Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Juni 2016

1 2 3 »

TANAM TOMAT HYBRIDA TANPA MULSA PLASTIK

IMG-20160627-WA008

(Tanaman Mitra kami Pak Rudi,dari desa Jungke, Bener Meriah, Aceh.)

Sebagaimana yang biasa petani lakukan dalam budidaya tanaman tomat, petani biasanya melakukan penanaman tomat terutama varietas hybrida tidak lepas dari penggunaan Mulsa Plastik.

Memang salah satu fungsi dari mulsa plastik tersebut adalah untuk, menahan “laju’ dari efek “gas”  pupuk yang kita berikan tidak cepat “menguap”.

IMG-20160627-WA011

Nah pada kesempatan ini, kami beserta mitra kami dari Aceh Tengah tepatnya didaerah Bener Meriah, mencoba budidaya tanaman tomat dengan tanpa plastik mulsa.

Efek “cepatnya penguapan” gas  dari pupuk yang kita berikan, tidak langsung menguap tetapi bisa langsung terserap oleh  tanah dan tanaman.

IMG-20160627-WA013

Tanaman mitra baru kami ini. saat ini tanggal 27 Juni 2016, varietas tomat “besar” nya, sudah memasuki usia 87 hari setelah tanam.

IMG-20160627-WA000

Kami bersyukur karena tanaman tomat mitra pak Rudi ini, buahnya sudah.besar besar bahkan sampai ke ujung buahnya.

Gambar diatas, saat ada Kunjungan petani dari daerah  lain untuk  mengetahui perkembangan tanaman tomat mitra KPO KL.

IMG-20160627-WA010

Perkembangan daun dan buah, menurut pengamatan kami dari Garut – Jabar, tanaman tomat tanpa mulsa pak Rudi  di Aceh tengah ini, tergolong “super”. Karena walaupun tanpa “kandang mulsa”, tapi tanaman berkembang dengan suburnya dan terhindar dari hama dan penyakit utama tanaman tomat.

IMG-20160627-WA009

Pemberian mulsa yang biasanya dimaksudkan agar pemberian pupuk Tidak segera “menguap”, ternyata masih efektif terserap dengan cepat oleh tanaman. Biasanya pemberian pupuk baik organik dan.kimia ke dalam tanah, apabila tanpa diberi mulsa , pupuk Langsung “menguap” begitu saja.

IMG-20160627-WA002

Hanya saja metode yang kami berikan dalam hal ini adalah dengan , pemberian bahan organik dan juga mikroba pengurai ( Melalui Protektan Biopestis dan Biopestis ) sehingga pupuk yang diberikan kedalam tanah, langsung “SIAP SAJI”….

Semoga berhasil pak Rudi…

AGAR TANAMAN AWET MUDA

Usia tanaman mitra kami dari Desa Jambu Keledung Temanggung ini memasuki usia 6 bulanan.

juni 20 2

Kami bersyukur karena tanaman yang memasuki pemetikan ke 14 saat ini produksinya sudah diatas 4 tonan dari populasi sekitar 7000 ribuan .

jay2(1)

Kondisi tanaman yang diambil pada pertengahan bulan Juni 2016 saat ini tampaknya masih produktif dan masih banyak buah buah pentilnya.

jay 20 juni

Bahkan kelihatannya prospek untuk pemeliharaan ke tahap ke dua masih memungkinkan, karena tanaman segar. jay3(1)

Biasanya dari faktor harga juga menentukan keputusan untuk pemeliharaan tahap berikutnya, karena yang  harga murah biasnya membuat petani enggan untuk melanjutkan pemeliharaannya walaupun secara vigor tanaman masih memungkinkan.

jay1

Mengusahakan agar tanaman “ever green” di usia senja, kami usakan dengan pemberian makanan dan pestisida yang cara kerjanya tidak merusak “jaringan” tanaman itu sendiri. Dalam hal ini kami memberikan makanan yang juga sekaligus pestisida organik dari KPO KL, yaitu Protektan Pesnator, dan Biopestis yang diberikan secara di semprot dan dikocorkan.

Saat ini bang Jay, sudah merasakan efek / reaksi dari aplikasi yang diberikan secara berbasis organik ini.

METODE PERTANIAN, ALA ‘GAS -REM- KOPLING’

Untuk menjabarkan uraian judul diatas kami bekerja sama  dengan mitra kami Bp. Ilham, dari Solok Selatan , Sumatera Barat.

20160619_173949

 Lokasi penaman di Solok Selatan, tepatnya di Jl. Raya Ulu Suliti Surian, Sumatera Barat, sekitar 300 meter dari gerbang Solok Selatan ini.

24 april

Pindah tanam dilakukan pada tanggal 16 April 2016. Varietas yang ditanam oleh pak Ilham, mitra kami ini adalah jenis F1- Lado.

8 mei1

Pengamatan pada tanggal ,8 Mei 2016.  Perlakuan yang dilakukan seperti biasa menggunakan metode ‘Gas – Rem ‘ cara KPO- Kembang Langit.

31 mei 3

Pola ‘ Gas’ yang kami berikan dalam hal ini adalah dengan pemberian gas yang berasal dari  Gas bahan  Organik dan juga dari bahan Anorganik.  Pertumbuhan tanaman belum terlalu ‘kencang’ pada pengamatan tanggal 31 Mei 2016, (usia 1.5 bulan.)

15 juni

Pada tanggal 14 Juni 16 disaat tanaman, memasuki usia sekitar 2 bulanan, kecepatan gas mulai ditingkatkan, namun saja pola gas yang kami maksudkan dalam hal ini adalah pola ‘gas’ dari bahan kimia yang disertai “gas’ peredam dari bahan alami.

15 juni(1)

Kami bersyukur karena tanaman mitra kami dari Solok Selatan ini pada usia dua bulan lebih 3 hari ini (19 Juni 16), pertumbuhannya mulai terasa ‘efek nge gasnya”.

Sebagaimana yang sering kita alami, efek “gas” dari bahan kimia/anorganik, seringkali berdampak “gas yang terlalu kencang” sehingga biasanya reaksinya tidak terkendalikan.  Efek yang biasanya terasa antara lain adalah, daun kaku,busuk batang, busuk buah dan layu.

20160619_151119

( Kiriman perkembangan tanaman cabe pada tanggal,19 Juni 2016. )

Sedangkan efek “gas” bahan organik yang kami sertakan dalam hal ini pestisida organik ( dari ‘atas’ berupa Protek-tan, Pesnator dan Biopestis dan juga dari “bawah” , ( berupa Biopestis, Protektan dan Pormik), bisa berfungsi sebagai PEREDAM, efek gas bahan kimia yang diberikan.

20160619_151222

(Kondisi tanaman di usia 2 bulanan, sudah mulai bermunculan pentil dan  buah )

Ibaratnya, kondisi kendaraan yang sistem “gas” nya sudah berumur “tua”, maka untuk mendapatkan kecepatan tinggi, “GAS NYA”, mesti di” Injak dalam -dalam”/Pool, hal ini berbeda dengan kendaraan yang sistem “gasnya” berumur muda dan terawat”, diinjak ‘gas”  sedikit saja, kendaraan  ‘ngerespon”, dan bereaksi dengan cepat.

Jadi untuk mendapatkan kondisi sistem “gas” yang tetap muda adalah dengan melakukan perawatan yang kontinyu, hal yang kami lakukan bersama mitra kami ini adalah dengan memberikan bahan bahan “alami’ pada tanah tersebut, sehingga, sistem gas tidak usah di “injak” poool pun, cukup ditekan  sedikit saja, kecepatan pertumbuhan, langsung…tancap !!!

Semoga berhasil pak Ilham, sambil berdoa kita berusaha sebisa kita agar selamat sampai ke tujuan…haTi-haTi Di Jalan (Titi D J)  pak Ilham…

Amiiiin….