Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Category Archives: KLINIK PERTANIAN ORGANIK

KERITING DAUN CABE,BERHASIL PULIH LAGI HINGGA BERBUAH

Berikut ini,adalah hasil aplikasi uji terap PROTEK-tan dan PESNATOR,untuk mengendalikan penyakit keriting daun pada tanaman cabe.Dalam hal ini memang hasil yang dicapai tidak seperti hasil hasil sebelumnya
yang tinggi tanaman sekitar 2 meteran bahkan lebih,hanya yang menjadi catatan kami adalah,uji terap kali ini
dilakukan pada tanaman yang sebelumnya sudah akan dicabut/dibuang dan diganti dengan tanaman baru.
1A.Tanaman ini awalnya sudah terserang keriting daun yang sangat parah,apalagi pada saat itu,dibulan januari
permasalahan hampir sebagian besar di wilayah kami,kasusnya hampir merata, yaitu terserang hama trips
2A.Uji terap dilakukan di desa Cigasti Margluyu,kec Leles Garut.
Bisa dilihat patokan pengambilan gambar yaitu ada pohon besar dilatar belakang tanaman cabe tersebut
3A.Pengamatan dibulan Maret,hasilnya seperti ini.
bisa menghasilkan,walaupun tidak optimal. Lokasi masih pada titik pengambilan gambar yang sama
bisa dilihat adanya patokan pohon dilatar belakang tanaman cabe ini.
1B.Berikutnya,dalam lokasi yang sama,hanya dari sudut pengambilan gambar yang berbeda,latar belakang titik pengambilan ada patokan batu besar dibelakang tanaman cabe
2B.Tanaman yang awalnya keriting daun,sudah mulai agak pulih,setelah perlakuan PROTEK-tan dan PESNATOR
3B. Tanaman mulai pulih dari serangan hama trips/keriting daun,dan sudah belajar berbuah
4B. Hasil ini tanpa menggunakan insektisida kimia lagi,bahkan uji terap ini kami lakukan pada tanaman yang
awalnya menggunakan perlakuan INSEKTISIDA KIMIA
1C. Tanaman ini juga masih dalam lokasi yang sama,patokan titik pengambilan adalah “tunggul”/potongan kayu,yang ada didepan ini. Pemiliknya kang Asep ‘Abah’. Sudah “frustasi” karena tanaman cabenya keriting
walaupun kang Asep telah melakukan perlakuan dengan biaya yang tidak kecil
2C.Setelah perlakuan,tanaman sudah mulai berkurang keriting daunnya
3C. Kang Asep mulai agak senang ,karena tanaman cabenya mulai berbuah,walau tidak optimal
4C.’Tunggul ‘ masih jadi patokan, daun tidak terlalu keriting lagi dan yang terpenting tanaman tidak jadi dicabut
minimalnya kerugian tidak terlalu besar,karena tanaman berhasil berbuah.
Oleh karena itu,saran kami jangan tunggu tanaman keriting dulu,biaya “REBONDING”

PENGENDALIAN HAMA THRIPS TUNGAU(PENYEBAB KERITING DAUN CABE) DISAAT CUACA EKSTRIM PANAS

Lokasi uji kami yang lain adalah,masih di Dano,tepatnya kp.Los, Kec Leles.
Gambar diatas adalah pada saat awal awal penanaman.Sebagai patokan adalah Ada Pohon besar dibelakang
Pada pertengahan bulan Juni 2011,hasilnya sbb {lokasi msih tetap,ada pohon dibelakang}
Saat ini kami makin yakin bahwa dengan tehnik REPELLEN,ternyata hama trips tungau dan lalat buah
dapat dikendalikan.Tidak perlu hama tersebut dikejar kejar dan dibunuh.
Dengan tehnologi yang kami kembangkan,ternyata hama tidak mau mendekat apalagi makan
Sebenarnya dalam keseharian pun sebenarnya sudah banyak kita gunakan yaitu mengendalikan nyamuk,dengan
AUTAN,SOFFEL ATAU LAVENDA,TOH TIDAK MUTLAK disemprot PAKAI BAYGON KAN?
Ternyata dengan konsep Pertanian Alami lebih,menjanjikan…,tidak ada resistensi/kebal,tidak ada residu dan
yang penting lagi HARGANYA TIDAK MENCEKIK LEHER PETANI
Buah dan tanaman Lebat sekali
PROTEK-tan dan PESNATOR,bisa dibandingkan dengan insektisida berbahan aktif
ABAMEKTIN dan PREPONOFOS saja….
Dengan mengkombinasikan antara penyemprotan dan pengecoran PROTEK-tan,hasilnya sedemikian
Selain itu,kita tak perlu lagi menggunakan PUPUK BUAH,ZPT dan PEREKAT
Sepertinya agak berlebihan …tapi inilah yang kami terus uji terapkan dan ingin membuktikannya
.
Menjelang panen berikutnya, hasilnya buah… lebat,dan tunas tunas tidak keriting
Jejeran bunga dan buah begitu lebatnya
Tinggi tanaman mencapai tinggi orang dewasa
Sedangkan,dibawah ini adalah hasil – hasil aplikasi yang menggunakan PUPUK KIMIA dan PESTISIDA KIMIA
secara MURNI
Daun tampak menguning,keriting dan ada gejala layu dan patek
Selamat mencoba tehnik ini !!!

PESTISIDA ORGANIK: PESNATOR (Pestisida Nabati Organik)

PESNATOR, merupakan insektisida organik terobosan baru terbuat dari bahan-bahan alami yang tidak membunuh hama tetapi bersifat ANTIFIDEN (khususnya ulat dan lalat buah tidak mau memakan tanaman ) akibat RASA tanaman yang tidak disenangi oleh hama.
Keunggulan PESNATOR
  • Terbuat dari bahan alami, ramah lingkungan dan tidak menyebabkan resistensi (kekebalan) terhadap hama.
  • Tidak bersifat fititoksik, sehingga aman bagi tanaman.
  • Dapat mengendalikan hama seperti: LALAT BUAH dan ULAT, pada tanaman pangan, sayuran, palawija dan perkebunan.
  • Tahan hujan, 1 jam setelah aplikasi hujan turun, tetap efektif.
Petunjuk Penggunaan
  • Kocok dahulu sebelum digunakan
  • Dosis anjuran 3-5 cc/ liter air
  • Dapat dicampur dengan insektisida dan fungisida organik kecuali bakterisida
Hasil Uji terap pada tanaman kubis:
PESNATOR, diujikan untuk mengendalikan hama ulat kubis
Tanaman tampak tidak terserang hama ulat
(insektisida kimia yang digunakan hanya satu kali)
Tampak tanaman sangat subur dan tidak terserang oleh ulat
Bisa dilihat pada bagian lain urut-urutan aplikasi PESNATOR
Ulat tidak mau memakan tanaman kubis akibat RASA khas yang tidak di senangi hama
Tanaman kubis mulai membentuk Crop, tanaman tampak mulus


Uji coba PESNATOR untuk mengendalikan hama LALAT BUAH pada tanaman cabe.

Kondisi awal tanaman setelah dua kali aplikasi PESNATOR
Tanaman mulai tampak berbuah dan tidak terlihat adanya serangan LALAT BUAH
Pengambilan gambar dari sisi lain
Lokasi Uji Terap di Kp. Tanjung Kamuning Tarogong Garut
Selain tidak nampak serangan hama LALAT BUAH tanaman juga terlihat subur
Uji Coba PESNATOR pada tanaman Kacang-kacangan
Daun kacang tampak subur dan tidak ada gejala bekas serangan ULAT. Untuk mengendalikan hama ini kami menggunakan PESNATOR,yang dikombinasikan sedikit (tidak lebih dari 10 %) insektisida kimia.
Hasil berikutnya pemantauan bulan November. Bisa diperhatikan lebarnya daun,ketinggian tanaman dan tampak buah yang lebat dibalik rimbunnya daun.
Tanaman sangat tinggi dan juga berbuah lebat. Tanaman ini asli lho,selain masalah pengendalian hama,insektisida organik karena terbuat dari bahan-bahan alami/tumbuhan,maka bisa juga sekaligus sebagai PUPUK DAUN,PUPUK BUAH DAN ZAT PENGATUR TUMBUH. Hal ini tidak kita dapatkan pada produk-produk kimia,yang semuanya tersedia dalam kemasan yang terpisah.
PERTANIAN ORGANIK MERUPAKAN SUATU KEHARUSAN BUKAN LAGI SUATU PILIHAN