Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: September 2016

1 2 »

MUSIM HUJAN TELAH TIBA, ANTISIPASI MUSIM PENYAKIT

Diakhir bulan September 2016 ini, musim hujan sudah makin terasa dimana mana, bahkan di wilayah kami di daerah Garut, banjir bandang melanda di sebagian wilayah.  Hampir setiap hari hujan turun dengan intensitas yang tinggi.

img-20160927-wa006

Kami mencoba membahas tanaman yang dikirimkan dari mitra kami di wilayah Gadog, Cipayung Bogor – Jabar,  Pada saat awal kunjungan kami ke Bogor , atas undangan pengelola tanaman tersebut, kondisi tanaman , rawan terkena penyakit keriting daun akibat virus kuning, tetapi saat ini dua bulan setelah dilakukan perlakuan khusus, cara KPO_KL, kondisi tanaman makin membaik.

(Kiriman gambar  dari mitra mas Suldi, pada tanggal 27 September 2016.)

 img-20160723-02191

Berbeda dengan kondisi dua bulan yang lalu, pada akhir bulan Juli 2016 pada saat kunjungan KPO KL ke Puncak Bogor ini, kondisi tanaman tunasnya seperti “mandeq”( gambar diatas), secara bertahap kami dan mitra secara intensif memberi perlakuan berbasis organik cara KPO KL baik secara dikocor maupun di semprotkan.

img-20160927-wa004

Sehingga pada saat ini tanaman mitra kami telah petik sebanyak 13 kali dengan hasil yang memuaskan.

img-20160927-wa008

Kekhawatiran terjadi keriting daun dan virus kuning kami syukuri karena tidak terjadi demikian juga, penyakit antraknose/ patek dan layu  Fusarium juga terhindarkan.

img-20160927-wa014

Pola nge “gas” sesaat , sambil memantau kondisi tanaman, timing untuk “ngerem” nya, dilakukan secara seksama dan kami lakukan secara bersama sama dengan mitra kami ini.

img-20160927-wa016

Tunas daun yang awalnya dikhawatirkan berkerut dan kuning, dapat dihindari dengan pemberian pupuk kimia kadar rendah sambil meningkatkan pemberian pupuk Pormik dan Biopestis secara kontinyu.

img-20160927-wa015

Memang musim penghujan yang telah terjadi disebagian wilayah ini, perlu di antisipasi agar tanaman tidak ” terlalu di gas” , karena hal ini bisa saja menyebabkan potensi tananan menjadi mudah terkena penyakit.

MENGUPAYAKAN AGAR, MASA PETIK TANAMAN BERTAHAN LEBIH LAMA

Hingga tanggal 10 September 2016, tanaman cabe varietas Jacko, yang dikelola oleh mitra.kami di desa Jambu Kledung Temanggung,sudah memasuki periode tahap ke dua.( Kalau mitra mengikuti postingan di web kami ini, kami telah memposting kondisi tanaman sdr. Jay ini dari pada saat tanaman kecil, hingga saat ini)

10-sep1

Tanaman mitra kami Sdr. Jay walaupun sudah “udzur” tetapi  masih bertahan dan hingga saat ini telah petik/ panen ke 28 kalinya.

sep5

Cabe yang ditanam pada bulan Januari 2016 saat ini memasuki fase “istirahat”, menunggu  memerahnya buah buah cabe pada fase berikutnya.

10-sep3

Memang dari jumlah tanaman kisaran 7000-8000 batang saat ini yang bertahan masih cukup banyak  yaitu sekitar 5000 an batang..

sep4

Walaupun kondisinya sudah menua tetapi kami dan mitra berupaya agar tanaman tetap dipelihara dan dipertahankan dengan pertimbangan harga yang masih cukup stabil.

Perlakuan perlakuan dengan memberikan bahan bahan berbasis organik cara KPO KL baik dari pemupukan /pengecoran dan juga lewat semprotan, menjadikan tanaman memiliki daya tahan yang lebih terhadap serangan hama dan.penyakit.

Selain itu jaringan  tanaman juga ” bertahan hijau” tidak cepat menua dan berwarna  coklat tua. Memang seperti halnya pada manusia pada tanaman pun, resep awet muda adalah tidak banyak mengkonsumsi makanan yang bersumber dari BAHAN  kimia.

PESTISIDA KIMIA SEKEDAR PELENGKAP SAJA

Tanaman mitra kami dari Banda Aceh pada tanggal 12 September 2016,  kondisi tanaman cabe  var CTH ini, semakin lebat dan bahkan sudah mencapai ke tunas tunas dibagian atasnya .

azmi7azmi-12

Pertumbuhan tanaman berbasis organik cara Kembang Langit ini, makin tampak sehat setelah sebelumnya sempat terkena antraknose / patek beberapa saat yang lalu.

azmu2

Pada saat ada serangan antraknose tersebut metode yang kembangkan adalah dengan pengendalian menggunakan cara semprotan Pocanil plus bahan fungisida kimia dengab dosis yang rendah saja..

azmi52

Setelah kondisi membaik, dosis fungisida kimia yang digunakan dosisnya kami turunkan kembali .

azmi41

Jadi dalam hal ini, pada saat ada gejala dan serangan penyakit yang agak perlu perhatian ekstra, dosis dan jenis pestisida kimianya kami sesuaikan. dosisnya dan dinikkan dulu tetapi pada saat penyakit sudah membaik…kembali dosis pestisida tersebut diturunkn lagi.

azmi6

Setelah petikan ke 7 ini, kondisi tanaman pak Azmi di Lingkungan Unsyah Banda Aceh ini, makin sehat dan dalam kondisi sehat seperti ini tentunya Obat/ pestisida tidak diperlukan lagi dalam takaran yang banyak.

Saatnya untuk mengendorkan dosis pestisisida organik cara KPO KL dan saatnya mengurangani pestisida kimia.

azmi33

( Jadi jangan dibalik yaa…pada saat tanaman sakit mencari solisi dengan pestisida organik pada saat sudah membaik beralih lagi dengan.penggunaan pestisida kimia dengan dosis tinggi.) Karena dengan metode yang kami gunakan selama ini, Pestisida ORGANIK  sebagai bahan utama sedangkan pestisida kimia sekedar pelengkap saja.