Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: November 2016

1 2 3 »

SUKSES ,MITRA SENIOR KPO – KL !!!

Perlahan tapi pasti, mitra mitra KPO KL yang “istiqomah”, menerapkan  metode yang didapatkan dari pelatihan yang pernah diikuti dan juga dipadukan dengan pengalaman mitra secara pribadi , hasilnya, membuat kami takjub.

img-20161121-wa017

Mitra kami Bp. Teguh dari Banjarnegara, Jawa Tengah, semalam tanggal 21 November 2016, mengirimkan gambar tanamannya yang saat ini menjelang panen.

img-20161121-wa012

Tanaman mitra kami ini yang ditanam di akhir Bulan Agustus 2016, saat ini memasuki usia 3 bulanan. Kondisi tanaman / buahnya mulai terlihat  lebat.

img-20161121-wa013

Lokasi kebun mitra senior  kami ini berada di Dusun Bedahan, Desa Pringamba, Kab. Banjarnegara, Jateng. Pak Teguh ini merupakan salah satu peserta PELATIHAN GELOMBANG PERTAMA yang kami adakan pada tahun 2012, tepatnya tanggal 15 September 2012 ( 4 tahun yang lalu).

img-20161121-wa014

Informasi yang kami dapatkan dari Banjarnegara saat ini, hampir setiap hari turun hujan, tetapi kami bersyukur karena dalam kondisi demikian, tanaman mitra kami ini terhindar dari Busuk buah/ antraknosa dan layu fusarium.

img-20161121-wa015

Demikian juga tanaman terlihat aman dari serangan keriting daun dan virus kuning/ gemini. Hal yang mengembirakan  adalah, mitra kami ini, sudah bisa dan lancar” menjalankan “kendaraan ” KPO KL, TANPA PENDAMPINGAN SECARA INTENS LAGI.

img-20161121-wa015

Hal ini, membuat kami makin bersemangat, untuk “menularkan virus”, bertani berbasis organik cara KPO KL ini.

Hasil ini pun, menjelaskan pada kami, bahwa kalau sudah terbiasa  “mengemudi  kendaraan KPO KL”, berjalan sendiri pun, sudah bisa LANCAR dan MUMPUNI.

img-20161121-wa018

Semoga Sukses untuk seterusnya pak Teguh, semoga ilmu dan pengalamannya bisa terus di “ketok tular” kan pada petani lain di Banjarnegara dan sekitarnya.

Sebagai informasi tambahan,Setelah beliau merasakan dampak / efek dan reaksi metode KPO KL yang sudah diterapkannya,  pak Teguh ini pun sudah lama menjadi Cabang Daerah KPO KL untuk wilayah Banjarnegara.

SUKSES MITRA  SENIOR KPO KL, MARI KITA SONGSONG PERTANIAN MASA DEPAN YANG LEBIH CERAH!!!

DIPERLUKAN ” MENTAL YANG KUAT” DALAM BERCOCOK TANAM

Kami mencoba kembali mengevaluasi hasil yang diterapkan oleh mitra kami Pak Muslih Lubis  dari Kp. Banjartinggi, Kel. Kotasiantar, Kab. Mandailing Natal ,Sumatera Utara.

20161015_150447

Metede KPO KL ini digunakan oleh beliau sejak dari pengolahan lahan .

Pindah tanam dilakukan pada tanggal 13 September 2016. Memang tanaman mitra kami ini mulai nampak terkena gejala virus kuning pada saat tanaman berusia sekitar 3-4 mingguan.

20161031_101706

Mungkin sebagian dari kita apabila melihat kondisi tanamannya  seperti diatas, ada yang langsung, “jatuh mentalnya”, karena sebagian tanaman terkena virus gemini dan keriting daun.

(Perkembangan tanaman terus kami lakukan pemantauan dari sudut / titik yang sama dengan posisi gambar awal.)

20161105_101319

Kondisi awal tanaman yang terkena virus secara bertahap sudah mulai terlihat ke arah proses pemulihan.

Kalau melihat kondisi awal pada saat tanaman masih keriting dan mulai tampak ada serangan virus, biasanya motivasi petani  untuk merawat tanamannya, menjadi ” kendur”…

20161120_130334

Pada tanggal 19 Nov 2016, pada saat usia tanaman berusia 2 bulan 6 hari, kondisi tanaman yang awalnya keriting dan terkena virus gemini, saat ini terlihat mulai pulih, walaupun tunas belum menghijau sepenuhnya.

20161031_101802

Pengalaman kami dalam mendampingi petani, tidak sedikit yang mundur pada fase fase seperti diatas. Mereka pada umumnya, ngak tahan, melihat tanamannya yang awalnya sehat tiba tiba memasuki masa inkubasi virus, berubah menjadi kuning.

20161120_130129

( Masih pada tanggal 19 Nov 2016)

Banyak sekali petani yang tidak tuntas melanjutkan perawatan tanamannya disaat tanaman mulai terlihat gejala menguning dan keriting. Hal ini mungkin karena  mengacu pada pengalaman dari tehnik kimia murni yang biasanya memang sulit di pulihkan kembali.

20161120_130236

Daun daun di” bawah tunas”, makin membesar dan melebar sepertinya makin memulih, yang awalnya, terkena keriting berat.

Memang dalam budidaya tanaman tidak cukup hanya, Tersedianya PRODUK PENDUKUNG YANG BERKUALITAS, METODE YANG TEPAT, CUACA YANG.MENDUKUNG ATAU KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA tetapi juga dipengaruhi oleh MENTAL PETANI nya.

20161120_130551

Kami mengangkat tema diatas karena tidak sedikit mitra baru kami yang “cepat down” disaat tanamannya terkena virus/ keriting, padahal kalau mau bersabar sebentar, secara perlahan lahan, serangan virus dan keriting daun tersebut, kita ikhtiarkan bersama sama, yang penting ” mental jangan jatuh” duluan.

Apalagi harga cabe saat ini sedang bagus, mitra.

Semoga berhasil Pak Muslih Lubis, dan semoga menjadi motivasi bagi petani lainnya.

MENCETAK PETANI MUDA YANG TANGGUH

Dalam bertani, selain perlu memiliki tehnik tehnik khusus dalam mengelola suatu permasalahan dan memecahkan masalah yang dihadapi juga diperlukan, mental yang kuat, Ketenangan jiwa dan penguasaan “medan”. Kenapa hal ini diperlukan?julpan1

Sebagai latar belakang dalam menjelaskan teori ini, kami kembali “mengangkat” perjalanan mitra petani muda kami Sdr. Julpan Pane, dari Pangurabaan, Kec.Sipirok Sumut.

julpan2

Seluruh gambar foto mitra kami ini dikirimkan pada tanggal 16 Nov 2016, disaat tanaman cabe Var Red Kriss nya berusia 59 hari.

julpan3

Ada fenomena menarik yang saat ini, terjadi di dunia pertanian, yakni: Anak muda, males, gengsi jadi petani. Kenapa? berbagai alasan, bisa menjadi jawabannya diantaranya yakni, katanya: “sektor pertanian kurang menjanjikan, kotor dan tidak menguntungkan, banyak ruginya dibandingkan untungnya”.

julpan-41

Benarkah demikian?

Ternyata hal ini tidak terjadi pada mitra kami, sde. Julpan Pane ini. Kami mempersilahkan bagi anda yang ingin konfirmasi, untuk kontak langsung dengan mitra muda kami yang sudah sekitar dua tahunan, bermitra dengan kami ini.

julpan-51

Istilah TANGGUH, jelas berkorelasi dengan mental, jiwa dan semangat yang dilandasi juga oleh Pengetahuan, Ilmu dan pengalaman dan setelah itu , setelah ikhtiar dilakukan, diiringi oleh doa pengharapan kepada YANG MAHA KUASA. julpan-61

Selama dua tahun bermitra dengan kami (KPO KL) , kami bersyukur karena, mitra muda ini, tidak pernah mengeluhkan, “panen kami gagal dan merugi”… yang ada bahkan, petani petani lain disekitar desa diKecamatan Sipirok, mulai banyak yang ” merapat”dan ingin mencari tahu, tentang pola pertanian yang diterapkannya.

bangga-jadi-petani

Wahai petani mitra, jadi petani itu menguntungkan koq, kalau kita memahami ” keinginan tanah dan tanaman”.

Kita yang mengelola tanaman, kita yang mengendalikannya. Istilah KPO KL, kita yang ” mengemudikannya”. Mau kita beri apa tanah dan tanaman , kita yang mengaturnya, hanya saja jangan sampai salah dalam pengelolaannya.

Dan untuk menjadi petani yang TANGGUH (mahir”mengemudi” ) diperlukan Metode (“Kendaraannya ” sebagai landasan bergerak), diperlukan  latihan latihan yang intensif, mental yang ngak mudah putus asa yang didasari oleh penguasaan  situasi “medan” / lingkungan disekitarnya.

Kemudian baru  kita pasrah dan menyerahkan segala urusan keberhasilan pertanian kita pada yang MAHA PENCIPTA.

Semoga makin sukses….mitra muda !!!