5 Oktober 2019

Antraknose dan Lalat buah

Sebagai petani sayuran atau buah mungkin anda sudah sering menghadapi masalah diatas yaitu serangan lalat buah dan antraknose/patek / busuk buah. Bahkan sudah banyak juga petani yang sudah melakukan berbagai langkah pengobatan dan cara tetapi hasilnya tidak memuaskan /tidak sesuai harapan.

Kami mencoba kembali mamaparkan hasil praktek, hasil penerapan yang telah kami lakukan bersama mitra kami dan hasil di gambar ini adalah real hasil dari penerapan mitra kami sendiri, bukan hasil men”comot” dari gambar orang lain atau google. Kami pantrang melakukan hal yang tidak terpuji tersebut.

Hasil penerapan ini merupakan dasar kami untuk menjabarkan berbagai teori kami. Kompleks nya penanggulangan hama dan penyakit menurut hemat kami tidak bisa dilakukan secara partial terpisah satu sama lainnya tetapi dilakukan secara terintegrasi satu sama lain, berkaitan.

Dari dasar ini lah kenapa sering kita dapatkan pengendalian hama penyakit khususnya Lalat buah dan Antraknosa sering gagal walaupun sudah menerapkan saran saran atau teori yang dipaparkan panjang lebar. Hasil contoh penerapan wajib di minta dan menjadi hak dari petani untuk memperoleh keakuratan dari suatu saran aplikasi tersebut.

Terobosan yang kami lakukan ini termasuk yang pertama dan belum pernah ada dalam teori teori pertanian sebelumnya. Menanggulangi hama dan penyakit sekaligus dalam satu langkah ini termasuk keluar dari “pakem” yang ada. Biasanya adalah pengendalian hama satu dan hama dua bisa dilakukan dalam satu langkah atau pengendalian penyakit A dengan penyakit B, bisa dengan satu kali aplikasi.

Tetapi terobosan kami adalah dengan pengendalian “lintas Genus” antara Hama dan Penyakit yang disebabkan oleh mikroba. Baik kita akan jelaskan penemuan dan hasil yang telah kami peroleh ini.

Pengendalian Antraknose untuk menekan pertumbuhan spora cendawan kami lakukan dengan pemberian Pocanil, dan sekaligus untuk pengendalian Lalat buah pun kami gunakan Pocanil untuk membuat hama Lalat tidak senang untuk “menusukkan ” styletnya kedalam buah. Dan hasilnya buah segar bugar terhindar dari busuk buah dan lalat buah.

Hasil ini real mitra petani dimanapun, hasil penerapan mitra kami bp. Harahap dari Sumut. Sungguh menyenangkan sekali aplikasi dua kendala tertanggulangi. Memang dalam penerapannya sebagaimana juga aplikasi cara kimia, kita perlukan sinergitas dengan produk pendukung lainnya untuk saling memperkuat dan melengkapi. Penanganan Lalat buah kita prioritaskan Pesnator dan penanggulangan Antraknose diperlukan tambahan fungisida kimia kontak sistemik dengan dosis rendah sekali. .