Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Desember 2014

TANAMAN PADI YANG AWALNYA SUDAH MENGUNING MENJADI BERBULIR PADAT

Urut urutan pengamatan pada tanaman padi Bp. Nana di Kp. Karang Mulya, Kadungora -Garut

IMG_20141107_151416

Gambar 1.A. Perlakuan tidak dilakukan sejak awal , tetapi pada saat usia tanaman  sudah berumur lebih dari  30 hari  dengan kondisi yang agak kekuningan karena efek dari pemberian herbisida sebelumnya. Pengamatan dilakukan awal Nov 14.

IMG_20141110_141904

Gambar 1.B. bergeser sedikit ke kiri dari gambar 1. A. tampak jelas kuningnya daun, ini belum dilakukan perlakuan apapun dari  KPO-KL, baru survey  lapangan. (  maaf kalau dalam tulisan ini, kami tidak sertakan data tanggal nya, )

IMG_20141117_131638

Gambar 2.A. seminggu  kemudian setelah perlakuan pertama, kondisi tanaman demikian.  Perlakuan yang kami berikan adalah dengan menyemprotkan Protektan, Biopestis, Pesnator, dan Pocanil, ditambah Antracol 1 sendok teh dan Insektisida Spontan 5 cc saja.

IMG_20141117_131620

Gambar 2.B. Kita mengambil gambar ke kiri sedikit dari gambar 2.A.  reaksi dari perlakuan sedang diamati, walaupun masih agak “jarang -jarang” tetapi daun mulai menghijau.

IMG_20141117_131559.

Gambar 2.C. Bergeser dari sedikt dari posisi 2.B. Masih dalam satu waktu yang sama. Dibandingkna dengan gambar 1 diatas, terlihat sudah ada perubahan. Sedangkan dari “bawah ” pemupukan yang kami berikan adalah, pupuk CAS yang dicampur dengan NPK dan Phonska .

IMG_20141127_133639

Gambar 3.A.  Minggu berikutnya pengamatan dilakukan lagi, kondisi tanaman mulai menunjukan bulirnya yang merata…( Titik /sudut ) pengambilan sama dengan gambar 2.A, diatas.   Kondisi tanaman yang “jarang-jarang” sudah mulai terisi.

IMG_20141127_133642 (1)

Gambar 3.B. Bergeser sedikit ke kiri dari gambar 3.A.  Karena perlakuan yang tidak diberikan dari awal, sehingga perlakuan semprotannya, hanya diberikan  2 kali saja, demikian pula aplikasi pemupukannya dilakukan yang menggunakan pola KPO-KL , hanya dua kali pula.

IMG_20141202_142338

Gambar 3.C. Bp Nana, berkaos biru, sedang mengamati kondisi tanamannya.

( Biasanya, pola yang kami berikan untuk semprotan sekitar 4-5 kali  sedangkan aplikasi pemupukan di bagi 3 kali penerapan per musimnya.)

IMG_20141206_100312

Gambar 4.A. Pengamatan minggu selanjutnya…( dari sudut yang sama dengan gambar 1.A, 2.A, 3.A diatas.)

IMG_20141213_135600

gambar 5.A. Pengamatan dari waktu kewaktu terus dilakukan (Sebagai patokan pengambilan gambar, tampak disebelah kanan tanaman padi pak Nana, bekas tanaman brokoli).

IMG_20141206_100158

Gambar 5.B. Bergeser sedikit dari gambar 5.B. Bulir padi makin menunduk, berisi.  Walaupun perlakuan tidak optimal, namun efek dari aplikasi sangat terasa. Signifikan.

IMG_20141213_135345

Gambar 5.C.  Pengambilan gambar bergeser sedikit dari posisi gambar 5.B. tampak pembanding tanaman sebelah, sudah mulai menguning, tanda sudah siap panen, sedengkan tanaman pak Nana , daun benderanya masih tampak hijau muda. (kanan).

IMG_20141213_135451

Gambar 5.D. Bulir bulir tanaman padi pak nana, tampak merunduk. tanda berisi/ BERBULIR PADAT.

IMG_20141217_140508.

Gambar 6.A. seminggu menjelang panen, kami memantau kembali tanaman pak Nana, dari titik yang sama dengan gambar dari 1-5. tampak lokasi titik pengambilan gambar masih tetap.

IMG_20141217_140435

Gambar 6.B. bergeser sedikit dari posisi gambar 6.A.

IMG_20141217_140111

Gambar 6.C. Tanaman padi sebelah yang menggunkan pola konvensional  sudah  di panen, sedangkan tanaman pak Nana, sebenarnya daunnya masih menghijau, dan masih bisa ditunda masa panennya sekitar semingguan lagi.

IMG_20141217_140125

Gambar.6.D.  Tanaman padi disebelah kanannya pun sudah panen… sedangkan tanaman pak Nana, sepertinya perlu waktu semingguan lagi agar pengisian bulir benar benar sempurna dan berisi, hanya sayang …. HAMA BEBEK, menjadi gangguan utama.

IMG_20141217_140312

Gambar  6. E.  Beginilah kondisi  bulir tanaman, pak Nana seminggu menjelang panen, dengan kondisi yang awalnya sudah menguning, alhamdulillah, saat ini bahkan bisa hijau kembali dan bulirnya pun padat berisi. Hasil nya per hektar bisa mencapai 10.11 ton .

Walaupun perlakuan dilakukan pada tanaman yang awalnya bermasalah. Kombinasi Protektan, Biopestis, Pesnator, Pocanil dan minim pestisida kimia, memberikan capaian yang …menggembirakan.

Bagaimana anda berminat dengan menggunkan pola /metode KPO-KL ini?

MENGHINDARI SERANGAN LALAT BUAH CABE

Hingga saat ini, tanaman cabe yang kami pantau, yaitu tanaman  yang dikelola oleh Bp. Sunan sudah  dipetik 3 kali.

cabe pak sunan 3

Gambar 1. Pengambilan pada saat terik, hingga saat ini,persentase serangan lalat buah hanya sekitar 1-2 peren saja.

cabe pak sunan1

Gambar 2. Pengambilan gambar pada tampilan kami  ini seluruhnya diambil pada tanggal 6 Desember 14.  Posisi pengambilan paling kiri lokasi kebun. Tanaman tumbuh subur, walaupun dalam hal ini serangan lalat buah tetap diwaspadai.

cabe pak unan 2

Gambar 3. Bergeser  sedikit, kesebelah kiri, tampak tanaman cabe lokal ini gembor ini,pertunasannya…melaju dengan pesat.

cabe pak unan 4

Gambar 4.Masih dalam waktu dan tempat yang sama.

Upaya yang kami lakukan dalam hal ini adalah dengan aplikasi dengan Fokus penggunaan insektisida organik Pesnator.

Semoga berhasil pak sunan. Harga cabe gembor masih tinggi, jadi pemeliharaan dan upaya menghindarkan tanaman dari serangan lalat buah terus dilakukan.