1 2 3 4 5 »
Kategori
KLINIK PERTANIAN ORGANIK

Ulat Spodoptera exigua dan Busuk daun/moler,Alternaria porii, terkendalikan

Dari awal hingga akhir musim tanam selesai juga, perjuangan terutama menghadapi busuk daun/moler atau ‘nginul’ disaat musim hujan, terlewati dengan mulus. FUNGISIDA yang kami gunakan adalah dengan mengutamakan fungisida Organik dari kpo yaitu POCANIL.

Kalau lihat daun yang masih hijau segar pada saat panen padahal intensitas hujan di lokasi penanaman sangat tinggi. Pengalaman kami pada lokasi disekitarnya, banyak juga petani bawang yang daunnya sudah habis disaat belum waktunya panen.

Kami bersyukur karena mitra yang menggunakan Pocanil dosis ditinggikan dan mencampurnya dengan Fungisida kimia semisal Mancozeb plus fungisida sistemik lainnya walaupun di tambahkan dalam dosis rendah tetapi menjadi efektif dalam mengendalikan busuk daun tersebut .

Cendawan Alternaria porii sepertinya menjadi tidak cocok untuk perkembang biakannya setelah di aplikasikan Pocanil tsb ditambah lagi penambahan fungisida kimiawi dosis rendahpun bersinergi mendorong agar tidak terpecahnya spora/tidak berkembang biak.

Kalau pada artikel sebelumnya kami mengulas perihal hama dalam tulisan ini kami fokuskan pada pembahasan molernya. Catatan yang sangat ditekankan yaitu dalam hal penggabungan pestisida kimia nya yang tidak disarankan digunakan diatas dosis anjuran tetapi digunakan dalam dosis yang rendah saja. Dampaknya yaitu apabila fungisida ataupun insektisida digunakan dalam dosis diatas dosis anjuran maka reaksi dari pestisida organik dari Kpo seperti Pocanil dan Pesnator, menjadi tertutupi daya kerjanya. Versi youtube nya bisa dilihat di

https://youtu.be/9T4Lb0-WbXs