Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Daily Archives: 2 April 2018

MENGATASI VIRUS KUNING dan RONTOK BUNGA

Pada beberapa waktu silam kami pernah Menulis artikel tentang keberhasilan Mitra kami di sebuah pulau di daerah Aceh. Nama Mitra tersebut adalah Bapak Arwadin, kali ini kami angkat tulisan dari Mitra binaan Bapak Arwadin, yaitu Bung Shaleh.

Hal yang menarik yang menjadi kajian kita kali ini adalah tanaman bapak Saleh yang awalnya terkena virus kuning berat bahkan nyaris putus asa tapi dengan ketekunan beliau dalam menerapkan metode k p o k l akhirnya tanaman rawitnya hingga saat ini terus berproduksi bahkan terjadi peningkatan yang signifikan.

 Demikian juga dengan tanaman cabe keriting varietas Lado yang juga terkena keriting daun yang sangat parah hingga akhirnya tanaman yang ditanam pada tanggal 5 Januari 2018 ini saat ini sudah mulai ketikan pertama.

Sementara itu tanaman rawitnya hingga saat ini telah berusia 5 bulan 20 hari. Adapun hasil dari rawit yang berjumlah 700 batang hingga saat ini sudah mencapai hasil sekitar 400 kiloan. Dengan harga saat ini di Aceh rata-rata Rp40.000 per kilo hasil demikian tentunya sudah melewati ambang batas biaya produksinya.

Secara telaten dan rinci kami terus mensuport dan memberikan pendampingan pada Mitra tersebut agar terus semangat dan menerapkan pola sesuai dengan ” tracknya”. Hasilnya tidak sia-sia tanaman yang awalnya terkena virus parah dan juga terkena keriting daun pada akhirnya bisa kembali pulih dan berproduksi secara kontinyu.

Adapun cara yang kami lakukan untuk mengatasi virus kuning keriting daun dan kerontokan bunga adalah dengan memberikan formulasi semprotan kocoran protektan dan biopestis dengan dosis 0,5 sampai dengan 1 mili per liter air. Selain itu kami juga memberikan kombinasi perlakuan insektisida kimia dengan dosis 0,3 mili per liter air.

Betapa senangnya Mitra kami ini di saat awalnya tanaman rawit tersebut bahkan sudah ditinggalkan saat ini kembali bisa dirawat bahkan bermunculan kembang-kembang baru dan buah yang makin lebat dan tidak mengalami kerontokan kembali.

Hal yang nyaris sama awalnya terjadi juga pada tanaman cabe keriting Bapak Saleh ini yang mana tanamannya pun terserang keriting daun yang mencapai hampir 95% tetapi dengan keyakinan dan ketelatenan menerapkan pola klinik pertanian organik kembang langit akhirnya tanamannya saat ini sudah mulai menghasilkan pula.

Menghindari Penggunaan pupuk kimia berlebih dan demikian juga mengurangi penggunaan pestisida kimia sambil diiringi dengan penggunaan pestisida organik (protektan dan biopestis) kembali terbukti dalam mengendalikan virus kuning keriting daun dan kerontokan bunga.

Pendampingan secara berkesinambungan terus kami lakukan untuk mitra mitra yang memerlukan perawatan tanaman dengan cara kpo KL. Semoga makin sukses petani  petani di kepulauan Simeuleu, DI. Aceh ini. Hal yang kami lakukan adalah berupa langkah kongkrit bukan hanya sekedar teori yang panjang lebar atau debat yang tak berujung. Salam sukses petani Indonesia.