Virus tanaman dan virus pada manusia

Virus pada umumnya sama saja, karekteristik baik pada Manusia pada hewan dan pada tanaman. Sebenarnya Virus itu tidak hidup dan virus pun tidak mempunyai sarana untuk bereproduksi sendiri. Adapun Virus ini sangat bergantung pada proses metabolisme sel inang untuk mendapatkan energi, enzim, dan lain lainnya, untuk bereproduksi. Jadi bisa dikatakan virus itu tidak dapat membuat protein untuk mereka sendiri, dan untuk perkembangannya virus menggunakan sel inang untuk menghasilkan protein virus yang mereka butuhkan untuk memperbanyak dirinya.

Bisa kita simpulkan bahwa virus tersebut tidak bisa “berdiri sendiri’ seperti halnya mahluk lain, karena virus untuk berkembang dan bereplika memerlukan sel inang . Seandainya tidak ada sel inang maka virus tersebut tidak akan berkembang biak.

Dari gambaran ini bisa kita pahami bagaimana perlunya kita menjaga agar tanaman yang tertular dijaga agar tidak menularkan pada tanaman lain dengan cara menghindarkan tertularnya melalui vektor vektor penularnya seperti hama kutu kebul, hama thrips dan hama kutu daun.

Adapun cara yang biasa kami lakukan untuk mengantisipasi menularnya virus dari satu tanaman ke tanaman lainnya yaitu dengan menolak kehadiran hama tersebut dan menghindarkan agar hama tidak menyebar ketanaman lainnya. Caranya yaitu dengan menyemprotkan PROTEKTAN DAN PESNATOR pada tanaman tersebut dengan dosis 2 mili per liter airnya.

Selain itu sesegera mungkin kita upayakan agar kita bisa menekan perkembangan virus tersebut dengan memperkuat antibodi tanamannya. Langkah langkah diatas bisa dilakukan.

Kalau sudah ada yang tertular Virus maka kita usahakan sesegera mungkin agar virus tidak menular pada tanaman lainnya. Penularan melalui hama hama tersebut dapat dicegah pula dengan penambahan insektisida kimia dosis 0.3 mili per liter airnya.

Sebenarnya virus pada tanaman ini hampir sama karekteristiknya dengan virus yang saat ini sedang menjadi pendemik diseluruh dunia, hanya ada sedikit perbedaan yaitu virus pada manusia ini menurut informasi terbaru dari WHO, bisa bertahan melayang diudara selama beberapa jam. Hal ini yang menjadikan pendemik virus saat ini sangat perlu diwaspadai.

Penularannya sendiri apabila pada tanaman oleh serangga hama vektor sedangkan pada manusia ditularkan melalui “cairan droplet” yang bisa terdapat pada media apapun termasuk udara. Mari kita jaga kebersihan tangan dan tubuh kita, gunakan Masker dan tingkatkan imunitas tubuh. Semoga kita semuanya tetap sehat terhindar dari virus Covid 19 dan juga tanaman kita terhindar dari virus kuning.