Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

MENGATASI DOWNY MILDEW (EMBUN BULU) PADA MENTIMUN

Downy mildew atau busuk daun (embun bulu) merupakan salah satu penyakit penting tanaman cucurbitaceae.  Daun tanaman yang terserang oleh penyakit ini akan menunjukkan gejala bercak berwarna kuning agak bersudut, seperti mengikuti alur tulang daun dan dapat menyerang dalam satu daun secara terpisah-pisah. Jika serangan penyakit parah, daun-daun tersebut dapat mengering sehingga daun akan mudah hancur dan mengeluarkan bunyi “renyah” menyerupai suara plastik kresek jika diremas. Meskipun dapat menyebabkan kerusakan yang parah pada daun, penyakit ini tidak dapat menyerang dan membuat kerusakan buah secara langsung. Penurunan produktifitas buah disebabkan oleh kinerja daun yang terganggu karena kerusakan sel-selnya (nekrosis), dengan demikian pertumbuhan tanaman terhambat dan meyebabkan buah terpapar matahari.

1.Patogen ini dapat menyebabkan penyakit pada tanaman melon, mentimun, labu, belewah atau garbis, semangka dan tanaman suku cucurbitaceae lainya. Meskipun memiliki inang yang luas, patogen cenderung hanya dapat menyerang tanaman yang masih dalam satu suku. Tanaman seperti legum (kacang-kacangan) dan bayam tidak akan terinfeksi oleh pathogen ini. Diantara tanaman dalam suku cucurbitaceae tersebut, mentimun merupakan tanaman yang paling rentan terhadap serangan penyakit ini, tetapi kurang merugikan pada tanaman melon.

2.Kondisi  tanaman yang seperti ini,memang menjadi “target” kami dalam mengatasi penyakit  Embun Bulu ini. Kondisi tanaman “ideal” ini,mengkondisikan tanaman lebih tahan terhadap serangan  patogen downy mildew.  Untuk mendapatkan kondisi demikian kami mengaplikasikan, fungisida organik, POCAniL dan juga mengatur pola pupuk dari “bawah” agar daun tidak tipis dan kekuningan.

3.(Tanaman timun,Tidak terserang kresek daun)

Selain terdapat perbedaan patogenisitas antar tanaman, gejala yang ditimbulkannya juga tidak sama tergantung tanaman inang dan kondisi lingkungan. Gejala yang timbul pada tanaman mentimun mirip dengan tanaman gambas , tetapi berbeda dengan gejala yang timbul pada tanaman melon dan semangka. Gejala yang muncul pada tanaman mentimun terlihat lebih jelas berbatas (confine) dan bersudut/bersiku (angular), tetapi gejala pada daun tanaman melon terlihat agak membulat, tidak beraturan (irregular) dan cepat meluas serta mengering yang berwarna kehitaman.

4.(Lahan milik Bp. Latief,Citerewes, Leuwisari, Tasikmalaya, tingginya hingga melebihi tinggi orang dewasa).

Gejala serangan Downy Mildew saat fase awal pertumbuhan, berupa bercak kecil berwarna kuning pada permukaan daun bagian atas yang berusia tua, kadang-kadang nampak berminyak. Gejala yang muncul pada fase ini terlihat belum begitu jelas, masih menyerupai virus mosik-motel yang kemudian akan berubah warna menjadi kuning atau kecoklatan dan mengalami kematian jaringan (nekrosis). Dalam perkembangannya, bercak dapat meluas dan bermultiplikasi menyebabkan bercak yang lain sehingga dapat menyebabkan bercak yang lebih luas karena bisa saling menyatu.

5.(tanaman yang Biru ,lentur tebal seperti ini,praktis tahan terhadap serangan  embun bulu)

Beberapa strain patogen (patotipe) organisme ini telah diidentifikasi, beberapa hanya dapat menyerang mentimun, sementara yang lain dapat menyerang melon dan mentimun. Hingga saat ini, telah diketahui paling sedikit terdapat 6 strain (patotipe) yang masing-masing memiliki kekhususan/spesifikasi inang

6.(Bunga dan buah lebat)

Pada kondisi lembab, bulu halus (downy) dapat segera terbentuk di permukaan daun bagian bawah dan kerusakan berupa bercak (spot) berwarna kuning terang terlihat di permukaan daun bagian atas. Sporangia berupa bulu halus (downy) biasanya akan terlihat dengan jelas pada saat pagi hari dengan warna ungu gelap di bawah warna kuning terang yang terlihat dari atas permukaan daun. Sporangia (kantong spora) itu dapat dilihat dengan menggunakan lensa (lup), dan menjadi kunci dalam mendiagnosis penyakit ini. Kerusakan jaringan daun yang disebabkan oleh cendawan/jamur ini kadang-kadang menjadi tempat hidupnya patogen sekunder seperti bakteri busuk lunak dan cendawan/jamur lain. Gejala serangan patogen ini akan nampak setelah 4-12 hari setelah terjadi infeksi.

 

7.

Biologi Patogen

Patogen memproduksi struktur mikroskopis menyerupai kantung yang disebut sporangia pada kisaran suhu antara 5-30 Derajat Celcius . Suhu optimum bagi pembentukan sporangia terjadi pada kisaran suhu 15-20 Derajat Celcius dan membutuhkan waktu paling sedikit 6 jam pada kelembaban yang tinggi. Spora yang telah terbentuk dapat menular ke tanaman sehat karena terpaan angin dan percikan air hujan. Spora akan segera berkecambah dan dan dapat menginfeksi tanaman secara lansung apabila mendarat pada inang yang rentan hanya dalam waktu satu jam saja. Selama dalam musim hujan (basah) yang panjang sporangia dapat melepaskan zoospora dalam jumlah yang banyak. Zoospora ini dapat berenang di dalam filum air secara terus-menerus hingga mencapai stomata. Lubang alami ini merupakan tempat utama patogen masuk ke dalam jaringan tanaman, sehingga dapat menyebabkan infeksi yang lebih banyak pada daun.

8.(Lebar daun…..)

Patogen akan berkembang lambat dan mungkin berhenti sementara apabila suhu lebih dari 30 Derajat Celcius selama siang hari. Suhu pada malam hari yang berkisar antara 12-23 Derajat Celcius akan merangsang perkembangan patogen, terutama jika keadaan disekitarnya cukup lembab. Apabila suhu lingkungan pada malam hari berada pada kisaran sekitar 15 dan 25 Derajat Celcius pada siang hari, infeksi downy mildew pada tanaman cucurbitaceae dapat memproduksi lebih banyak inokulum dalam waktu 4 hari.

9.(Gambar diambil dari atas)

Kelangsungan hidup (Survival) Patogen dan Penyebarannya

Downy mildew merupakan patogen yang bersifat obligat. Patogen ini selalu memerlukan jaringan tanaman hidup agar dapat menjaga kelangsungan hidupnya. Sporangia yang telah terbentuk akan terbawa oleh angin dalam jarak tertentu. Dalam perjalanannya itu, sporangia mungkin akan bertahan beberapa hari hingga menemukan inang rentan. Jika patogen sudah berada suatu tempat, maka sporangia dapat disebarkan secara terlokalisir pada tempat tersebut dari tanaman satu ke tanaman lain dan dari lahan satu ke lahan lain melalui percikan air hujan, aliran irigasi, pergerakan serangga, peralatan pertanian dan pakaian yang digunakan petani di lahan yang terinfeksi, serta cara penanganan tanaman yang terinfeksi.

Inilah salah satu contoh hasil aplikasi berbasis pertanian organik…ala kembang langit,dalam mengatasi salah satu penyakit pada tanaman Timun-timunan.

6 Responses to MENGATASI DOWNY MILDEW (EMBUN BULU) PADA MENTIMUN

  1. Matasto mengatakan:

    Maaf,tapi menurut saya posting di blog ini kurang jelas,maksudnya tidak dijelaskan bagaimana dosis dan kapan waktu aplikasi.cuma mununjukkan gambar2 saja dan penjelasan yg itu2 saja.

    • klinikta mengatakan:

      Memang betul pak Matasto,memang kita tidak banyak memiliki teori…,kita lebih mengedepankan praktek. Untuk mencari dan mendapatkan banyak teori,memang web kamibukan tempatnya. Kami persilahkan bapak untuk praktek dengan kami,nanti sambil berjalan kita bisa saling berbagi pengalaman. Kami harap dengan penjelasan yang sederhana ini,justru bisa mengubah pola bertani, untuk dosis dan kapan aplikasinya ada pada lampiran produk kami. Kami juga tidak ingin membeberkan segala macam teori dan penjelasan tetapi tidak ada buktinnya. Mungkin Pak Matasto sepaham dengan,betapa banyak Doktor dan Professor dibidang pertanian di Negara kita,tetapi untuk padi,kedelai,cabe, bawang merah ,bawang putih bahkan tapioka yang berbahan dari singkong semua import padahal negra kita negara agraris,tidak kurang penjelasan dan teori yang ada dan dijelaskan oleh orang-orang pintar,tapi kenapa tanaman padi kita masih banyak yang kosong bulirnya? Demikian pak Matasto,kalau bapak ingin praktek dan bercocok tanam silahkan dengan kami namun kalau ingin penjelasan yang panjang lebar, web kami memang bukan tempatnya pak.

  2. Matasto mengatakan:

    Mantap,penjelasan dari bpk.Terus terang saja sy blm pernah pakai produk ini.cuma thn lalu saya dapat info di blog kembanglangit.bl*gsp*t.com nmr hp agen daerah saya(kab.langkat/sumut).akhirnya kamipun bertemu,namun untuk penjelsan lengkap belia malah ngasi nmr hp ini itu(terlihat kurang memahami produk yg dijualnya).bbrpa waktu kemudian sy brtemu beliau dan katanya tidak lagi jual produk kembang langit dan sudah beralih jd saler salah satu perusahaan pestisida.apakah bpk ada info distributor pengganti untuk daerah saya?

    • klinikta mengatakan:

      Ok Sdr. Matasto,di Sumut kami ada agen yaitu,sdr. Handri Supriadi,bisa secara panjang lebar bertukar informasi dengan beliau. No telp. nya ada di web kami,di kolom cabang daerah. Trims , semoga sukses pak.

  3. hendri hen mengatakan:

    saya bekerja di bagian riset,tolong bagaimana cara yg berbener dalam budidaya tanaman melon

    • klinikta mengatakan:

      Kita atur pola pupuknya pak,pertama-tama kita upayakan pupuk kandang yang matang,adapun pupuk kimianya kita sesuiakan dengan kondisi tanaman,demikian garis besarnya pak Hendri.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


enam × = 30

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

6 Responses to MENGATASI DOWNY MILDEW (EMBUN BULU) PADA MENTIMUN

  1. Matasto mengatakan:

    Maaf,tapi menurut saya posting di blog ini kurang jelas,maksudnya tidak dijelaskan bagaimana dosis dan kapan waktu aplikasi.cuma mununjukkan gambar2 saja dan penjelasan yg itu2 saja.

    • klinikta mengatakan:

      Memang betul pak Matasto,memang kita tidak banyak memiliki teori…,kita lebih mengedepankan praktek. Untuk mencari dan mendapatkan banyak teori,memang web kamibukan tempatnya. Kami persilahkan bapak untuk praktek dengan kami,nanti sambil berjalan kita bisa saling berbagi pengalaman. Kami harap dengan penjelasan yang sederhana ini,justru bisa mengubah pola bertani, untuk dosis dan kapan aplikasinya ada pada lampiran produk kami. Kami juga tidak ingin membeberkan segala macam teori dan penjelasan tetapi tidak ada buktinnya. Mungkin Pak Matasto sepaham dengan,betapa banyak Doktor dan Professor dibidang pertanian di Negara kita,tetapi untuk padi,kedelai,cabe, bawang merah ,bawang putih bahkan tapioka yang berbahan dari singkong semua import padahal negra kita negara agraris,tidak kurang penjelasan dan teori yang ada dan dijelaskan oleh orang-orang pintar,tapi kenapa tanaman padi kita masih banyak yang kosong bulirnya? Demikian pak Matasto,kalau bapak ingin praktek dan bercocok tanam silahkan dengan kami namun kalau ingin penjelasan yang panjang lebar, web kami memang bukan tempatnya pak.

  2. Matasto mengatakan:

    Mantap,penjelasan dari bpk.Terus terang saja sy blm pernah pakai produk ini.cuma thn lalu saya dapat info di blog kembanglangit.bl*gsp*t.com nmr hp agen daerah saya(kab.langkat/sumut).akhirnya kamipun bertemu,namun untuk penjelsan lengkap belia malah ngasi nmr hp ini itu(terlihat kurang memahami produk yg dijualnya).bbrpa waktu kemudian sy brtemu beliau dan katanya tidak lagi jual produk kembang langit dan sudah beralih jd saler salah satu perusahaan pestisida.apakah bpk ada info distributor pengganti untuk daerah saya?

    • klinikta mengatakan:

      Ok Sdr. Matasto,di Sumut kami ada agen yaitu,sdr. Handri Supriadi,bisa secara panjang lebar bertukar informasi dengan beliau. No telp. nya ada di web kami,di kolom cabang daerah. Trims , semoga sukses pak.

  3. hendri hen mengatakan:

    saya bekerja di bagian riset,tolong bagaimana cara yg berbener dalam budidaya tanaman melon

    • klinikta mengatakan:

      Kita atur pola pupuknya pak,pertama-tama kita upayakan pupuk kandang yang matang,adapun pupuk kimianya kita sesuiakan dengan kondisi tanaman,demikian garis besarnya pak Hendri.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


3 × satu =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>