Musim penghujan,mitra KPO-KL,BERJAYA

.

Musim penghujan masih merata hampir diseluruh wilayah kita, bahaya busuk buah juga menjadi jadi. Dipasaran harga sayuran khususnya cabai rawit kembali melonjak bahkan bisa mencapai 100 ribu rupiah per kg nya . Bagi petani ini merupakan keuntungan tersendiri sayangnya hanya sedikit petani yang merasakan pedasnya harga cabai ini, selebihnya mengalami gagal panen.

Sudah menjadi hukum alam , minimnya suplay sayuran khususnya cabai automatis akan terjadi lonjakan harga yang signifikan , demikian juga saat ini dibulan bulan basah pertengahan dan akhir bulan Desember 2021 ini harga cabai rawit kembali melambung. 

Bahkan dipasaran sudah banyak pula yang mencapai 100 rb per kg nya . Bagi petani yang memiliki kesigapan baik dari segi finansial terutama ilmu dan pengalaman nya , saat saat seperti ini merupakan saatnya panen besar dengan harga selangit .

Seperti halnya mitra kami dari Minahasa yang hingga saat ini konsisten dengan menerapkan pola KPO-KL ,akhir tahun ini kembali meraup untung yang tidak sedikit bahkan hingga tulisan ini di angkat ,mitra sudah panen ke 19 kali petikan (Selasa 21 Desember 2021).

Penyakit Patek/antraknose, busuk layu, busuk akibat lalat buah pun hingga saat ini bisa dikatakan aman terkendali.

Rahasianya sebenarnya sederhana, mitra menambahkan POCANIL (BISA SEARCHING DI GOOGLE) untuk mengatasi busuk buah atau pun busuk akibat lalatnya. Dalam hal pemberian Fungisida nya hanya standar standar saja seperti umumnya petani lainnya yang penting ada fungisida kontak dan fungisida sistemiknya. Selain itu dosis fungisida kimia nya dengan tehnik ini sangat disarankan agar tidak terlalu tinggi (dibawah dosis anjuran 30 sd 50 persen dari kebiasaan petani .

Makanya ada suatu prinsip dari pola kami ini yaitu curah hujan tinggi ,jadikan sahabat petani dalam meraih produktivitas dan harga yang tinggi .