22 April 2019

Budi daya Semangka :Tanaman masih seger hijau dan sehat , hingga panen

Budi daya tanaman semangka bisa dibilang gampang gampang susah, karena  sejak awal tanam, biasanya penyakit puret/ tunas yang mengkerut sudah menghadang, selain itu pada saat panen tiba, kekhawatiran akan pecah buah bisa tiba tiba terjadi  pada buah  semangka ini,

 

Hasil dari mitra kami  dari Lampung tengah ini, termasuk yang beruntung karena pertanamananya selamat hingga panen walupun sempat terkena busuk batang, Phytopthora sp pada usia usia 45-50 harian. Untunglah dengan memanfaatkan Pocanil plus fungisida kimia dosis rendah akhirnya busuk batangnya terkendalikan.

Buah yang  dipelihara di dua sd  tiga butir per batangnya ini dipanen di usia 59 hari, dengan alasan trend harga yang  agak menurun di wilayah Lampung Tengah, sehingga pada saat harga masih dikisaran 4.400 rupiah per kg nya, buah langsung di jual borong saja. Adapun hasilnya dari 2800 batang tanaman menghasilkan 25 ton lebih, artinya hasil berat per batangnya ada dikisaran 9 kiloan.

Agar tidak terlalu besar ukurannya, mitra rupanya secara sengaja memelihari 2-3 buah perbatangnya. Adapun secara analisa biaya dari produk KPO-KL,( total 8  item ) hanya dikisaran Rp 300 rupiah perbatangnya, sedangkan seluruh pupuk dan pestisida kimianya kita kurangi dosisnya, jauh dibawah standar konvensional.

Ini diambil beberapa hari sebelum pemetikan, bisa diperhatikan ketebalan kulit, hal ini tentunya menyebabkan buah semangka yang dikelola secara kpo KL, tidak mudah pecah pada saat panen menjelang atau pada saat pengangkutan. kalau masalah rasa, kerenyahan buah tingkat kemanisan dan lapisan buahnya lebih baik  dari rata rata metode kimia.

Ini gambar diambil 2-3 hari menjelang pemetikan, tampak daunnya masih sangat  segar dan sehat, adapun untuk pengendalian puretnya kami menggunakan Protektan, untuk Ulat kami menggunakan Pesnator sedangkan untuk busuk daun/bercak daundan busuk batangnya kami  menggunakan Pocanil.

Ada hal yang berbeda pada hasil  cara KPO KL ini yaitu,  walaupun ukuran buah tampak kecil tetapi rata rata beratnya , bisa dikatakan diatas rata rata dari buah yang seukurannya . Oleh karena itu dengan hasil demikian kami bersyukur karena dari tanaman sebanyak 2800 tersebut bisa menghasilkan lebih dari 110 juta untuk sekali tanam , selama 2 bulan kurang satu hari.

Dengan mengupayakan tanaman yang sehat hingga akhir musim tanam, dampaknya adalah produktivitas tanaman tidak diragukun lagi.Semoga mitra mitra lainnya pun terinspirasi dari hasil  yang diperoleh mitra kami  dari Lampung Tengah ini.