Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Bertani dengan Keyakinan

Ada hal yang menarik dan menjadi catatan kami dengan mitra kami dari Sumatera Barat ini. Beliau yang notabene bukan berprofesi sebagai petani murni tapi setelah berkecimpung dan mendalami teknik bertani berbasis organik cara klinik pertanian organik ini hampir di setiap pertanaman nya beliau tidak mengalami kegagalan, dan semoga ini terjadi untuk masa-masa berikutnya.

Melanjutkan pengamatan kami pada tanaman pk Alham di daerah Bukittinggi, hingga saat ini Ini sudah memasuki masa petik pertama dan kondisinya pun terlihat segar bugar.

. Dalam bertani menurut hemat kami memang tidak berlaku istilah ” jago Tani” atau Master Tani Yang ada hanyalah bagaimana tidak bisa membaca dan memberikan apa yang dibutuhkan tanaman pada saat tertentu.

 Oleh karenanya tidak mengherankan bagi kami walaupun seseorang itu sudah sangat berpengalaman dalam bertani suatu waktu mungkin saja mengalami musibah” kecelakaan”.  hal ini terjadi di baik karena kecerobohan baik karena faktor teknis ataupun oleh faktor psikologis.

 Dalam hal ini dengan metode yang kami kembangkan kami pun tidak merasa lebih bisa dari petani tapi mencoba untuk sama-sama mempelajari apa yang dibutuhkan oleh tanaman pada saat Waktunya pemupukan/Pengobatan.

Keyakinan terhadap suatu metode diperlukan tetapi juga tidak diharapkan terjadinya “over confidence”. Namun ketidak yakinan  suatu metode juga justru jadi boomerang bagi petani, karena penerapan bisa kandas ditengah jalan.

Hal demikian bukannya sedikit, kami rasakan  cukup banyak petani yang karena kurang yakinnya , hingga pada suatu  waktu “problem mendera”, maka yang terjadi keraguan muncul dan pada akhirnya metode awal ditinggalkan dan  metode jadi kacau balau.

Padahal kalau petaninya mau bersabar sedikit dan lebih intens melakukan komunikasi, kita bisa sama sama untuk meningkatkan ” grade”, Pengobatan atau pemupukan yang sifatnya lebih” kuat “dari sebelumnya. Memang pada tradisi kami adalah menerapkan bahan bahan yang bersifat “soft”lunak terlebih dahulu baru naik “grade”secara bertahap. Karena faktor kekurang yakinan dan terkungkung oleh kebiasaan sebelumnya, terkadang petani nya tidak sabar dan  langsung lompat ke tingkatan yang “hard” tanpa kompromi.