuran dan bahkan gabah masih saja, murah. Kami ikut berempati dengan keadaan ini. Betapa banyak kami dengar petani petani yang rugi besar pada saat ini. Memang tidak mudah menghadapi kondisi yang demikian.

Tapi kami terus melakukan koordinasi dengan mitra mita kami, semoga saja kian hari , usaha tani makin prospek. Memang tak perlu berkeluh kesah,yang penting tanamannya sehat dan tetap produktif. Seperti halnya tanaman mitra pk Rahmat, Pandeglang yang hingga saat ini masih terus bertahan dengan segala perjuangannya.

Tanaman pada saat pengamatan 10 April 19, mengalami kekeringan hampir dua mingguan, kondisi mulai agak ngedrop, tapi secara hitungan secara usaha taninya ,masih menguntungkan .

Kami berempati pada petani yang masih dengan semangat memelihara tanamannya ditengah ketidakmenentuan harga harga tetapi tetap saja merawat tanamannya, dengan berharap, Harapan demi harapan.

Namun rupanya, ikhtiar kita tidak akan disia siakan Sang Maha Pengatur, dengan ketelatenan memelihara tanaman cabe kritingnya mitra dari Banten ini tetap bisa menikmati keuntungan pada saat terpuruknya harga. Bahkan pada saat ini, dari menanam Cabe Kriting tersebut, mitra sedikit banyaknya sudah mendapatkan keuntungan dan bonus berupa Cabe rawit .

Tanaman cabe rawit ini yang ditanam menyusul dari CMK, segala biaya perawatannya didapatkan dari keuntungan tanaman CMK , jadi tanam CMK berbonus Cabe kriting tanpa harus mengeluarkan biaya dari alokasi dana lainnya.

Dan….kami semua berharap setelah habisnya masa tanam CMK,  segera dilanjutkan dengan perawatan rawit sambil berharap , kondisi perekonomian petani horti bisa segera membaik dan pulih. Sukses terus mitra Banten , Bapak RAHMAT ,Bersama kpo KL.

Mengendalikan Lalat Buah, Insektisida kimia,Minimalis (Jangan Over), (dalam Pola KPO )

Kondisi pertanaman mitra kami Bp. Agus di Warung Peuteuy, Banyuresmi Garut, kondisinya per 4 April 2019 masih segar dan berharap tanaman mau bertahan hingga produktif dalam waktu yang masih lama lagi . Sementara ini saat ini, kami ikut prihatin karena  banyak petani petani yang berada disekitaran kampung tsb yang sudah tidak sanggup lagi untuk  melanjutkan usaha taninya musim tanam ini karena, sudah tidak sesuai lagi antara biaya produksi dengan harga jualnya.

Kali ini kami mencoba membahas ulang perihal lalat buah  sambil, langsung praktek. Tanaman  masih segar hanya saja karena di sekitarnya sudah banyak tanaman cabe hijau besar ini yang tidak di rawat lagi,  maka serangan dari 4 arah mata angin perlu di antisipasi secara intensif.

Lalat mencari mangsa baru yang termasuk tahan dan memiliki  daya proteksi, ya tetapi serangan yang bertubi tubi apalagi dengan tehnis aplikasi yang sempat keluar dari  “track” pengandalian kpo, hama  menjadi lebih suka.

Oleh karena itu wajar apabila kami memprediksi  dalam beberapa saat kedepan suplay  cabe hijau besar dan cabe merah besar, akan  merangkak naik karena pasokan sudah makin berkurang, terutama yang menanam pada bulan Nov dan Des 18. Semangat untuk bertahan dan memelihara buah ke duanya dilakukan secara intensif.

Bisa kita bayangkan kalau harga cabe besar hijau 2000- 3000 rupiah per kg nya???  Hasil panen hanya cukup untuk ongkos bayar  pekerja petiknya saja.  Dengan kondisi tanaman yang  masih punya banyak potensi, terkadang mitra terlalu semangat dengan  mempertinggi dosis insektisida kimia terutama untuk mengendalikan lalat buahnya , hingga lebih dari 3-4 kali dosis anjuran. Tetapi ampaknya bukan lalat buahnya yang over game tetapi malahan, mitra nya yang keracunan.

Harga per tanggal  8 April 2019, sudah mulai menaik di kisaran 5-7 ribuan, di pasaran lokal, artinya menberikan daya juang tambahan untuk tidak mengulangi penggunaan  metode  diluar ‘tracknya’, karena kalau cara yang kami biasa lakukan adalah apabila  penggunaan insektisida untuk lalat, ulat dan hama lainnya, di tinggikan yang terjadi adalah , ‘tertutupnya’ reaksi dari insektisida organik Protektan dan Pesnator.

Diperlukan dalam pola yang kami kembangkan yaitu, dosis yang diperlukan cukup rendah saja 1/4 sd  1/3 dari dosis anjuran atau sesekali tolensi bisa dinaikkan sedikit lagi dari dosis tsb, tetapi justru tidak dianjurkan untuk menggunakan jauh diatas dosis yang dianjurkan 3-4 dari dosis anjuran.

Dan saat ini dengan pengalaman mitra yang sempat sakit karena over dosis obat kimia, bahkan harus istirahat  dalam 1-2 hari, mulai menyadari dampak dari keluar dari ‘track ‘ yang biasa kami lakukan. semoga saja kedepannya tanaman makin sehat buah  tengah  dan buah atas terbentuk , dan mampu meraih hasil sesuai harapan. Mohon doa nya mitra mitra KPO KL dimana pun berada. Aa miin  aamiin aamiin. Doa kami  juga untuk petani lainnya. Semoga lekas bangkit dari keterpurukan  di sekitar 4 bulan terakhir ini.