Puret dan Bercak daun pada melon

Tanaman melon termasuk salah satu tanaman yang menarik untuk di simak, karena selain perawatannya yang unik juga harga jualnya yang relatif tidak terlalu rendah. Hal ini yang menyebabkan petani melon tetap bertahan untuk tetap menanam komoditas ini.

(PROTEKTAN /Merah dan BIOPESTIS/ Hijau,yang kami gunakan untuk pengendali PURET . Dengan prinsip mengendalikan hamanya dan sekaligus memacu pertumbuhan tunasnya.)

Berdasarkan pengalaman kami mengelola tanaman ini ada dua macam kendala utama yang biasa dihadapi yaitu, Puret/Keriting daun pada fase Vegetatif dan penyakit bercak daun saat memasuki pada fase generatif.

Pada fase vegetatif gangguan penyakit Virus dan keriting daun /puret pada tanaman melon saat ini sudah menjadi hal yang lumrah dan sangat umum bahkan saat ini petani melon berusaha untuk mencari melon yang tahan Virus. Walaupun dalam kenyataannya agak susah mencari bibit yang benar benar bebas Virus, tinggal perlakuan dari kita nya saja yang perlu dilakukan agar virus dan puret bisa segera tertanggulangi seawal mungkin.

( Ini contoh tanaman yang puret/ Keriting daun, yang menyerang tanaman mitra. Dalam kondisi demikian kami sarankan agar tanaman tidak di cabut, tetapi aplikasi PROTEKTAN & BIOPESTIS nya di naikkan jadi 2 sd 4 tutup dalam satu dua kali aplikasi, tetapi apabila kondisi sudah membaik, sangat di sarankan agar dosis segera diturunkan kembali).

(Kemitraan kami dengan mitra dari Madiun Jatim kali ini juga berhasil memulihkan kondisi puret yang awalnya sudah mengenai tanaman melon Action 434 yang dikelola mitra muda Madiun ini. )

Langkah yang kami lakukan pada saat puret terjadi ini selain memberikan PROTEKTAN dan BIOPESTIS biasanya kami memberikan campuran insektisida kimia merk bebas dengan dosis 0.3 mili per liter airnya.

( Kondisi setelah puret /keriting daun, pulih dan ukuran buahnya pun sudah membesar dan super)

Hal yang kita perhatikan dalam kondisi tanaman sudah demikian adalah mempertahankan kesegaran daun, agar persedian ‘makanan’ pada daun bisa tersuplay pada buah.

( Tanaman setelah di etrel, sudah siap panen setelah berhasil melewati masa puret dan bercak daun). Peralihan pada saat perawatan puret kita coba memberikan PROTAKTAN dan BIOPESTIS dosis tinggi tetapi pada saat memasuki fase generatif pembuahan, pemberian PROTEKTAN dan BIOPESTIS tersebut kita kurangi atau bahkan kita stop dulu)

(Masa panen telah tiba hal hal yang ‘mengganggu’ pada saat budidaya melon ini sudah berhasil di lalui).

Pada fase peralihan perawatan puret dan bercak daun memang bisa dikatakan perawatan yang kontradiktif, di fase awal ( perawatan Puret) kita memperbanyak PROTEKTAN dan BIOPESTIS, tetapi pada saat memasuki perawatan BERCAK daun yang kita prioritaskan adalah penggunaan POCANIL plus FUNGISIDA ( merk bebas).

( Panen berlanjut…. )

Pada saat fokus perawatan BERCAK daun, akan sangat beresiko apabila kita perbanyak penggunaan PROTEKTAN dan BIOPESTIS , demikian juga sebaliknya pada saat PURET akan sangat riskan apabila penggunaan POCANIL kita sudah terapkan.