20 Mei 2020

Busuk akar dan Bengkak Akar

Ada penyakit lain yang biasa membuat petani “ngenes” yaitu pada saat sudah membentuk krop dan beberapa saat menjelang panen ternyata, akarnya membusuk yang di dahului busuk dibagian pangkal batangnya.

(Tanaman mitra kami dari Jatim yang terbebas dari penyakit busuk akar dan bengkak akar). Biasanya kondisi rawan terjadi busuk akar /pangkal batang adalah di usia usia akhir musim tanam, seperti contoh gambar diatas.

Selain itu untuk penyakit bengkar akar juga bisa dikatakan tanaman mitra ini mendekati limit “nyaris tak terdengar”. Perlakuan perlakuan yang kami lakukan secara terencana dan terprogram ,kami syukuri dapat mengendalikan dua macam penyakit tersebut.

Sebagian dari kegiatan pada saat panen tiba, tampak ukuran buah yang besar dan padat sehingga ukuran rata rata “telur” kubis dikisaran rata rata 2.5- 3 kg per buahnya. Keberhasilan diantaranya mengendalikan Ulat, bercak daun, bengkak akar dan busuk akar, kubis selamat sampai masa panen dengan harga pada pertengahan bulan Mei 2020 tergolong bagus.

Busuk akar/pangkal batang disebabkan oleh Bakteri Erwinia sp sedangkan kalau bengkak akar disebabkan oleh cendawan/jamur Plasmodiophora brasicae. Kalau busuk akar biasanya menyerang pada akhir musim tanam sedangkan bengkak akar justru menyerang pada saat awal awal masa tanam.

Ciri yang khas serangan penyakit tersebut adalah apabila pada busuk akar/batang dicirikan dengan busuknya akar atau lebih tepatnya di pangkal batang yang berwarna hitam dan tanda khasnya dicirikan dengan adanya lendir.

Sedangkan pada bengkak akar dicirikan dengan membengkaknya akar tunggang tanaman dan apabila siang hari kubis / pelepah kubis tampak layu dan diikuti dengan pertumbuhan yang lambat bahkan apabila telat penanggulangannya maka crop tidak terbentuk.

Pengendaliannya sendiri untuk busuk akar/batang, dengan pengecoran PROTEKTAN, FRESHTAN, CAS DAN POCANIL dengan dosis 5 sd 7 tutup/sendok per drum 200 liter air , sedangkan untuk bengkak akar penanggulangannya sama saja, hanya saja ‘minus ‘ POCANIL. Penambahan yang lainnya untuk komposisi pengendaliannya biasa kami tambahkan Fungisida kimia ( data terlampir pada artikel sebelumnya) dengan dosis 5 sd 7 sdk makan per 200 liter airnya. Irit kan?

Sementara itu untuk semprotannya untuk bengkak akar kami gunakan PROTEKTAN, FRESHTAN , BIOPESTIS ( POLA GAS) sedangkan pada busuk akar/batang kami gunakan PROTEKTAN FRESHTAN , POCANIL ( POLA REM) , Pola nya kita buat simpel dan yang penting hasilnya memuaskan dan terbukti !!!

Semoga mitra petani , bisa berhasil pula.

Sukses petani di masa Covid 19.