18 Desember 2019

Aman dari layu fusarium, hasil berlimpah

Petikan kedua mitra mendapatkan hasil yg lumayan jumlahnya, terlihat dari jumlah karung yang tampak dalam gambar. Kami berharap pada petikan petikan berikutnya lebih banyak lagi.

Wah senengnya panen berlimpah, dan harganya pun tidak murah atau terlalu mahal bagi konsumen. Rp10. 000 per kgnya dipetik hijau. Sudah menjadi kebiasaan di tempat kami untuk jenis cabe besar ini tidak dijual merah.

Jual hijau lebih menarik bagi petani petani di daerah kami di Garut ini. Pertimbangan nya yaitu, selisih harga yang tidak terlalu jauh antara yang hijau dengan yang merah. Sehingga petani lebih memilih jual hijau saja.

Selain itu lamanya masa perawatan dari hijau ke cabe merah juga menjadi pertimbangan petani. Biaya perawatan selama dari hijau ke merah bila dikalkulasikan menambah biaya ekstra. Belum lagi resiko hama penyakitnya, misalnya kelayuan tanaman.

Perihal kelayuan ini memang sering membuat petani pusing tujuh keliling, karena disaat tanamannya tampak subur tiba tiba dalam waktu singkat tanamannya layu satu persatu dan hasilnya automatis, minim. Mengharap sisa sisa yang tidak layu.

Berbagai cara biasanya sudah dilakukan al, pengecoran Tricoderma, Fungisida, kapur sudah dilakukan tapi seolah Tidak mempan ,tak berdampak sama sekali. Bahkan terkadang langkah ekstrim yang tidak logis dilakukan , yah wajar saja untuk ikhtiar petani.

Dengan pola yang kami terapkan kami tidak menggunakan cendawan tersebut, tetapi kami menggunakan FRESHTAN dan CAS,untuk mengatasi cendawan tersebut. dengan dosis yang sangat rendah hanya 7 tutup dan 5 sendok makan saja per drum 200 liter airnya. Hasilnya hingga saat ini, kami bersyukur karena tanaman mitra hingga saat ini dari total 10.000 batang yang layu kurang dari 10 batang, semoga terus aman hingga saat akhir masa panen.

Tomat nya pun sudah mulai panen secara bertahap. Ada yang biasa bertanya mikroba jenis apa yang terkandungnya di dalamnya? Kami rasa tidak terlalu penting yang penting adalah direaksinya, seperti halnya ada yang menamakan produknya dengan MIKROBA GOOGLE? Mikroba jenis apa lagi itu ? Atau pernah kami bertanya apakah yang dimaksud dengan kandungan MENCOZEB itu? Ah… terlalu rumit, kita petani yang penting hasil berlimpah bisa untuk beli kendaraan Mobil dan untuk umat Islam untuk Ibadah haji dll nya. Salam sukses petani Indonesia….