Kiat sukses Melon di musim penghujan

Berikut ini kami mencoba memberikan kiat sukses bertanam melon di bulan penghujan. Kelembaban tinggi di musim penghujan bukan hal yang mudah untuk budidaya melon atau tanaman hortikultura lainnya. Gangguan cendawan virus sangat lekat di musim basah tersebut. Namun walaupun demikian bukan berarti kita harus berpangku tangan dan tidak bercocok tanam,kita bisa saja tetap aktif tetapi perlu kiat kiat agar tidak gagal di musim penghujan ini.

Ibarat Kata pepatah bagaikan jamur di musim hujan, ya demikian lah pada saat musim hujan jamur / cendawan subur sekali pertumbuhan nya, namun kita tak perlu terlalu risau karena semuanya bisa kita ikhtiarkan kita usahakan asalkan tepat dalam penerapan nya..

Mitra kami ini pk Yunadi Tabalong Kalimantan Selatan merupakan mitra pemula dan baru pertama kalinya bertanam melon, saat ini pengolahan melonnya didampingi oleh mitra senior KL yaitu pk Roni Banua Lawas. Hasilnya sangat memuaskan karena walaupun baru pertama kali nya tetapi sukses panen dengan ukuran buah jumbo .

Adapun kiat kiat nya adalah antara lain, jarak tanam yang tidak terlalu rapat bisa di 70-75 cm , pemupukan bisa direnggangkan tidak mutlak seminggu sekali dan selain itu aplikasi semprotan nya dilakukan agak dirapatkan. Hasilnya panen pun lebih cepat 55-56 hst,bisa dilihat di testimoni pada video kami berikut nya.

Diatas ini kami sajikan format Videonya

Hal yang membedakan yakni penggunaan produk KL sejak awal Protektan dan Pesnator Biopestis (untuk mengatasi Puret daun yang biasa menyerang di awal) dan Pemberian Pocanil untuk mensupport daya kerja Fungisida kimia. Selain itu untuk menghemat pupuk kami menambahkan Pupuk CAS ( dari KL) di mix dengan pupuk kimia. Demikianlah kiat keberhasilan mitra dalam mengelola melonnya.

Dari keterangan foto diatas tampak mitra terus berlanjut panen hari ke 3( terakhir) pada tanggal 29 Nov 22. Kami harapkan bisa menginspirasi banyak lagi mitra tani lainnya .