11 Juni 2014

MENGHINDARI PENYAKIT ANTRAKNOSE PADA CABAI

Harga cabe yang bertahan “stabil”  rendah,  menjadikan petani  agak segan untuk melakukan perawatan tanamannya.

Korelasinya ternyata sangat signifikan antara upaya perawatan dengan harga cabe  yang rendah dipasaran seperti saat ini.IMG_20140611_102846Gambar 1. ( Kami terus memantau perkembangan tanaman cabe mitra kami dari Jatim, Lumajang .  Tanaman ini baru satu kali panen/petik.)IMG_20140611_102809Gambar 2.(gambar diambil menjelang petikan ke dua, pada tanggal 9 Juni 14.)

Petani tidak melupakan atau mengabaikan perawatan tanamannya.

IMG_20140611_102737Gambar 3.( Kondisi  mitra kami Sdr. Abdul Mujib di Desa Sari Kemuning ini, masih secara konsisten melakukan perawatan tanamannya. Hal ini bisa dilihat dari kondisi tanaman berikut buahnya yang merah menyala serta segar bugar.)

IMG_20140611_102929Gambar 4.( Alasan yang diambil oleh mitra kami ini yaitu,  karena biaya perawatan yang diberikan tetap rendah sambil berharap adanya kenaikan harga dipasaran.)

cabe bagus

Gambar 5. ( Rendahnya biaya yang dikeluarkan dengan sistem pertanian organik ala KPO-KL ini, memberikan  dorongan semangat bagi petani, agar tetap mau  memelihara tanamannya dan terhindar dari serangan penyakit antraknose dan penyakit lainnya. Seperti hasil yang didapatkan oleh mitra kami  dari Lumajang ini.)