Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Agustus 2017

1 2 »

TANAM CABE TANPA PEREMPELAN

Saat ini harga komoditas pertanian khususnya cabe masih saja rendah, bahkan informasi yang kami dapatkan dari Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat harganya hanya sekitar 5000 sampai dengan Rp6.000 perkilogramnya. Tragis.

IMG-20170818-WA0000

Ya Sambil menunggu harga membaik kita coba membahas dalam upaya meningkatkan produksi Agar bisa lebih meningkat lagi. Contoh yang kami berikan dalam artikel ini berasal dari Mitra kami saudara Husni M. Cidaun Cianjur Selatan.

Tanaman cabe rawit varietas Pelita dari Panah Merah saat ini dirawat tanpa membuang tunas-tunas sampingnya sebagaimana tampak dalam gambar diatas.

IMG-20170817-WA0143

Tanaman cabe rawit yang dipindah tanam pada tanggal 25 Mei 2017 saat ini memasuki bulan ketiga. Ada hal menarik yang bisa menjadi bahan kajian kita bersama.

IMG-20170818-WA0003

Tanaman Mitra kami ini ditanam di daerah yang sangat panas dan hanya berjarak kurang lebih 1.5 kilometer saja dari bibir pantai.

IMG-20170817-WA0140

Dengan menggunakan metode aplikasi semprotan dan pemupukan cara KPO KL, walaupun tanaman ditanam di daerah yang sangat panas dan saat ini musim kemarau kondisinya segar bugar.

IMG-20170818-WA0008

Kondisi pucuk daunnya pun terlihat membuka dan tidak tampak terjadi serangan keriting daun dan virus kuning.

IMG-20170818-WA0001

 metode yang kami kembangkan untuk tanaman cabe rawit pada umumnya tidak dilakukan pembuangan Tunas samping atau perempelan.

IMG-20170818-WA0011

Suplai nutrisi dan perawatan Agar tanaman terhindar dari serangan hama dan penyakit merupakan faktor utama Agar tanaman tetap bisa berproduksi tinggi walaupun tunas-tunas samping tidak dibuang.

Dalam hal ini yang kami lakukan adalah dengan penyemprotan protektan untuk mengatasi hama trips dan tungau nya. Sedangkan untuk memacu tunas tunasnya, Kami menggunakan biopestis dari k p o KL.

LALAT BUAH dan BUSUK BUAH

Lalat buah dan busuk buah merupakan 2 masalah utama yang biasa dihadapi oleh petani petani cabe di Indonesia. Pada kesempatan ini kami kembali mencoba membahas 2 masalah tersebut berdasarkan pola yang biasa kami gunakan.

IMG-20170811-WA0041

Masalah lalat buah dan busuk buah biasanya menyerang pada tanaman cabe yang justru terlihat sangat subur, Oleh karena itu upaya agar tanaman menjadi subur ,tetapi tahan terhadap serangan lalat buah dan busuk buah perlu dilakukan.

IMG-20170811-WA0038

Sebagai latar belakang metode dasar yang kami gunakan dalam mengendalikan hama lalat buah dan busuk buah , adalah tanaman dari Mitra kami Bapak Tengku Sofian yang berada di Bekasi .

Serangan busuk buah yang disebabkan oleh cendawan antraknos sedangkan cara penanggulangannya adalah dengan beberapa langkah berikut ini.

IMG-20170811-WA0037

Dalam gambar tampak tanaman Bapak Tengku Sofian yang ditanam secara bertahap yaitu pada tanggal 9 Juni dan 14 Juni saat ini usia tanaman sudah memasuki bulan kedua. Dengan perlakuan yang kita lakukan kondisi tanaman saat ini terhindar dari serangan lalat buah.

IMG-20170811-WA0046

Varietas yang ditanam ada dua macam yaitu varietas lado dan varietas TM, perbedaan varietas dengan pola yang kami terapkan ternyata hasilnya sama-sama memiliki daya tahan terhadap serangan lalat buah dan busuk buah.

IMG-20170811-WA0048

Adapun cara yang kami lakukan adalah menghindari pemasangan umpan perangkap perekat dan sex feromon semisal metil eugenol. Memang masih terdapat kontroversi antara pihak yang menyarankan penggunaan metil eugenol dan yang menyarankan untuk menghindari pemasangannya di areal pertanaman, dan dalam hal ini kami termasuk pelopor yang menyarankan untuk menghindari pemasangan umpan perangkap tersebut..

IMG-20170811-WA0045

Metode yang kami gunakan adalah Justru dengan prinsip repellent dan prinsip antifeedant yaitu penolakan dan menghindarkan agar lalat buah tidak ingin makan di sekitar areal pertanaman yang sedang kita budidayakan.

Demikian juga halnya dengan penggunaan bahan sebagai pengendali cendawan atau jamur yaitu dengan menggunakan aplikasi pocanil, yang berfungsi sebagai bahan aktif agar cendawan tidak sesuai untuk perkembangbiakannya.

Semoga sukses Bapak Tengku Sofian

.

VIRUS KUNING/VIRUS GEMINI PADA CABE

Dalam artikel ini kembali kami akan  memuat  penanggulangan virus kuning berdasarkan hasil  ‘nyata ‘ yang dipraktekkan oleh mitra  kami,  yang berhasil menekan pertumbuhan virus gemini tersebut.

Saat ini petani cabe, banyak yang “sambat”/ mengeluh karena tanamannya di musim kemarau seperti saat ini mengalami serangan keriting daun dan virus kuning. Hal demikian kami syukuri setidaknya sampai saat ini, mitra kami dari Dataran rendah Dumai telah berhasil panen cabe keriting var Lokal Bukit tinggi hingga berulang ulang.

Ada hal menarik yang menjadi bahan kajian kami bersama mitra dari Dumai Riau ini, yaitu membawa turun varietas dataran tinggi ke dataran rendah. Hal ini sebenarnya secara teori sangat riskan dan beresiko tinggi terhadap terjadinya keriting daun dan tunas menjadi mengkerut.

Mitra kami yang domisilinya di Solok Selatan ini, termasuk petani yang berani melawan arus dengan mengubah kebiasaan setempat. Cabe Bukit Tinggi SumBar, yang sejatinya memerlukan kondisi iklim yang sejuk dan dingin ini, malahan di tanam didaerah yang hanya ketinggian 70 dpl.

Kondisi cuaca  di Dumai yang panas , berlawanan dengan kebiasaan karekteristik tanaman yang perlu kondisi yang sejuk dan dingin. Namun yang terjadi adalah, dengan perawatan cara KPO_KL yang mengedepankan praktek secara terperinci  dari aplikasi ke aplikasi berikutnya, buah cabe mitra kami ini malahan rimbun nya ‘ngak ketulungan”.

Tetapi untunglah tanaman yang dipetik hampir tiap hari , saat ini sudah menghasilkan buah di kisaran lebih dari 3 tonan , dari Jumlah total tanaman sekitar 5800 san.

Hal yang menarik bagi kami adalah tanaman terhindar dari penyakit yang diakibatkan oleh virus yaitu penyakit Virus kuning/ virus Gemini yang biasa menyerang tanaman cabai.

Aplikasi Protektan Biopestis , plus insektisida kimia berbahan aktif imidakloprid dan abamektin masih dengan dosis rendah yaitu 0.3 mili per liter airnya, saat ini  kembali teruji efektivitasnya dalam mengatasi penyakit virus yang biasanya menyebabkan tunas  tanaman menjadi Puret dan tidak berkembang.

Semoga hasil makin melimpah pak Alham/ Ilham. Kami berharap dengan harga di kisaran 35 ribu-45 ribu per kg nya, petani makin makmur dan terhindar dari kegagalan dalam bercocok tanam cabe cara kpo KL ini.