26 Juli 2020

Bawang merah ( Cara mengatasi Moler dan Ulat)

Kali ini kami kembali membahas keberhasilan mitra senior dari Kalimantan Selatan/Barabai yang sudah bergabung dengan KPO sejak tahun tahun awal KPO masuk di dunia Online. Kami sengaja menampilkan keberhasilan mitra sekaligus untuk menunjukkan mitra yang berjalan konsisten dengan metode KPO ini , hasilnya tidak mengecewakan , bahkan sebaliknya… kepuasan yang didapat.

Kita ikuti dari awal perkembgangan tanaman mitra kita ini, bibit yang digunakan dari biji bawang Tuk tuk yang saat ini sudah diturunkan sebanyak 4 kali. Dengan bibit turunan ini petani mitra sebenarnya sudah untung karena disaat harga bibit sedang mahal, mitra punya bibit sendiri dari generasi sebelumnya.

Pertumbuhan tanaman secara umum sehat moler yang disebakan oleh cendawan alternaria porri ini memang bandel apalagi di Kalimantan seperti halnya Sulawesi dan sebagian Sumatera sedang tinggi curah hujannya.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah IMG-20200726-WA0039-1024x621.jpg

Sistem imunitas yang diprioritaskan berdampak tanaman tetap sehat walaupun musim hujan dengan curah yang tinggi.Aplikasi POCAniL dari semprotan dan Kocoran selain menjadi stimulan fungisida yang meningkatkan daya kerja fungisida itu sendiri juga menaikkan daya tahan tanaman terhadap penyakit.

Oleh karena itu dengan pemberian POCAniL ini, fungisida kelas Mencozeb yang umum digunakan menjadi lebih kuat daya kerjanya apalagi kalau kita naikkan pada golongan golongan fungisida ‘kelas wah’. Menjadi catatan kami pemberian fungisida kimia ini tetap dalam kadar /dosis rendah saja, 0.3 gram per liter airnya. Jauh diambang batas rekomendasi.

Adapun dampaknya pada tanaman yaitu Moler/busuk daun tidak mudah menyerang tanaman.( Tampak pada gambar walaupun sudah mulai berumbi tanaman masih bertahan dan tidak mudah terkena Moler.Selain itu efek dari pemberian POCAniL ini yaitu terbentuknya ketahanan jaringan tanaman sehingga tidak mudah pula diserang oleh, ULAT.

(Ukuran umbi yang terbentuk seperti demikian, dalam satu lobang—hampir penuh umbinya.) Memang agak lain daya kerja pestisida KPO ini, terjadi lintas fungsi antara fungsi penyakit ke hama juga.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah IMG-20200726-WA0038.jpg

(Masa panen tiba dengan ukuran umbi yang besar besar walaupun bibit yang digunakan sudah turunan ke 4, masih tetap stabil. )

Adapun untuk pengendalian ulat yang biasa menjadi kendala umum pada tanaman bawang merah ini, dibuat menjadi sederhana, bahkan dengan insektisida kelas kelas menengah kebawah saja, kenyataanya ulat ulat terkendalikan dengan PESNATOR yang di mix dengan insektisida murah meriah , dosis 0.3 mili saja per liter airnya.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah IMG-20200726-WA0031-1024x768.jpg

Hasil panen melimpah dengan ukuran umbi yang besar besar. Tampak pada saat panen pun daun bawangnya masih hijau yang menandakan bahwa daun yang mensuplai pembentukan umbi aman dari Moler dan Ulat…Sukses terus Mitra mitra di Kalsel, juga mitra mitra lainnya dimanapun. Aamiin….