Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Maret 2016

1 2 »

MENGATASI ANTRAKNOSE DI MUSIM PENGHUJAN

Informasi kemarin tnggal 29 Maret 2016, kami kembali mendapat kiriman hasil penerapan metode KPO KL dari desa Jambu Kledung Temanggung Jateng.

jateng 1

Kondisi tanaman yang saat ini berusia 80 harian ini,menunjukkan hasil yang sangat memuaskan kami bersama.

jateng 4

Kondisi tanaman varietas Jacko ini, hingga saat ini, menunjukkan terhindar dari busuk buah/ patek dan busuk batang / lodoh .

jeteng 5

Upaya yang.kami lakukan adalah dengan cara mengupayakan pemberian makanan dan minuman yang bersumber dari bahan bahan alami ( Protektan Pesnator Biopestis , Pocanil, Cas dan Pormik.).

jetng 6

Tanaman berjumlah sekitar 8500 batang dan disusul tanaman berikutnya 2000 batangan ini,   membuat “ngiler” mitra mitra KPO KL yang sudah senior senior. Bahkan kami pun sebagai “navigator” nya di Garut – Jabar, terpesona dengan hasil yang dicapai oleh mitra junior Kang Jay ini, yang baru.pertama kali bertanam cabe . “Mosok sih???”

jateng 8

Tanaman sehat dan terhindar dari busuk buah.

Semoga saja kita semua diberi kesehatan dan keberkahan…amin

BELAJAR BERTANI CABE, PETANI TEMANGGUNG ,JATENG

Pada kesempatan ini kami mendapat lagi kiriman gambar dari mitra kami dari Temanggung Jateng. Tepatnya dari desa Jambu Keledung, Temanggung.

jay2

Mitra kami dari Jateng ini setelah kami telusuri, ternyata baru pertama kali bercocok tanam cabe, ibaratnya baru pertama kali mengenal yang namanya mencangkul.

jay3

Petani yang namanya kang Jay ini, tergolong berani karena baru bertani cabe, langsung menanam 8500 batang . Padahal biaya untuk budidaya cabe tidak sedikit.

jay4

Namun kami bersyukur , hingga saat ini,tanaman cabe varietas Jacko -nya, yang pada tanggal 19 Maret ini, usianya 65 hari kondisinya sehat dan subur.

jay 22 mar

Ya…walaupun baru pertama kali tanam cabe, tetapi kami berharap, hasilnya bisa  seperti petani petani senior yang telah sukses di budidaya tanaman pedas tersebut. Apalagi dipertengahan bulan maret 16 ini harga cabe relatif lebih bagus .

jay5

Kang Jay, yang sehari harinya berbisnis Pakaian ini, saat ini tertarik untuk menekuni usaha dibidang pertanian khususnya cabe, dan kami berharap kepercayaan Kang Jay, dalam pengelolaan budidayanya kepada kami, bisa menghasilkan buah sesuai harapan bersama.

jay6

Tanaman cabe yang ditanam diantara Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro ini, yang dikelola dengan cara berbasis organik cara KPO KL ini, sukses walaupun belum ada pengalaman sama sekali. Kami siap bekerja sama, kang Jay…

Kita belajar dan terus belajar…bersama sama…

PERBEDAAN DARI EFEK INSEKTISIDA KIMIA DAN ORGANIK

Dalam artikel kali ini walaupun judul diatas menyatakan adanya perbedaan  antara efek dari penggunaan antara insektisida kimia dan organik, tetapi kami harapkan mitra mitra untuk tidak memisahkan secara “kaku” antara kedua efek tersebut.

9,12

Pada hari sabtu tanggal 12 Maret 16, kami dari KPO_KL, kembali memantau hasil penerapan yang dilakukan oleh mitra kami pak RW Bambang, di Pasir bajing- Leuweung Tiis , Garut . Kondisi tanaman pada usia pas tiga bulan ini, sangat menggembirakan kami, karena tanaman tumbuh subur dan berbuah dengan lebatnya. ( Tampak dalam gambar pak RW Bambang, tersenyum gembira dengan kondisi tanamannya yang bisa dibilang relatif aman dari serangan hama ulat atau thrips dan tungau.

8,12

Tak Jauh dari kebun pak RW (sekitar 30 meter saja dari kebun pak RW), ada pertanaman cabe pak RW Bambang yang dikelola oleh pak Dirja, yang kondisinya cukup berbeda pertumbuhannya. Tanaman pak Dirja ini, usianya hampir sama dengan usia tanaman pak Bambang (selisih sekitar seminguan saja, lebih dahulu tanaman pak Bambang).

Tetapi yang membedakan adalah dianataranya, dipola penggunaan insektisidanya, tanaman pak Bambang menggunakan prioritas pada insektisida organik dari KPO-KL ( Protektan dll) sedangkan tanaman pak Dirja masih menggunakan pola kimia murni.

IMG_20160227_164821

Namun kami bersyukur, terhitung sejak tanggal 12 Maret 16, saat ini pak Dirja ( duduk diatas ) yang merupakan petani cabe yang sangat senior di daerah Leweng tiis, akhirnya “luluh juga” dengan pola nya yang berbasis kimia.

 Pada hari ini, setelah pengamatan yang panjang  TANPA diskusi dan perdebatan yang memakan banyak waktu, akhirnya pola pak MULAI, beralih ke pola berbasis organik ala KPO-KL.

2,12

Ada satu hal lagi yang kami temukan dilapangan yaitu, hama hama ulat, ternyata tidak hanya tertolak- tidak mau makan, tetapi juga bisa mati kaku, setelah menggunakan pola KPO-KL ini.

7,12

Selain itu perbedaan yang tampak adalah, dengan penggunaan insektisida organik cara KPO-KL ini, tunas tunas bukannya terbakar apabila “over dosis” tetapi justru “tambah naik dan terus naik”.

6,12

Kombinasi insektisida organik cara KPO_KL disertai penambahan insektisida kimia dengan dosis rendah, juga memacu perkembangan buah cabe dibagian ujung.

3,12

Demikian juga buah pada percabangan samping, berkembang dengan lebatnya.

Semoga saja dengan pola berbasis insektisida organik plus sedikit insektisida kimia , makin banyak petani petani seniaor seperti pak Dirja yang tergugah dan mulai beralih kepola yang lebih ramah lingkungan ini. Apalagi saat ini, harga cabe dipasaran sedang melambung tinggi kembalim saatnya kita merawat tanaman kita dengan sepenuh hati (dengan rasa), dan berusaha agar tidak merusak jaringan tanaman dengan penggunaan insektisida dosis tinggi.