Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Februari 2018

1 2 3 »

PETANI DAN BANTUAN PERALATAN (3)

Satu lagi mitra kami yang mendapat bantuan peralatan adalah, Bp. Aswandi yang sudah sering kali kami angkat perkembangan baik tanaman maupun kisah keberhasilan dalam mengelola kelompok taninya.

Beliau ini yang juga seorang guru , memulai pertanian bersama dengan KPO KL, dimulai dari “titik Nol”. Kami dengan telaten , mencoba mentranferkan metode metode kpo KL secara perlahan lahan , sedikit demi sedikit.

Kami terus mensupport hingga saat ini beliau ini, sudah terbilang sukses bahkan sudah mampu “menularkan” kembali ilmu pertaniannya kepada petani petani lainnya di Barabai dan Sekitarnya, di wilayah Kalimantan Selatan.

Hingga pada akhirnya , karena prestasi pertaniannya,terlihat menonjol dibandingkan petani petani lainnya, beliau ini diangkat menjadi ketua Kelompok Tani di desa Alat Hantakan Barabai. Dengan prestasi berupa keberhasilan mengelola tanaman sayur dan padi,memberi efek yaitu berupa kepercayaan dari Pemerintah setempat dan juga  khususnya dinas terkait untuk tanpa segan segan memberikan banyak bantuan kepada kelompok Taninya.

Bantuan berupa alat alat pertanian (seperti terlihat dalam halama artikel ini), merupakan bukti prestasi yang diraih oleh petani mitra kpo KL yang memulai usaha tani nya dari , dasar. Bahkan selain peralatan tani, berbagai bantuan berupa benih Padi, Cabe dan Bawang pernah beliau dan kelompoknya dapatkan. Dikunjungi Pejabat Kepala Daerah dan Kepala Dinas Pertanian pun sudah pernah beliau ini dapatkan.

Efek domino dari wawasan pertanian yang makin terbuka lebar, bukti nyata dilapangan, menjadikan beliau sosok yang tegar dalam usaha  tani ini. Kemudahan dan kesempatan terus berdatangan pada mitra kami ini, baik berupa bantuan peralatan juga kesempatan studi banding ke Pulau Jawa pun sudah didapatkannya.

Kami terus mensupport memberikan dorongan pada mitra mita kami lainnya agar lebih  optimis dalam bertani. Kesempatan dan lemudahan  akan terus  berdatangan…. Semoga bisa menginspirasi mitra mitra lainnya.

 

PETANI dan BANTUAN PERALATAN (2)

Satu lagi mitra kami dari dari daerah yang berhasil mendapatkan bantuan yaitu, Kelompok Tani Tunas Harapan dari  Sipirok, Tapanuli selatan, Sumatera Utara. Sebagaimana yang pernah kami tuliskan artikelnya beberapa tahun yang lalu, daerah tapanuli selatan ini, merupakan wilayah endemik virus kuning dan keriting daun, tetapi saat ini wilayah tersebut sudah bisa terhindar dari penyakit tersebut.

Komunikasi dengan mitra mitra kami yang berada di Sipirok ini, secara intensif terus kami lakukan untuk memantau perkembangan  dari tanaman mitra mitra kami disana. Diantaranya yaitu dengan Bp. Moradi Pane yang artikelnya pernah kami angkat juga pada web kami beberapa waktu yang lalu.

Pada saat ini, mitra kami ini ,pak Moradi Pane, kembali bertanam cabe varietas yang lain lagi dari sebelumnya, yaitu Varietas Rimbun. Sebagaiamana yang tertera pada gambar screnshoot diatas, menurut informasi dari beliau, kondisi tanamannnya saat ini, terhindar dari layu dan patek.

Begitu ‘fanatiknya’ beliau ini dengan pola kami ini, sehingga pada saat ada penawaran dapat bantuan  berupa pestisida dan pupuk kimia, kelompok tani nya pak Moradi yang DIKETUA -I  oleh Pak Iwan Pane ini, bantuan tersebut ditolak. Untungnya kepala dinas Tapanuli Selatan, rupanya memantau terus perkembangan  dan keberhasilan dari Kelompok Tani Tunas Harapan ini. Bantuan pun turun juga, tapi berupa Hand Traktor dan Cultivator.

Saat ini, ketahanan dari tanaman pak Moradi Pane dan mitra mitra kami di Sipirok kembali teruji, dengan varietas yang berbeda dengan sebelumnya, pertumbuhan tanamannnya pun , tetap sama sama bagusnya dengan varietas varietas sebelumnya.

 

Varietas Rimbun 3 nya, terlihat rimbun buahnya, sekaligus pembuktian bahwa dengan cara KPO-KL ini, kita tidak tergantung mutlaq pada varietas tetapi yang paling utama adalah, metode/pola tanamnya saja yang dilakukan secara sistematis tetapi fleksibel.

Usaha dan kerjakeras dan keinginan untuk maju dan berkembang yang telah dicontohkan oleh mitra mitra kami dari Kabupaten Tapanuli Selatan ini. Hasilnya secara berulang dirasakan oleh mitra mitra kelompok ini secara berkelanjutan.

Bantuan  dari Pemerintah/ Dinas Pertanian yang diberikan kepada petani, bukannya sedikit, tetapi kalau di evaluasi sebagian besar hasilnya, bisa dikatakan ‘minim’. Penyebab utama yang mendasar adalah, kemampuan keilmuan petani yang belum/kurang mendukung sehingga bantuan baik berupa Uang, Benih, pupuk , pestisida dan peralalatan pertanian seolah hilang tak berbekas.

Maju terus petani Sipirok, maju terus pak Moradi dkk !!!

PETANI dan BANTUAN PERALATAN PERTANIAN (1)

Pola pembinaan cara KPO-KL yang mengedepankan sistem pendampingan secara berkelanjutan dan dilakukan berupa komunikasi intensif makin membuahkan hasil. Pada kesempatan ini kami mengangkat berita dari daerah yaitu dari Pesisir Selatan Sumatera Barat.

Kami ingin melanjutkan “kisah’ perjalanan mitra kami sdr. Yulnasri ( Berkacamata , Belakang) dan sdr. Tatang Burhanudin (depan ) yang  pada tahun lalu mengunjungi langsung ke tempat KPO-KL, dimana kami melakukan percontohan yang pernah kami tulis hasilnya secara berseri di web kami ini.

Rupanya hasil  kunjungan ke Garut dan mengamati secara langsung hasil penerapan cara KPO-KL, memberikan motivasi yang kuat untuk diterapkan di daerahnya yakni di pesisir selatan.  Beberapa kali hasil penerapannya  sempat pula dikunjungi oleh salah seorang Guru Besar  Hama dan Penyakit dari Universitas Negeri di Sumatera Barat.  Walau sempat jatuh bangun, tetapi penanamannya kali ini , diketahui oleh bapak Bupati Pesisir Selatan  (H. Hendrajoni ,S.H.M.H ) dan Kepala Dinas Pertanian yang  secara khusus mengunjungi tanaman cabenya Bp.  Tatang dan pak Yulnasri  tsb.

Hasilnya, hmmm…. Sungguh diluar dugaan,  mitra kami ini dengan ilmu dan wawasan pertaniannnya yang selalu di’upgrade’ secara bersama sama baik dengan kpo-KL, maupun  komunikasi intensif  dengan mitra mitra KPO-KL lainnya, saat ini membuahkan hasil.

Prestasi pertaniannya, ‘tercium’ juga oleh petinggi petinggi didaerahnya.  Tanpa susah payah, dan mengajukan proposal proposal yang seolah (maaf  )  ‘mengemis- mengemis’,  tetapi bantuan berupa alat alat pertanian itu datang dan diberikan pada Mitra kami ini.

Bantuan  yang diberikan  pada Kelompok yang diketuai oleh Bp. Yulnasri ( Ketua ) dan Bp. Tatang (sekertaris) ini  tidak tanggung tanggung, diantaranya : Mesin Zonder, mesin Pipil jagung,  Mesin bajak,Mesin Cultivator, Mesin sabit Padi, Mesin semprot dan Mesin  Pompa air….

Prestasi membuahkan, Hasil….kepercayaan Pemerintah, benar benar diberikan kepada mitra kami ini. Semuanya tidak terduga sama sekali, mitra kami ini, hanya menerapkan pola pertanian yang berbasis organik, walaupun masih ada penggunaan pestisida kimia dosis rendah tetapi hasilnya secara signifikan, terlihat tanpa rekayasa sama sekali.

Mesin mesin ini,  tentunya sangat membantu pekerjaan, kelompok tani pak Yulnasri dan pak Tatang dalam aktivitas pertaniannya sehari hari.  Alat alat mesin berat yang harganya ratusan Juta ini, mungkin sulit untuk terbeli , jadi rasanya seperti mimpi saja mendapat ‘hadiah’  seperti ini.

Harapan kami dengan diterimanya alat alat ini, kualitas dan  produktivitas pertanian mitra kami ini makin meningkat dan tetap konsisten dengan pola KPO-KL nya .  Sukses Petani KPO-KL, Pesisir  Selatan Sumatera Barat.

Bersambung…