Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Juni 2017

MITRA LAMA, KEMBALI LAGI…, BAHKAN SAAT INI MENJADI CABANG

 Diawal bulan Juni 2017 ini, kami mendapat berkah di Bulan Ramadhan  kali ini, betapa tidak, mitra kami yang lama “hilang”, tidak tentu rimbanya, saat ini telah kembali lagi ke komunitas KPO-KL.

eko

Mitra muda kami ini berasal dari Asahan/ Batubara Sumatera Utara. Cukup lama mas Eko ini, menghilang dari “orbit” KPO-KL, karena mencoba beberapa metode/cara lain, tapi kami bersyukur setelah cukup lama mengevaluasi dan perenungan yang sangat panjang, akhirnya mitra muda ini, kembali lagi ke  komunitas kpo-KL.

Proses pencarian “jati diri”, memang memerlukan waktu, kami serahkan hal tersebut kepada, petaninya sendiri.

Kami bersyukur karena akhirnya, proses tersebut kembali ‘berlabuh” pada pola KPO-KL.

Bagi mitra yang berada disekitaran Batubara/Asahan, Sumatera Utara, saat ini, untuk  pengadaan produk pendukung bisa kontak saja mas Eko di alamat sbb :

Desa Aras Pasar 2 dusun 6.Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara- Sumatera Utara.

Semoga dengan bergabungnya kembali, mas Eko, bisa makin  sukses !!!

Kami turut mensupport / mendukung.

MENANAM di TANAH MARGINAL

Walaupun saat ini di 1/3 awal bulan Ramadhan , harga cabe sedang terjun bebas,tetapi mitra kami Bp. Marno A dari Humbang Hasundutan, tetap berupaya sekuat tenaga dan kemampuan agar tanaman cabe nya , bisa tumbuh subur dan tetap produktif..

IMG-20170603-WA0130

Pada kesempatan ini di awal bulan Juni 2017,mitra kami ini, telah petik sd 6 kali.

Walaupun kondisi tanah jauh dari disebut subur, tetapi dengan tehnologi yang kami kembangkan cara kpo KL, pertumbuhan tanaman cabe var. Lokal nya, masih tetap tumbuh subur.

IMG-20170603-WA0126

Tanah yang secara fisik, kimia dan biologi tampak kurang mendukung untuk kesuburan tanaman tetapi dengan pemberian pupuk Pormik Protektan dan Biopestis, pertunasan tanaman ,bunga dan buahnya, menjadi lebat.

IMG-20170603-WA0125

Pemberian bakteri khusus baik dari Cas dan Pormik, dimaksudkan agar mikroba dalam tanah menjadi lebih aktif bukan malahan menjadi tertekan perkembagannya.

IMG-20170603-WA0129

Hasilnya , tampak nyata, tanah yang secara warna, tekstur dan tingkat kesuburan yang kurang mendukung, berubah menjadi tanah yang siap ditanami dan memberikan tingkat kesuburan yang signifikan.

Ayo mitra kita gunakan tanah tanah yang dikatakan orang sebagai tanah yang marginal, tidak subur, kita coba tanami dengan pola KPO KL.

Semoga potensi alam berupa tanah tanah marginal yang selama ini belum termanfaatkan, kita mulai tanami dan dari sini kita harapkan terjadinya lonjakan produksi dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan bangsa kita sendiri.

MENGATASI KERITING Pada,TANAMAN CABE KERITING,

   Penyakit keriting daun , merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman cabe  . Bahkan pada banyak kasus, kalau tanaman sejak awal sudah terlihat gejala tersebut, kebanyakan petani menjadi putus asa dan mencabut dan mengganti tanamannya.

IMG-20170530-WA0247

Nah….dengan cara  KPO KL ini, kami coba menganalisa dengan perlakuan khusus dalam pengendaliannya.

Seluruh gambar pada artikel kali ini,sengaja kami angkat untuk mengevaluasi seberapa besar hasil pencapaian dengan metode ini.

IMG-20170530-WA0245

Kami bersama mitra kami dari Jember, Mas Dendi, ini secara khusus mengevaluasi perkembangan tanaman dalam 10 hari setelah aplikasi. Tampaknya secara umum terlihat tanaman menunjukkan, peningkatan perkembangan.

IMG-20170530-WA0243

Kami coba, melakukan evaluasi keriting daun ini, karena sebagian besar petani cabe kalau tanamannya sudah terkena keriting daun, biasanya “down” dan langsung mencabut tanamannya.

IMG-20170530-WA0241

Titik pengembilan gambar tetap, bahkan ditandai dengan kertas karton yang di bungkus plastik. Seperti terlihat dalam gambar diatas, kondisi pada saat 19 Mei dan setelah perlakuan pengamatan pada tanggal 30 Mei 2017. Perubahan tampak nyata sekali , setelah per 4-5 hari sekali di aplikasikan semprotan Protektan , Biopestis dan Pesnator @ 1 tutup per tangki 17 liter air.

IMG-20170530-WA0240

Ada yang menarik untuk dibahas pada gambar diatas setelah beberapa kali aplikasi semprot dan kocor. Tampak pada gambar tanggal 30 Mei 2017, kondisi tanaman tambak tunasnya kuning terkena virus, tetapi kalau kita runut kebelakang dan  perhatikan kondisi tanaman ini pada saat pengambilan gambar  pada tanggal 19 Mei 2019  , ternyata kondisinya sudah sangat berubah dan terjadi peningkatan yang signifikan.

Adapun kondisi gambar  (kanan) yang terlihat kuning, karena memang awalnya pun ( gambar kiri), kondisinya sudah terkena kuning, hanya saja kondisi tunas masih kuncup.

IMG-20170530-WA0241

Jadi sebenarnya dengan cara KPO-KL ini terlihat betul, perubahan yang signifikan, dalam 10-11 harian saja. Saran bagi petani yang mempunyai permasalahan yang sama dengan kondisi diatas, sebaiknya tanaman yang terserang tidak serta merta dicabut.

IMG-20170530-WA0239

Karena dengan perlakuan yang terkontrol dan pemberian senyawa “anti keriting”, cara KPO-KL, hasilnya terlihat kurang dari dua minggu. Untuk berikutnya perlakuan perlakuan yang terukur perlu dilakukan agar tanaman tumbuh semakin sehat.

Semoga… saja…

.