Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Juli 2014

1 2 3 »

PADI TERHINDAR DARI SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT

 

Pada kesempatan ini kami ingin menampilkan hasil aplikasi mitra kami dari  desa Wetukebo, Rogojampi- Banyuwangi- Jatim.  Metode KPO- KL kali ini diterapkan pada tanaman padi.

20140717_155728(1)

Gambar 1. (Hasil aplikasi dari desa Wetukebo, Rogojampi- Banyuwangi- Jatim. Aplikasi dilakukan tidak dari awal tanam tetapi pada saat tanaman berusia 17 hari, agak terlambat memang…).

 Ditengah..perjalanan tanaman padi ini, sempet terserang hama walang sangit, tetapi dengan kombinasi aplikasi mengkombinasikan cara organik dan kimia, pada akhirnya tanaman kembali aman higga saat ini.

20140717_160545

Gambar 2. (semua gambar pada halaman ini, diambil pada tanggal 17 Juli 14, usia tanaman padi 83 hari.  Tampak bulir  lebih berisi.)

Kami mensyukuri, hasil demikian karena situasi saat ini, dalam merawat tanaman padi memang terbilang  sulit, bahkan banyak juga tanaman padi yang mengalami puso/ gagal panen.

20140717_161358

Gambar 3.( Varietas yang digunakan adalah IR-64.  Kondisi tanaman padi siap panen.  Semoga berhasil pak Nur Alam Faiq.)

Kalau melihat hasil yang dicapai, bulir padi sudah merunduk dan daun bendera masih berwarna hijau, Insya Allah,  semoga tanaman padi bisa aman hingga panen yang diperkirakan sekitar 1-2 minggu kedepan.

Metode pertanian berbasis organik  ala KPO-KL yang pak Nur  lakukan semoga bisa menggugah petani lainnya yang masih bertahan dengan pola kimia murni.

 Sukses pak !!!

BERTAHAN DARI SERANGAN ANTRAKNOSE DAN LALAT BUAH

Dalam kondisi dan situasi komoditas cabe yang tidak menentu selama hampir satu musim tanam ini, rupanya masih  tetap diperlukan tehnik merawat tanaman agar bisa bertahan dan tetap panen.

cabe 16 jjjul

Gambar 1. ( Pengambilan gambar pada tanggal 16 Juli 14, oleh mitra sdr. Abdul Mujib  di Senduro – Lumajang- Jatim. )

Dalam kondisi yang tidak menentu, perawatan rupanya masih diperlukan agar buah dan tanaman bisa tetap produktif. Dalam gambar tampak terlihat walaupun saat ini, pada umumnya petani, sudah banyak yang mengabaikan tanamannya, tetapi tanaman mitra muda kami ini  masih terlihat segar bugar.

cabe 16 jjjjul

Gambar 2. ( Gambar ini pun diambil pada saat yang sama.  Buah memerah karena sudah beberapa kali waktun pemetikan tanaman dibiarkan dengan melakukan penundaan waktu pemetikan.)

 Memang beresiko, dengan cara penundaan pemetikan ini karena bisa menyebabkan buah menjadi busuk, terserang lalat  buah dan antraknose.

cabe 16 juli  m

Gambar 3. ( Kondisi tanaman secara umum pun terlihat masih bertahan.)

 Langkah utama yang kami lakukan adalah dengan mengupayakan agar jaringan tanaman/buah, kuat sehigga tanaman tidak mudah terserang penyakit.  Langkah yang kami lakukan adalah dengan cara, pengecoran : Protektan, pupuk CAS , POrmik dan BIopestis dengan dosis rendah dan bisa bergantian, selain itu kita biasanya melakukan pengurangan pupuk kimianya.

cabe 16 jull

Gambar 4. ( Dalam 12 hari terakhir ini tanaman tidak dipetik, karena harga masih sangat murah, namun perawatan ala KPO-KL, masih dilakukan oleh mitra kami ini, sambil berharap ada kenaikan harga pada beberapa hari kedepan ini.)

Memang menjadi dilema bagi petani pada saat seperti saat ini, karena memberikan perlakuan/perawatan tanaman berarti terjadi pembengkakan biaya sedangkan apabila tidak dirawat berarti tanaman akan rusak total. Langkah yang dilakukan oleh mitra kami dalma kondisi demikian adalah dengan cara, melakukan aplikasi ala KPO-KL yaitu dengan memberikan PROTEK-tan, PESNATOR, BIOPESTIS dan POCANIL  dari atas dengan penambahan sedikit bahan aktif kimia.  Hasilnya seperti yang terlihat pada gambar diatas.

MENINGKATKAN KUALITAS BULIR PADI

Musim tanam kali ini, pertengahan tahun 2014, dibeberapa lokasi termasuk di wilayah desa Karang Mulya,  Kadungora -Garut, mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan, keadaannya seperti terlihat dalam  gambar 1 , dibawah ini.

IMG_20140714_150024

Gambar 1. ( Diambil pada tanggal 14 Juli 14, demikian lah keadaannya.)

Keadaan  tanaman padi  , sepertinya, pertumbuhannya, tidak menggembirakan.

IMG_20140714_152035

Gambar 2. ( Lokasi masih sama dengan gambar 1 diatas ( posisi lokasi latar belakang, ada  Gunung yang sama dengan gambar 1.   gambar sebelah kiri, menggunakan pola KPO-KL sedangkan sebelah kanan belum menggunakan pola KPO-KL.)

IMG_20140714_152206

Gambar 3.( Masih dalam lokasi  hamparan yang  sama di desa Karang Mulya, kiri petakan yang menggunakan pola KPO-KL sedangkan kanan belum menggunakan pola KPO-KL.)

IMG_20140714_152233

Gambar 4.( Masih dalam lokasi yang sama dengan gambar 1-3, kiri menggunakan pola KPO-KL sedangkan kanan masih menggunakan pola konvensional.)

IMG_20140714_152241

Gambar 5. ( Dalam hamparan lokasi di desa Karang Mulya ini, mitra kami mempunyai 5 petakan yang lokasinya terpencar, termasuk dalam gambar diatas ini.  Total luasan sekitar 1 hektaran.)

IMG_20140714_152547

Gambar 6. ( Kanan menggunakan pola KPO KL sedangkan kiri masih menggunakan tehnik kimia murni.  Insya Allah , Sekitar semingguan lagi panen.)

Tehnik /metode yang kami gunakan untuk meningkatkan kualitas bulir adalah dengan mengaplikasikan PROTEK-tan, PESNATOR,  dan POCAniL dari atas sekitar 4-5 kali dalam satu musimnya. Hasilnya seperti terlihat dalam gambar diatas, ke lima petakan yang dilakukan aplikasi oleh mitra kami ini, kondisinya sangat kami syukuri.

Sedangkan dari “bawah” pola pemupukan yang kami berikan adalah dengan mencampurkan pupuk kimia dengan dosis yang dikurangi dan secara khusus kami berikan PUPUK CAS.

Karena aplikasi yang dilakukan oleh mitra kami ini dilakukan tidak dari awal tetapi baru dilakukan sejak tanaman berusia sekitar 30 harian, sehingga ada pola  dari KPO-KL yang belum diterapkan yaitu pemberian PORMIK  yang biasanya diberikan diawal tanam dan juga  belum diberikan BIOPESTIS .  Namun demikian hasil yang hingga saat ini telah  dicapai, sudah memberikan tingkat kepuasan  yang lebih  mitra kami ini. Sukses adek Eka.  Semoga musim depan lebih baik lagi.