Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Category Archives: INFO

« 1 2 3 4 5 »

MENGISI KEMERDEKAAN DENGAN BERBAGI

 Dalam rangka memperingati  HUT KEMERDEKAAN RI ke 67, kelurga besar Bp. Rusli Gunawan (KEMBANG LANGIT) dan Ibu Sri Wahyuningrat mengadakan acara BAKTI SOSIAL DAN PEMBERIAN SANTUNAN kepada  saudara -saudara kami yang kurang mampu dan pada anak-anak yatim-piatu.  Acara ini bertempat di halaman KLINIKTANIORGANIK,KEMBANG LANGIT dan SAUNG TUMARITIS, di jalan raya TUTUGAN- LELES, JAWA BARAT.

1. Acara demikian, berlangsung  hampir setiap tahun,pada setiap tanggal 17 Agustus.

2. Kegiatan ini dilakukan sebagai rasa syukur dalam memperingati,hari KEMERDEKAAN NEGARA KITA, dari keluarga besar Bp. Rusli Gunawan,untuk berbagi pada sesama,khususnya pada warga yang kurang mampu.

3. Dengan tertib,menunggu  pembagian sembako  dan bingkisan.

4. Kegiatan ini,dilakukan untuk warga di 10 RW yang ada , di wilayah desa Haruman, kec. Leles – Garut,

5.Bp. Rusli Gunawan (Kembang Langit),menyampaikan pesan -pesan nya sebelum acara pembagian sembako.

6. Pembagian bingkisan untuk anak-anak yatim piatu.

7.Diharapkan pembagian sembako dan bingkisan ini  yang bertepatan juga dengan akan datangnya hari raya Iedul Fitri ,bisa memberi manfaat   pada warga sekitar dalam menyambut dua hari besar tersebut.

8. Dengan tertib  para Ibu dan bapak dari warga desa Haruman ini, menunggu giliran pembagian sembako.

9.  Semoga bermanfaat  dan menjadi amal yang baik , untuk semuanya… Amiiin…

10.Kami bersyukur karena  dari awal  sampai akhir ,acara berlangsung tertib dan lancar.

SL – PHT,BINAAN KLINIKPERTANIANORGANIK DI SINGAPARNA,TASIKMALAYA

Hasil aplikasi dengan tehnik berbasis pertanian organik,kliniktaniorganik,KEMBANG LANGIT,mulai di “lirik”,oleh kelompok tani lain di Kab. Tasikmalaya,Jawa Barat.   Salah satunya adalah adanya kunjungan dari kelompok tani ,kec. Cibeureum, Tasikmalaya ke Kelompok tani  RUKUN WARGI,di Leuwisari, Singaparna,TASIKMALAYA yang merupakan salah satu binaan dari KEMBANG LANGIT.

1. Banyak hal data yang ingin diketahui oleh kelompok tani “tamu” dsalam kesempatan itu,baik dari segi pupuk,pestisida dan tehnik aplikasinya.  Bagi anda yang ingin mengetahui data, dari kelompok tani  Rukun Wargi ini  kami sertakan sebagai berikut :

Luas lokasi penanaman, 150 “tumbak” ( sekitar  2000 m2 ),jumlah tanaman 3800 pohon.

2. (Kondisi persiapan/ awal tanam).

3.

4.Usia tanaman hingga saat ini, tanggal sekitar 65 hari (Penanaman tanggal 9 Mei 12).  Study banding ini,dilakukan pada tanggal 14 Juli 12. Tepatnya di kp. Citerewes, Desa Lingga Mulya, Leuwisari, Kec. Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat.

5.  Pengecoran hingga saat ini telah dilakukan sebanyak, 4 kali.   Dengan komposisi, Protektan, PUPUK CAS, dan pupuk kimia dengan dosis yang sangat rendah.

6. Dengan kondisi saat ini,yang sulit air,tetapi tampak kondisi tunas -tunas berkembang terus,tidak terhambat oleh serangan hama thrips dan virus kuning.  Tanaman tidak terserang keriting daun ,setelah aplikasi PROTEK-tan.

8.  Penyemprotan dilakukan seminggu sekali,dengan aplikasi sbb: PROTEK-tan, PESNATOR,POCAniL,ditambah sedikit kimia (dosis yang sangat rendah).

9.  Daun terbawah “rata-rata” masih utuh,tidak rontok dan tidak berwarna kekuningan,bahkan beberapa tangkai buah,terbentuk lebih dari satu buah per tangkainya.

10.  Pada saat petikan pertama hasil yang didapat dari total tanaman kurang dari 3800 batang adalah,sekitar 5 kwintal.  Sedangkan buah yang rusak hanya sekitar 10 kg -an.  Hitungan “kasar”nya  dalam sekali petik saja,  50 persen dari modal sudah tertutupi.

Semoga  hasil panen nya makin bertambah pak Hakim.

JAMBORE VARIETAS HORTIKULTURA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012,DI GARUT

Setelah  mendapat kehormatan kunjungan Menteri pertanian RI dan Gubernur Jawa Barat bulan Februari lalu dalam kegiatan panen perdana jagung hybrida di Desa Dangdeur Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut kembali dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Varietas Hortikultura Tingkat Nasional,  di Desa Cikandang Kecamatan Cikajang, Rabu, tanggal 6 – 10 Juni 2012.

Bisa jadi alasan ditunjuk sebagai tuan rumah, karena Kabupaten Garut dikenal sebagai sebagai sentra produksi komoditas hortikultura terbesar di Jawa Barat bahkan di tingkat nasional. Hal ini disebabkan daerah ini memiliki keunggulan kompettitif, antara lain kondisi agroekologis yang sesuai, ditunjang dengan petani yang terampil dan kondusivitas lingkungan usaha.

Berdasarkan data BPS Tahun 2010, produksi komoditas hortikultura sayuran di Kabupaten Garut tercatat 719.214 ton tersebar di 20 kecamatan sentra produksi di Kabupaten Garut setara dengan luas areal panen sebesar 39.482 hektar. Adapun komoditas sayuran unggulan diantaranya adalah kentang ,yang telah memberikan kontribusi produksi sebesar 143.342 ton atau sebesar 52,11 % terhadap produksi Jawa Barat dan sebesar 13,51 persen terhadap produksi nasional. Sementara untuk komoditas cabe dan tomat masing-masing telah memberikan kontribusi produksi sebesar 47,69 % dan 32,89 % terhadap Jawa Barat serta 9,85 % dan 11,24 % terhadap nasional.

Selain terdapat ratusan stan yang menampilkan berbagai hasil produksi pertanian, pada jambore ini juga tersedia sekitar dua hektar lahan yang ditanami berbagai tanaman seperti buah-buahan dan sayuran varietas hortikultura yang turut dilombakan.

Stand,  kliniktaniorganik,kembang langit  pada acara jambore varietas hortikultura tingkat Nasional 2012 ,di Kab. Garut. Jabar.

Tujuan dari kegiatan Jambore Varietas hortikultura ini adalah untuk mensosialisasikan keunggulan berbagai varietas dataran tinggi hortikultura kepada petani dan masyarakat umum.  Pengenalan ratusan varietas tanaman hortikultura ini sangat penting untuk dapat memperkenalkan beragam varietas dan jenis tanaman hortikultura dan diharapkan dapat memperkaya wawasan petani dan berbagai stakeholder dalam hal pembudidayaan tanaman sayuran untuk berbagai pemanfaatan

Sementara peserta jambore terdiri dari Produsen Benih, Balai Penelitian, Petani, Petugas Pertanian dari Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, Pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah demonstrasi varietas unggul hortikultura, beberapa produsen benih swasta yang berpartisipasi dalam Demonstrasi Varietas Unggul adalah :

1.        PT East West Seed Indonesia

2.        PT Bisi/ Tanindo

3.        PT Benih Citra Asia

4.        PT Mulia Bintang Utama

5.        PT Takii Seed Indonesia

6.        PT Clause Indonesia

7.        PT Seminis

8.        PT Primasid Andalan Utama

9.        PT Agri Makmur Pertiwi

10.    PT Namdhari

11.    CV Matahari Seed

12.    PT Sang Hyang Seri

13.    PT Nunhams

Sementara produsen benih kentang dan sayuran lokal yang berpartisipasi adalah : 1) Balai Penelitian Tanaman Sayuran. 2) Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara. 3) Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara. 4) Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat. 5) Dr. Sudarisman NTB. 6) Prof. Baharuddin, Sulawesi Selatan. 7) M. Khudori, Garut.

Wakil menteri (wamen) Pertanian, Dr Rusman Heryawan, mengaku bangga dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan jambore tersebut dapat bermanfaat bagi para petani.

Dikatakan Wamen bahwa petani telah banyak mengetahui soal-soal teknis mengenai pertanian,namun Wamen berharap agar para petani dapat terus meningkatkan pengetahuan serta wawasannya dalam bidang pertanian dan meminta agar para petani dapat memanfaatkan jambore ini untuk arena belajar.

“Paling tidak, pulang dari acara ini, petani dapat membawa pulang ilmu baru dan wawasan baru. Karena tantangan petani itu terus berkembang,” kata Wamen dihadapan ribuan petani saat pembukaan.

MOTTO KAMI :

PERTANIAN ORGANIK MERUPAKAN SUATU KEHARUSAN,BUKAN PILIHAN