Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Category Archives: KLINIK PERTANIAN ORGANIK

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 133 »

Hama Penyakit Tomat tertanggulangi, Keuntungan besar diraih

 Harga komoditas tomat di bulan Mei  dan Juni 2019 memang bisa dikatakan sangat menguntungkan bagi Petani ,bagaimana tidak harga komoditas tersebut bisa mencapai harga 8 ribu per kg nya bahkan  di beberapa daerah bisa lebih.

Kami sangat bersyukur karena Mitra pemula binaan klinik pertanian organik kembang langit Mas Angga selain mendapatkan keuntungan dari tanaman jeruk nya beliau mendapatkan hasil yang luar biasa dari tanaman tomat. Hingga saat ini per 17 Juni 2019, tanamannya sudah petik 6 kali. Adapun hasil petikan ke 6 mencapai 130 peti.  (Ukuran berat per petinya sekitar 65 kg). Sekali petikan mencapai 8.45 ton…. Hmmm…

 Jumlah yang di tanam kurang lebih 12 ribu batang Adapun total jumlah panen dari petikan pertama hingga petikan ke-6 adalah sebanyak 438 peti (X65 kg) dan berdasarkan hitungan kami sudah  bisa mencapai 28 ton.

Adapun harga rata rata dikisaran Rp. 6.500 per kg nya dan hasilnya… Bisa kita hitung bersama. Kami sangat bersyukur karena mitra binaan yang benar benar baru dua musim menanam tomat,  ternyata langsung bisa dan menguasai cara cara budidaya tanaman tomat hingga berhasil dan sukses .

Penguasaan dan pengendalian hama dan penyakit tanaman yang diilustrasikan seperti sedang mengendarai kendaraan Ternyata pola Ini Kembali terpuji dan terbukti. Petani yang sama sekali tidak mengenal budidaya tanaman tomat sekalipun dengan metode ini menjadi sangat mudah memahaminya.

Pengendalian hama trip, tungau,  ulat , ulat buah, juga bercak daun, layu fusarium ,pecah batang ,busuk batang bisa dilalui dengan pola yang menyederhanakan konsep budidaya tanaman ini.

.Kami mengamati secara langsung ke Lokasi di Poncokusumo Malang khususnya pada pertanaman Jeruk yang berbuah lebat dan sehat.  Dan ternyata pada tanaman tomat pun mas Angga ini berhasil menuai hasil yang menurut kami sangat di luar kebiasaan.  

Hama dan penyakit tanaman tomat tertanggulangi dengan menggunakan metode kpo KL ini juga “ketepaan” bertepatan dengan harga yang menjulang tinggi. Perawatan berhasil harga tinggi,  hal ini lah yang diharapkan petani.

Kunci kesuksesan petani muda dari Salah satu sentra apel di Malang ini adalah,  mengikuti pola secara seksama dan konsisten. Mengubah komposisi ditengah jalan hanya menjadikan “kebingungan” arah metode saja. Akhirnya menjadi metode yang campur baur dan “acak kadut”.

Kami berharap makin banyak petani sukses di negeri ini,  bukan hanya bertani dan hasilnya nihil. Pola kpo KL kembali teruji pada komoditas Tomat.  Hama dan penyakitnya tertanggulangi.  Semoga makin sukses petani muda yang inovatif seperti halnya mitra muda kpo KL ini.  Semoga menjadi inspirasi bagi petani lainnya.

 

 

Tanaman Jeruk Sehat, Hasil melimpah

Setelah hari raya aidul fitri 1440 Hijriah Utusan klinik pertanian organik kembang langit, mudik ke Surabaya dan berkesempatan dan  menyempatkan  untuk mengunjungi salah satu Mitra kami di daerah Malang tepatnya di wilayah Poncokusumo. Kunjungan ini sekaligus juga sebagai ajang silaturahmi dan sebagai tindak lanjut dari pendampingan yang kami lakukan secara berkesinambungan selama ini.

 Kami memantau kondisi tanaman jeruk Mas Angga Yang selama ini kami lihat hanya berupa gambar saja dan pada kesempatan ini kami melihat lebatnya buah Jeruk di depan mata sendiri secara langsung.   Tanaman masih tampak lebat walaupun beberapa hari sebelum hari raya Lebaran,  jeruk sudah sempat dipanen.

 Kondisi buah Jeruk masih sangat sangat lebat, padahal tanaman pada Perkebunan jeruk ini sebelumnya sudah rusak parah bahkan  ditinggalkan oleh Petani senior yang sempat sewa lahan dan merawatnya secara teknik kimia.

 Betul betul suasana yang menyenangkan ,petik jeruk sendiri dengan kondisi jeruk yang sangat lebat.  Tanaman tampak sehat tak tampak lagi bekas Lalat buah yang pada awal awal peralihan pengolahan justru menjadi kendala utama.

Rontok bunga,  daun menghitam akibat embun jelaga atau batang yang dipenuhi oleh jamur/ lumut,  saat ini sudah makin terkendalikan. Tanaman tampak sehat ,segar bugar setelah dikelola selama lebih dari satu tahun, bersama metode kpo KL.

Hasil melimpah, buah terus bermunculan bersambung dengan bunga baru,  bahkan dibeberapa batang tanaman hingga patah patah, akibat keberatan buah.

Sukses untuk petani Muda dari Poncokusumo Malang,  Jangan lupa  untuk berbagi ilmu pada petani lainnya.  Beramal dan sukses bersama.  Aamiin aamiin aamiin.

Hama penyakit cabe aman, hati senang….

Kondisi pertanaman mitra kami dari Tabalong Kalsel pak,  Roni,  sampai selepas hari raya ini masih saja,  segar bugar padahal tanaman sudah panen 12 kali.

Walaupun setelah hari raya harga masih terjadi fluktuasi tapi secara umum Mitra kami ini sudah jauh dari modal yang dikeluarkan dan usaha taninya sudah sangat menguntungkan.

 saat ini tanaman kurang lebih 4 bulanan dan bisa dikatakan tanamannya sehat terhindar dari serangan hama dan penyakit seperti lalat buah busuk buah layu fusarium keriting daun dan hama penyakit lainnya.

 Dengan kondisi ini kami juga sebenarnya ingin memaparkan bahwa pola yang diterapkan oleh Mitra kami ini dengan pola yang digunakan sebelumnya nya sangat mudah untuk diterapkan dan meminimalisir terjadinya kegagalan panen dan kerugian .

 keberhasilan kali ini sebagai pembuktian bahwa metode yang digunakan oleh Mitra kami secara berulang yang dengan standard bola perlakuannya hasilnya tidaklah mengecewakan.

Keraguan dan kekurang yakinan disertai dengan sikap apriori dalam suatu metode biasanya menjadi penyebab terjadinya kegagalan.Apalagi dalam bercocok tanam cabe ini terbilang tingkat kesulitannya cukup tinggi dan memerlukan pemahaman konsentrasi pemahaman dan kecermatan.

 kami bersyukur karena pola yang diterapkan secara konsisten oleh Mitra kami ini  membuahkan hasil yang menggembirakan Kami Bersama.

Hama penyakit tanaman pada cabai ini tentang bulan Berkat penerapan pola yang tidak setengah-setengah. Adapun Seandainya Mitra mau melakukan improvisasi untuk pengendalian hama dan penyakit kami sebenarnya sangat mentolerir tetapi dalam batas batasan tertentu.