Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Cabang Baru di Padang, Sumatera Barat

 3 tahun silam Mitra kami dari kabupaten Sula, Maluku Utara bapak AKP Andreanaldo sukses dalam menerapkan cara klinik pertanian organik kembang langit di daerah tersebut walaupun kondisi tanah kurang subur dan banyak mengandung bebatuan.

 Bapak Kompol Andreanaldo (tahun 2015 , masih AKP) dari keberhasilan tersebut memberi motivasi kepada kakak beliau Bp. M.Reza Fahlevi ,yang berada di Padang tepatnya di Kecamatan Kuranji untuk lebih mengintensifkan cara pertanian berbasik organik ini di Tempat kampung halaman beliau.

Sebagaimana kita ketahui daerah Sumatera Barat sebagai sentra tanaman cabai yang juga daya serapnya akan tanaman pedas ini sangat tinggi. Dan Selain itu selama ini sudah cukup banyak Mitra Mitra klinik pertanian organik yang telah sukses dengan menerapkan konsep KPO KL ini.

Dalam artikel ini kami ingin menyertakan hasil yang diperoleh oleh Mitra kami saudara Roma yang juga berdomisili di Sumatera Barat tepatnya di daerah Agam.

Tanaman Mitra kami ini sejak awal sudah menerapkan konsep atau pola klinik pertanian organik hanya saja ada hal yang sedikit berbeda dalam pola ini yaitu tanpa menggunakan pupuk kandang sama sekali sebagai pupuk dasarnya.

 Tanaman Mitra kami ini berjumlah sekitar 6000 batang dan saat ini sudah petikan sampai 17 kali dan hasil yang diperoleh sudah mencapai 3 tonan.

Dengan kondisi cuaca yang ekstrem hujan di daerah Sumatera Barat saat ini harga cabe langsung melambung tinggi dan berada di Kisaran Rp40.000 sampai Rp50.000 per kg ya.

Kami berharap dengan adanya cabang baru di pusat kota Sumatera Barat ini akan lebih memudahkan dalam hal pengadaan produk secara langsung dan tidak perlu lagi menunggu terlalu lama dalam hal transportasi. Semoga sukses Bapak komisaris polisi Andreanaldo juga pak M Reza dan petani-petani di Sumatera Barat pada umumnya termasuk saudara Roma yang berada di Agam.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *