Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Category Archives: KLINIK PERTANIAN ORGANIK

KERITING DAUN DAN LALAT BUAH PADA SAAT MUSIM KEMARAU

Pada kesempatan ini, kami akan mencoba membahas pengendalian hama lalat  buah yang bisa juga terjadi di musim kemarau.

1

Berikut ini adalah hasil hasil penerapan yang yang telah kami lakukan
Pengamatan dilakukan pada tanggal 13 juli 2011
2
Hasilnya sebagaimana bisa kita lihat dibawah ini
3
Ini sebagai pembanding,yang kanan(menggunakan tehnik kimia/konvensional) dan yang kiri(menggunakan tehnik kami)
4

Buah tetap stabil,cabe keriting sudah 9 kali panen,cabe rawit sudah 5 kali panen

5

Tinggi tanaman sudah melampai tinggi pemiliknya,tangan diangkat pun masih sejajar

6
7

Kita kembali pada saat awal uji terap ini kami lakukan,bisa diperhatikan latar belakangnya yang sama

8

Pengambilan gambar berikutnya,sudah mulai nampak perbedaan antara tehnik kami yang menggunakan
PROTEK-tan dan PESNATOR (cabe milik kang Erik) dengan yang menggunakan
ABAMEKTIN (KANAN /ADA DRUM) cabe milik Bp. Uju

9

Pada saat ini,didaerah kami sedang musim kemarau,tapi terlihat nyata antara yang menggunakan tehnik kimia
dengan tehnik yang dikembangkan oleh PT.KEMBANG LANGIT

10

Tehnik kimia(ada drum biru) sudah mulai menguning,dan daun tambah keriting

11

Kami melakukan secara fair,yang kanan (ada drum) milik Bp.Uju makin terlihat nyata.

12

Kombinasi antara penyemprotan dan pengecoran PROTEK-tan,makin terlihat nyata perbedaanya.

KERITING DAUN CABE,BERHASIL PULIH LAGI HINGGA BERBUAH

Berikut ini,adalah hasil aplikasi uji terap PROTEK-tan dan PESNATOR,untuk mengendalikan penyakit keriting daun pada tanaman cabe.Dalam hal ini memang hasil yang dicapai tidak seperti hasil hasil sebelumnya
yang tinggi tanaman sekitar 2 meteran bahkan lebih,hanya yang menjadi catatan kami adalah,uji terap kali ini
dilakukan pada tanaman yang sebelumnya sudah akan dicabut/dibuang dan diganti dengan tanaman baru.
1A.Tanaman ini awalnya sudah terserang keriting daun yang sangat parah,apalagi pada saat itu,dibulan januari
permasalahan hampir sebagian besar di wilayah kami,kasusnya hampir merata, yaitu terserang hama trips
2A.Uji terap dilakukan di desa Cigasti Margluyu,kec Leles Garut.
Bisa dilihat patokan pengambilan gambar yaitu ada pohon besar dilatar belakang tanaman cabe tersebut
3A.Pengamatan dibulan Maret,hasilnya seperti ini.
bisa menghasilkan,walaupun tidak optimal. Lokasi masih pada titik pengambilan gambar yang sama
bisa dilihat adanya patokan pohon dilatar belakang tanaman cabe ini.
1B.Berikutnya,dalam lokasi yang sama,hanya dari sudut pengambilan gambar yang berbeda,latar belakang titik pengambilan ada patokan batu besar dibelakang tanaman cabe
2B.Tanaman yang awalnya keriting daun,sudah mulai agak pulih,setelah perlakuan PROTEK-tan dan PESNATOR
3B. Tanaman mulai pulih dari serangan hama trips/keriting daun,dan sudah belajar berbuah
4B. Hasil ini tanpa menggunakan insektisida kimia lagi,bahkan uji terap ini kami lakukan pada tanaman yang
awalnya menggunakan perlakuan INSEKTISIDA KIMIA
1C. Tanaman ini juga masih dalam lokasi yang sama,patokan titik pengambilan adalah “tunggul”/potongan kayu,yang ada didepan ini. Pemiliknya kang Asep ‘Abah’. Sudah “frustasi” karena tanaman cabenya keriting
walaupun kang Asep telah melakukan perlakuan dengan biaya yang tidak kecil
2C.Setelah perlakuan,tanaman sudah mulai berkurang keriting daunnya
3C. Kang Asep mulai agak senang ,karena tanaman cabenya mulai berbuah,walau tidak optimal
4C.’Tunggul ‘ masih jadi patokan, daun tidak terlalu keriting lagi dan yang terpenting tanaman tidak jadi dicabut
minimalnya kerugian tidak terlalu besar,karena tanaman berhasil berbuah.
Oleh karena itu,saran kami jangan tunggu tanaman keriting dulu,biaya “REBONDING”

PENGENDALIAN HAMA THRIPS TUNGAU(PENYEBAB KERITING DAUN CABE) DISAAT CUACA EKSTRIM PANAS

Lokasi uji kami yang lain adalah,masih di Dano,tepatnya kp.Los, Kec Leles.
Gambar diatas adalah pada saat awal awal penanaman.Sebagai patokan adalah Ada Pohon besar dibelakang
Pada pertengahan bulan Juni 2011,hasilnya sbb {lokasi msih tetap,ada pohon dibelakang}
Saat ini kami makin yakin bahwa dengan tehnik REPELLEN,ternyata hama trips tungau dan lalat buah
dapat dikendalikan.Tidak perlu hama tersebut dikejar kejar dan dibunuh.
Dengan tehnologi yang kami kembangkan,ternyata hama tidak mau mendekat apalagi makan
Sebenarnya dalam keseharian pun sebenarnya sudah banyak kita gunakan yaitu mengendalikan nyamuk,dengan
AUTAN,SOFFEL ATAU LAVENDA,TOH TIDAK MUTLAK disemprot PAKAI BAYGON KAN?
Ternyata dengan konsep Pertanian Alami lebih,menjanjikan…,tidak ada resistensi/kebal,tidak ada residu dan
yang penting lagi HARGANYA TIDAK MENCEKIK LEHER PETANI
Buah dan tanaman Lebat sekali
PROTEK-tan dan PESNATOR,bisa dibandingkan dengan insektisida berbahan aktif
ABAMEKTIN dan PREPONOFOS saja….
Dengan mengkombinasikan antara penyemprotan dan pengecoran PROTEK-tan,hasilnya sedemikian
Selain itu,kita tak perlu lagi menggunakan PUPUK BUAH,ZPT dan PEREKAT
Sepertinya agak berlebihan …tapi inilah yang kami terus uji terapkan dan ingin membuktikannya
.
Menjelang panen berikutnya, hasilnya buah… lebat,dan tunas tunas tidak keriting
Jejeran bunga dan buah begitu lebatnya
Tinggi tanaman mencapai tinggi orang dewasa
Sedangkan,dibawah ini adalah hasil – hasil aplikasi yang menggunakan PUPUK KIMIA dan PESTISIDA KIMIA
secara MURNI
Daun tampak menguning,keriting dan ada gejala layu dan patek
Selamat mencoba tehnik ini !!!