Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Februari 2014

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADI, secara “SIMPLE”.

Banyaknya jenis hama dan penyakit yang menganggu tanaman padi, menjadikan tanaman padi menjadi tanaman yang sering mengalami gagal panen.

Beberapa hama padi yang biasa mengganggu tanaman padi diantaranya adalah, hama penggerek batang,wereng coklat, wereng hijau,hama putih palsu, walang sangit dan tikus.

IMG-20140129-00745

Gambar 1.A. ( Gambar  diambil pada tanggal 29 januari 14, kondisi tanaman pada saat awal aplikasi, tanaman padi kondisinya, sulit berkembang, padahal usianya sudah 34 hari, bahkan terlihat kondisi gulmanya sudah sangat banyak. )

Sedangkan beberapa penyakit yang biasa mengganggu diantaranya adalah, hawar daun bakteri (kresek daun), penyakit BLAS, hawar pelepah, bercak coklat, busuk akar, virus kerdil, dan sebagainya.

IMG-20140210-00809Gambar 1.B.  (Pengamatan pada  tanggal 10 Februari 2014. Kondisi tanaman awalnya sudah memprihatinkan, setalah dikelola dengan tehnik pertanian organik, ala KPO-KL,  sudah terlihat perubahannya.)

Dari dua katagori pengendalian baik hama maupun  penyakit, sudah menjadi kebiasaan petani yaitu mengendalikan hama secara khusus dan juga pengendalian penyakit secara terpisah pula.

IMG-20140226-00864Gambar 1.C. (Pengambilan gambar pada tanggal 26 februari 2014. Masih dari sudut yang sama dengan gambar 1.A, kurang lebih satu bulan kemudian kondisinya makin membaik.)

Selain itu, dalam pengendalian suatu hama , misalnya untuk mengendalikan hama pengerek batang, apabila menggunakan insektisida kimia , maka akan berbeda penanggulangannya dengan mengendalikan hama walang sangit.   Jelas insektisidanya , akan berbeda satu sama lain.

IMG-20140129-00746

Gambar 2.A.( Pengambilan gambar agak bergeser ke kiri sedikit dari posisi gambar 1. Pengambilan   gambar  diambil pada tanggal 29 januari 14.  Gulma eceng gondok, sangat subur, tetapi tanaman padinya, malahan tidak  berkembang. )

Demikian pula dalam mengendalikan hama wereng dengan hama putih palsu, pastilah pengendaliannya, menggunakan insektisida yang berbeda satu sama lainnya.

IMG-20140210-00810Gambar 2.B. ( Perlakuan dengan memberikan pestisida organik ala KPO-KL , sudah menunjukkan hasil yang positif, Pengambilan gambar pada  tanggal 10 Februari 2014).

Apalagi, dalam mengendalikan hama wereng hijau sebagai penular virus tungro, tentunya sangat berbeda insektisidanya  dengan pengendalian hama TIKUS.

IMG-20140226-00865Gambar 2.C.  ( satu bulan kemudian dari posisi gambar 2.A. tampak anakan yang awalnya “mandeq” saat ini, sudah mulai mekar dan berkembang.   Pengambilan gambar pada tanggal 26 februari 2014.)

Begitu pula dalam mengendalikan penyakit tanaman padi yang disebabkan oleh cendawan/jamur atau bakteri, dalam tehnik konvensional menggunakan tehnik kimia, sama saja …pengendaliannya dilakukan secara terpisah pula. Penyakit “kresek daun ” yang disebabkan oleh bakteri,pengendaliannya akan berbeda apabila tanaman terserang oleh penyakit “BLAS” yang disebabkan oleh cendawan/jamur.

IMG-20140129-00753

Gambar 3.A.  ( Pengamatan beralih  ke  posisi yang lain tetapi masih dalam lokasi yang sama. Gambar diambil tanggal 29 Januari 2014. Pada bagian ini, kami sedang membandingkan  tehnik kami yang menggunakan  pola pertanian organik, ala KPO-KL( sebelah kanan) sedangkan yang sebelah kiri menggunakan tehnik kimia murni.)

Tehnik pengendalian hama dan penyakit secara kimia, secara tegas terjadi  “Penyekatan” baik antara pengendalian hama satu dengan hama yang lainnya, maupun antara penyakit satu dengan yang lainnya, apalagi pengendalian  antara hama dan penyakit, mesti dilakukan secara khusus dan terpisah.

IMG-20140210-00818Gambar 3.B. ( Pengamatan selanjutnya dilakukan pada tanggal 10 PEBRUARI 14, tampak perbedaan tanaman sangat berbeda, sebelah kanan yang menggunakan tehnik pestisida organik ala KPO-KL, kondisinya sudah membaik, sedangkan sebelah kiri  yang menggunakan tehnik kimia murni, hasilnya seperti tampak pada gambar diatas.)

Betapa sulitnya petani, dalam mengendalikan baik hama dan penyakitnya, betapa rumitnya membedakan suatu jenis hama dengan hama lainnya, demikian pula petani juga harus berupaya untuk memahami berbagai jenis penyakit tanaman, baik yang disebabkan oleh cendawan atau bakteri.

IMG-20140226-00876Gambar 3.C. ( Pengamatan setelah satu bulan kemudian, pada tanggal  26 PEBRUARI 14, kondisinya makin berbeda nyata.)

Belajar dari kasus kasus demikian, kami mencoba untuk membuat suatu “RUMUSAN” sendiri, yaitu mengupayakan agar pengendalian hama dan penyakit tersebut menjadi “simple”/sederhana.  Adapun langkah  yang kami tempuh adalah diantaranya, mengkondisikan agar tanaman lebih  “sehat dan kuat “, sehingga tanaman  lebih tahan terhadap serangan hama maupun penyakit.  Adapun caranya adalah dengan memberikan makanan dan “obat” yang  sehat dan alami.
Dampaknya ternyata, diluar estimasi kami,  masalah hama SEKALIGUS penyakitnya, bisa diatasi dengan SEKALI “menggayung”.  Ibaratnya, sekali ” merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui”.  Ternyata lebih “simple”.

Upayakan tanaman sehat dan kuat sehingga tidak mudah terkena ganggguan dari luar, baik hama maupun penyakit. Cara demikian yang KPO-KL lakukan.

PELATIHAN PERTANIAN BERBASIS ORGANIK , GELOMBANG XVII

IMG_20140222_171223

Kegiatan rutin sebulan sekali yang biasa kami lakukan berupa pelatihan, kali ini dilakukan pada bulan Pebruari 2014.

IMG_20140222_171253Kegiatan kali ini dilakukan pada tanggal 21 dan 22 Pebruari 14.

IMG_20140222_171513(1)Peserta pelatihan Gelombang ke XVII, berasal dari Kalimantan Selatan, Bogor, Tangerang dan Magelang.

20140221_135213Suasana pada saat rehat.

20140221_143153Peserta kali ini,  berasal dari Dinas Pertanian, Kalimantan Selatan, dan selebihnya adalah petani- petani pemula.

20140221_143207Peserta dari Kalimantan Selatan , Bp. Syamsuddin Noor ( Kadis Tanjung Tabalong) dan Bp.  Masruddin.

20140221_143252Peserta lainnya berasal dari Magelang, Syaiful.

20140221_145813Peserta lain dari Tangerang, Bp. Yadi.

20140221_150007Bapak Rusli Gunawan (Dirut KPO-KL ) sedang memaparkan pentingnya pertanian berbasis organik.

20140221_154709Sedangkan peserta terbanyak kali ini, berasal dari Cileungsi Bogor.

20140221_154829Peserta dari Bogor, Bp. Jaka, Bp. Suherman, Agus Budiawan, Bp.  Didik Heryawan dan Pak Paidi.

20140221_154911.

20140221_163753.

20140221_190232.

20140222_105413.

20140222_105431.

20140222_105616.

20140222_141056Kami berharap, semoga hasil pelatihan ini, walaupun singkat, tetapi merupakan metode dasar yang siap diaplikasikan, walaupun oleh petani -petani yang baru mengenal pertanian.

SUKSES PERTANIAN BERBASIS ORGANIK.

MENGENDALIKAN KERITING DAUN PADA CABE

Keriting daun bisa terjadi pada saat musim hujan dan musim kemarau.
1
Berikut ini adalah hasil  penerapan  yang telah kami lakukan.
 
2
Hasilnya sebagaimana bisa kita lihat pada gambar  ini
Ini sebagai pembanding,yang kanan(menggunakan tehnik kimia/konvensional) dan yang kiri(menggunakan tehnik kami)
4

Buah tetap stabil,cabe keriting sudah 9 kali panen,cabe rawit sudah 5 kali panen

5

Tinggi tanaman sudah melampai tinggi pemiliknya,tangan diangkat pun masih sejajar

6
7

Kita kembali pada saat awal uji terap ini kami lakukan,bisa diperhatikan latar belakangnya.

8

Pengambilan gambar berikutnya,sudah mulai nampak perbedaan antara tehnik kami yang menggunakan  tehnik alami dengan bahan pestisida organik
PROTEK-tan dan PESNATOR (cabe milik kang Erik) dengan yang menggunakan
ABAMEKTIN (KANAN /ADA DRUM) cabe milik Bp. Uju

9

Pada saat ini,didaerah kami sedang musim kemarau,tapi terlihat nyata antara yang menggunakan tehnik kimia (drum)
dengan tehnik yang dikembangkan oleh KLINIK PERTANIAN ORGANIK .KEMBANG LANGIT

10

Tehnik kimia(ada drum biru) sudah mulai menguning,dan daun tambah keriting

11

Kami melakukan perbandingan secara fair,yang kanan (ada drum) milik Bp.Uju makin terlihat nyata perbedaannya dengan tehnik KPO-KL sebelah kiri.

3

Kombinasi antara penyemprotan dan pengecoran PROTEK-tan,makin terlihat nyata perbedaanya