27 Juni 2019

Bergabung KPO KL, berbuah manis

Setelah bergabung dengan kpo KL dalam beberapa lama secara konsisten makin terasa progresnya. Mitra kami Bp.  Roni yang beberapa artikel belakangan ini kami muat di web ini,  saat ini mendapat kehormatan,  berupa kunjungan langsung dari Bp.  Bupati Tabalong ke lokasi penanaman.

Kunjungan  dari bupati Bp. Drs.  H.  Anang Syakfiani Msi ini  langsung ke kebun ini merupakan penghargaan besar bagi mitra pk.  Roni dan keluarga besar KPO KL.  Bagaiamana tidak,  mitra yang kami dampingi dari awal saat ini mitra sudah  menjadi petani Andalan di desanya.

Keberhasilan bp.  Roni ini sekaligus menepis anggapan bahwa metode kpo KL itu rumit bahkan ada yang sinis mengatakan sebagai metode yang tidak membuat petani pintar. Hasil ini sekaligus mematahkan anggapan anggapan miring tersebut.

Justru dengan bergabung bersama kpo KL dalam menerapkan pola pola bertani berbasis organik,  menjadikan petani menjadi cerdas dan sukses. Biaya pengelolaan pertanian menjadi lebih ringan,  dan bertani menjadi lebih simpel.

Bertani dikelola secara terintegrasi  baik antara pemupukan dan pengendalian hama penyakitnya.  Awalnya memang seperti rumit tetapi kalau sudah di dalami ternyata bertani menjadi lebih mudah dan irit.  Selain itu dengan metode ini bertanam komoditas apapun “rumusnya ” dibuat menjadi hampir sama.

Fakta hasil dilapangan yang berbicara,  setelah berhasil pada budidaya cabe merah besar dan tanaman bawang merahnya, saat ini mitrapun  mendapat support berupa alat alat pertanian dll,  dari Bupati dan Pejabat terkait di Banua Lawas,  Kab.  Tabalong Kalimantan Selatan. Semoga menjadi inspirasi bagi mitra mitra lainnya.