Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

MENGENDALIKAN Phytophthora infestans di MUSIM KEMARAU

Walaupun tidak seberat dimusim hujan serangan busuk daun yang disebabkan oleh Phytophthora infestans dimusim kemarau tetap perlu diwaspadai.  Faktor kelembaban dan ketinggian suatu lokasi bisa pula memberi dampak yang cukup serius pada perkembangan tanaman,khususnya tomat dari serangan cendawan ini.

 Kondisi tanaman yang ditumpangsarikan antara cabe dengan tomat,memang perlu penanganan khusus,karena salah dalam penanganan harapan ingin mendapat hasil produksi double,malah jadi gagal dua -duanya.

1.(Kondisi tanaman yang berbuah lebat,antara cabe dan tomat)

Penanggulangan penyakit busuk daun, yang disebabkan  Phytophthora infestans pada musim hujan berdasarkan metode klinik pertanian organik,kembang langit,ternyata bisa sangat berbeda penanggulangannya dibandingkan pada saat kondisi musim kemarau.

2.( Tanaman tomat yang berdempetan dengan tanaman cabe,memang memberikan kondisi kelembaban “mikro” yang lebih tinggi pada tanaman yang ditanam secara monokultur.)

3.  Kondisi ketinggian tempat,kelembaban dan iklim/musim ,sangat mempengaruhi dalam tehnik pengendalian  busuk daun,yang berbeda satu sama lain dalam perlakuan baik jenis dan dosis pupuk dan fungisidanya.  Dalam kesempatan ini,kami akan menguraikan secara lebih jauh perbedaan tehnik  pengendalian dalam musim yang berbeda.

4.Dalam gambar tampak daun tanaman yang sedang kami lakukan perlakuan,terkena busuk daun Phytophthora sp,tetapi kondisnya sudah mulai mengering  sehingga tanaman masih dalam kondisi “aman terkendali”.

Dalam musim hujan penggunaan fungisida sebenarnya tidak terlalu masalah,sebab banyak sekali fungisida yang beredar dipasaran yang memang di keluarkan oleh perusahaan pestisida yang disetting memang untuk musim hujan.

  Ada pepatah mengatakan,IBARAT JAMUR DIMUSIM HUJAN.  Jadi memang jamur ,termasuk jamur /cendawan penyebab busuk daun berkembang  pesat dalam kondisi musim hujan.

5.(Tanaman Tomat dan cabe yang ditumpangsarikan,secara umum,kondisinya ” sangat memuaskan”,pengamtan yang kami lakukan hari Kamis,tanggal 09 agustus 12, menunjukkan walaupun ada serangan Phytophthora infestans,tapi dalam taraf yang wajar).

Dalam musim kemarau ini,penggunaan fungisida sangat perlu  waspadai, sebab tidak semua jenis fungisida yang baik digunakan pada saat musim hujan akan cocok juga diberikan pada musim kemarau ini.  Fungisida kimia pada umumnya  bersifat “panas”,hal ini memang wajar karena fungisida ini di setting untuk “menghangatkan” agar spora jamur tidak berkembang.  Akan menjadi masalah apabila fungisida “panas” ini,digunakan pada saat musim panas/kemarau.  Bisa anda perkirakan efek apa yang akan terjadi ?

6. Gambar ini kami ambil pada tanggal yang sama dengan gambar 5,tanggal 9 Agustus 12,beginilah kurang lebih akibat dari penggunaan pestisida kimia dalam dosis tinggi,termasuk fungisida kimia yang tidak terkontrol. Tanaman menjadi seperti terbakar . Tanaman ini,kami ambil di samping tanaman yang sedang kami lakukan perlakuan dengan tehnik berbasis pertanian organik ,KEMBANG LANGIT.

7. Kondisi tanaman yang menggunakan konsep pertanian berbasis organik kembang langit,hasilnya seperti diatas ini.  Kami memang masih menggunakan fungisida kimia yang bersifat sistemik yang kami padukan dengan fungisida organik (aktivator) POCAniL untuk mengendalikan busuk daun ini,agar reaksi fungisida kimia tidak terlalu keras/panas.  Artinya dengan dosis rendah saja penggunaan fungisida kimia sudah cukup.  Selain itu konsep dasar pengelolaan penyehatan tanaman menjadi prioritas kami.  Tanaman sehat ,tentunya menyebabkan tidak diperlukan lagi “obat” yang banyak,termasuk kebutuhan fungisida .

8. Pemberian fungisida dan insektisida organik,berdampak tanaman tidak terlalu “kepanasan” dalam kondisi musim kemarau ini.  Seperti yang terlihat dalam gambar diatas ini,kombinasi pestisida organik dan dengan pemberian sedikit pestisida kimia,hasilnya seperti tampak dalam gambar diatas ini.

9. Kerasnya dan “panasnya” dampak dari pestisida kimia ,berdampak seperti tanaman “tetangga” ini.  Kami bukannya tidak peduli,tetapi terkadang petani sudah merasa berpengalaman dengan tehniknya yang terlalu “mendewakan” pestisida kimia. Semoga ini memberikan lagi pelajaran,akan dampak pestisida kimia yang sudah sering kami ungkapkan.  Kami berharap petani makin menyadari kekeliruannya akan konsep pertanian yang salah urus ini.

2 Responses to MENGENDALIKAN Phytophthora infestans di MUSIM KEMARAU

  1. syamsul says:

    sangat”menarik. saya kepingin sekali pkai produk kembang lgit.
    dan kpngin tanaman saya sehat”spti gambar yg ditunjukkan. saya punya populasi cabe 25 rb tanam di wlyh gresik.
    salam knal dari ptani daerah kami..

    • klinikta says:

      Salam Kembali untuk petani di Gresik,pak syamsul.
      Silahkan pak,kalau bapak tertarik dengan metode kami,semoga berhasil. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


1 + sembilan =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

2 Responses to MENGENDALIKAN Phytophthora infestans di MUSIM KEMARAU

  1. syamsul says:

    sangat”menarik. saya kepingin sekali pkai produk kembang lgit.
    dan kpngin tanaman saya sehat”spti gambar yg ditunjukkan. saya punya populasi cabe 25 rb tanam di wlyh gresik.
    salam knal dari ptani daerah kami..

    • klinikta says:

      Salam Kembali untuk petani di Gresik,pak syamsul.
      Silahkan pak,kalau bapak tertarik dengan metode kami,semoga berhasil. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× 9 = dua puluh tujuh

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>