19 Januari 2021

Bibit Lokal vs bibit hybrida

Sebelumnya kami mohon maaf kepada mitra mitra tani karena agak seringnya keterlambatan dalam postingan postingan kami dikarenakan kesibukan admin dalam kegiatan kegiatan lainnya.

A. 1.Baik kami mencoba membahas perbedaan plus minus dari benih /bibit lokal dengan bibit hibrida/hasil persilangan. Tentunya pembahasan berdasarkan kami baik sebagai pengalaman bertani secara pribadi, sebagai bekas karyawan pada perusahaan bibit bibit hybrida ataupun pengalaman mitra mitra pendampingan kami saat ini.

A. 2. Gambar A1 sd A5 pada artikel ini merupakan jenis tanaman lokal. Plus minus bibit lokal (dengan perlakuan berbasik organik KPO) adalah dalam segi produktivitasnya yang dalam beberapa tahun pengamatan menunjukkan hasil yang masih tetap dibawah hasil bibit hybrida. Ringannya bobot hasil produksi dari bibit lokal menyebabkan produksinya masih dibawah hasil hybrida.

A. 3 Disisi lain tanaman bibit lokal relatif lebih tahan virus dibandingkan dengan tanaman hasil bibit hybrida. Namun dengan perlakuan khusus sebenarnya faktor antisipasi virus kuning tersebut bisa ditanggulangi dengan mengatur baik dalam aplikasi semprotannya maupun aplikasi pemupukannya. Hal ini terbukti dari beberapa tahun aplikasi mitra kami berhasil menghindari virus tersebut dari tanamannya (Gambar B1 sd B3).

A. 4.Kelebihan penggunaan bibit lokal adalah generasi berikutnya bisa dipilih dari hasil buah yang berkualitas untuk dijadikan bibit untuk ditanam pada periode musim berikutnya . Sementara itu tanaman hasil panen buah hybrida biasanya generasi F2 nya menjadi beragam kualitasnya dan jauh beda dengan Karakter tetua F 1 nya.

A.5 Kedua perbandingan kali ini dilakukan di lokasi yang sama yaitu di daerah Tapanuli Sumut. Namun di daerah lain pun, hasil pengamatan kami tetap menunjukkan relativity produksi dari jenis hybrida sulit terkejar oleh bibit lokal.

B. 1 Namun beberapa tahun terakhir ini petani banyak yang ‘angkat tangan’ dengan hasil dari penanaman bibit hybrida ini. Keriting daun disertai menguningnya tunas tanaman di usia +- 30 harian membuat petani cabe banyak yang hijrah beralih bertanam bibit bibit lokal.

B.2. Ada juga keberuntungan bagi petani petani yang masih konsisten menanam bibit hybrida dengan tehnik yang sesuai sehingga tanamannya masih segar dan bertahan di musim dengan curah hujan tinggi seperti yang terjadi pada saat saat ini.

B. 3. Sedangkan keberuntungan bagi mitra petani yang bertanam bibit lokal adalah dimusim berikutnya tidak perlu lagi membeli bibit untuk di budidayakn dan dengan tehnik berbasik organik cara KPO, hasil generasi selanjutnya bibit lokal dengan daya adaptasi yang sudah menyesuaikan hasilnya rata rata lebih baik dari bibit lokal indukannya. Selamat mencoba baik bibit lokal ataupun bibit hybrida yang utama adalah tehnik perawatannya. Sukses selalu mitra tani dimanapun.