Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Agustus 2016

1 2 3 4 5 6 »

TUNAS TUNAS BARU MULAI BERMUNCULAN

Menindaklanjuti kunjungan KPO-KL ke kebun Gadog- Cipayung Kab. Bogor pada tanggal 25 Juli 2016 lalu, kami mendapat informasi berupa kiriman gambar gambar dari mitra di kebun tersebut.

Kebun seluas 5 hektar tersebut dibawah koordinator Bp. Dedi, dan Mas Dimas ini, saat ini mulai berkembang.

IMG-20160828-WA024

Kiriman gambar pada tanggal 29 Agustus 2016, oleh tehnisi lapangan Mas Suldi, membuat kami senang…., bagaimana tidak kondisi tanaman yang awalnya, ‘ngerem’, saat ini kondisinya mulai bermunculan tunas tunas baru. Bahkan, buah buah  bagian atasnya pun sudah…membentuk dan panjang panjang.

IMG-20160828-WA020

Pada saat kami ke kebun Gadog, kondisi tunas, seperti ‘berhenti’ dan membuat investor, “ketar-ketir”, karena tanpa adanya tunas tunas baru, apa lagi yang diharapkan?

IMG-20160828-WA014

Kalau kita lihat tulisan kami pada tanggal 25 juli 2016 lalu, tampak sangat berbeda denga kondisi saat ini setelah diberi perlakuan secara intensif dengan pola KPO-KL.

Tampak mas Suldi, yang merantau dari Jawa tengah/Purwokerto ini,  sangat respon juga dengan metode yang berbasis organik cara KPO_KL ini, menjelang pemetikan ke 5 saat ini kondisi tanaman makin lebat.

IMG-20160828-WA016

Selain tunas tunas yang bermunculan lagi, bunga dan buahnya pun saat ini makin lebat….

IMG-20160828-WA012

Ayo …. Mas Suldi , bujangan yang dipercaya oleh investor untuk mengelola lahan sekitar 2 hektar dari total 5 hektar yang ada saat ini, sudah merasakan   reaksi seteleh beberapa kali aplikasi dengan PROTEKTAN, BIOPESTIS, DAN PESNATOR.

IMG-20160831-WA001

Kiriman gambar pada tanggal 31 Agustus 2016, menjelang petikan ke 5, efek tunas yang sehat…., makin terasa saat ini, buah memerah dan warnanya CERAH…

IMG-20160831-WA003

Pengecoran Pormik, Protektan dan Biopestis pun ikut andil dalam mendorong munculnya tunas tunas baru, dan buah yang lebat.

Sukses mas Suldi, sebagai anak muda, generasi penerus sebagai “tunas muda”, kami  berharap tidak terkontaminasi, oleh “virus” pola kimia yang tak terkontrol.

Sukses petani Bogor- Sukses Petani Indonesia

KUNJUNGAN PETANI DAN DINAS PERTANIAN KAB.PINRANG, SULSEL ke KPO-KL DI GARUT, JABAR ( Pelatihan Gelombang XXVIII)

Pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 26 dan 27 Agustus 2016 kami KPO_KL,  kedatangan tamu dari Kab. Pinrang- Sulawesi Selatan

IMG_20160827_110626

Dalam acara kunjungan dari Dinas Pertanian Kab. Pinrang tersebut, ikut menyertai petani petani muda yang sedang budidaya tanaman cabe rawit, cabe keriting dan cabe besar. ( Gb. tengah, Sdr. Abdul Malik petani muda, dari Pinrang.)

IMG_20160827_110807

Pada kesempatan ini kami mengajak, mitra dari Dinas Pertanian dan petani Cabe Kab. Pinrang untuk meninjau langsung lokasi penanaman cabe keriting dan cabe rawit mitra kami di desa Cikandang- Cikajang – Garut- Jabar.

IMG_20160827_111324

Lokasi yang ditinjau ini dikelola oleh mitra muda kami sdr. Erik yang ditanami cabe keriting yang sudah dipanen 32 kali petikan.

IMG_20160827_111513

Sementara itu cabe lain yang dikelola secara konvensional dengan kimia murni, sudah lama tidak dipelihara dan sudah diolah tanah lagi untuk tanaman lainnya.

IMG_20160827_111554

Tanaman cabe yang telah berusia sekitar 6-7 bulanan ini, masih produktif dan buah ujung masih lurus lurus dan panjang , juga masih  masuk dalam “grade A”. ( Gb. paling kanan, berkemeja Hitam garis Putih, Kasie Hortikultura- Kab. Pinrang, Bp. Yonas, ikut terjun langsung ke lapangan meninjau hasil penerapan cara KPO-KL di Cikandang -Garut )

IMG_20160827_111554

Metode yang telah di lakukan oleh sdr. Erik Cikandang ini, di paparkan kepada mitra mitra dari Pinrang ini, pada saat kunjungan dilakukan.

IMG_20160827_111628

Semoga ‘kunjungan lapang dan study banding ke KPO-KL di Kab. Garut ini bisa memberikan manfaat untuk kami dan petani petani Pinrang- Sulsel ini.

Sukses Petani Garut- sukses Petani Pinrang…

Sukses petani Indonesia.

MENGATASI PENYAKIT “PURET” PADA MELON

Pada  bulan Mei 16, jauh sebelum, mitra baru kami pak Faiz, dari Sedayu Lama, Kec. Brondong- Kab. Lamongan – Jatim, menggunakan metode kami, beliau…mengemukakan, kekhawatiran bertanam melon akibat serangan penyakit keriting daun /”puret” ( Bhs . jawa) pertumbuhan mandeg pada bagian tunas.

p. Faiz 23 Juli

(Kiriman gambar dari Lamongan -Jatim pada tanggal 23 Juli 2016.)

Hal yang paling dikhawatirkan oleh petani melon, tersebut kami coba secara bersama sama dengan mitra lakukan pengelolaan secara berbasis Organik cara KPO-KL.

p. Faiz 26 juli

( Kiriman gambar dari pak Faiz, pada tanggal 26 Juli 16, melaporkan kondisi tanamannya setelah beberapa aplikasi dengan pola KPO-KL). Hal yang dikhawatirkan dalam kondisi curah hujan seperti saat ini di Lamongan adalah  serangan cendawan “downy mildew”  penyebab bercak daun.

p. Faiz 4 ags

( Kondisi tanaman pada tanggal,4 Agustus16, (usia 38 hari ). Sebelum menggunakan metode dari KPO-KL, selain puret, penyakit yang ditakuti oleh petani melon adalah , bercak daun, dan kami bersyukur setelah digunakan metode KL, dengan menggunakan Protektan pesnator dan Biopestis, plus Pocanil, hasilnya hingga saat ini , tanaman terhinfdar dari penyakit “puret” dan bercak daun.

p. Faiz 12 Agst

Kondisi tanaman pada saat usia 44 hari, tanggal 12 Agustus 16, secara keseluruhan tanaman sejumlah sekitar 4000 batang ini, bisa dikatakan, “aman terkendali”, walaupun sempat ada keluhan, buah ber’jerawat’ akibat terkena  cendawan pada buah.

 pak Faiz Jumat

(19  Agustus 2016, kondisi  pada saat  usia tanaman usia 51 hst,  tanaman melon kuning var Apollo yang relatif, lebih sulit perawatannya dibandingkan var. melon hijau, berhasil lulus dari “ujian” penyakit ;PURET, BERCAK DAUN DAN BUAH BERJERAWAT.)

Langkah yang kami lakukan  bersama mitra kami pak Faiz, ini adalah dengan memberikan perlakuan bahan pestisida organik, Protektan, Biopestis  secara di semprot dan dikocor plus Pocanil dan Pesnator, yang diberikan secara di semprotkan.  Penambahan pestisida kimia juga , diberikan dengan dosis sangat rendah saja.

p. faiz 25 Ags

Akhirnya pada tanggal , usia tanaman 57 hari , tanggal 25 Agustus 16, tanaman mencapai “FINISH”, panen …

Kondisi buah “mulus” tidak berjerawat, bahkan kalau kita lihat, dilatar belakang buah yang sedang di kumpulkan ini, daun tanaman masih hijau dan segar bugar.

.pak Faiz

(Beberapa saat sebelum pemetikan,berpose dulu, disamping tanaman melon kuning Var. Apollo nya.)

Ada catatan kecil, setelah kami mengadakan evaluasi dengan mitra kami dari Kec. Brondong- Lamongan ini adalah, buah yang belum terlalu padat dan masih kurang berisi.

Hal ini, kalau di “masukkan” ke “rumus” KPO-KL, adalah pada saat akan ‘finish’, “gas ” masih Pool dan belum dilakukan “pengereman total”.

Sebenarnya kalau mitra kami , mau “menunda” panen sesaat, hal ini semestinya bisa dilakukan, yaitu… pengereman “total” disaat akan Finish, toh…daun masih hijau dan masih bisa bertahan.

Untuk pengalaman pada penanamn berikutnya, bisa dijadikan pedoman, karena memang…mengendarai kendaraan “baru” memang perlu, latihan  dan latihan hingga…betul betul…kelak menjadi lancar.

Sukses Petani Lamongan- Sukses petani Indonsia.