Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

MENGENDALIKAN PENYAKIT BUSUK DAUN , Phytophthora infestans pada TANAMAN TUMPANG SARI

Penyakit busuk daun atau dikenal juga sebagai HAWAR daun,disebabkan oleh cendawan/jamur Phytophthora infestans. Pada tingkat kelembaban yang tinggi,misal pada musim hujan,penyakit ini berkembang dengan cepat.  Selain itu pada suhu yang relatif rendah 16- 24 C,menunjang juga perkembangannya,didaerah dataran tinggi (yang suhunya lebih rendah),tingkat serangannya lebih cepat dibandingkan dengan didaerah dataran rendah  dan kering (suhu yang tinggi kurang mendukung perkembangan patogen).

1. ( Kami tampilkan kembali,hasil aplikasi pada tanaman tomat,cabe dan petcay,sebagai sarana untuk membahas penyakit BUSUK DAUN  ini,pengamatan dilakukan pada tanggal 26 Mei 12).

2.( Lokasi aplikasi ini,didaerah Kamojang , Kab. Garut,berada diketinggian +/-, 1600 dpl dengan  Kelembaban yang tinggi).

Dengan  kondisi yang demikian sangat mendukung terjadinya serangan penyakit BUSUK DAUN.

Daur hidup Spora ,Phytophthora infestans:

Sporangium (bentuk spora Phytopthora infestans),bisa menular karena terbawa air atau angin,jika sporangium ini jatuh pada setetes air,akan mengeluarkan SPORA KEMBARA (namanya zoospora) dan seterusnya membentuk PEMBULUH KECAMBAH dan bisa mengakibatkan tanaman terkena INFEKSI.  Biasanya beberapa hari setelah infeksi baru, SPORAGIOSFOR timbul dari STOMATA (mulut daun) dan memproduksi banyak SPORANGIA yang dapat memproduksi tanaman baru.

3.( Pada gambar,tampak daun tomat yang terkena busuk daun, Phytopthora infestans).   Tumpang sari antara cabe dan tomat,menjadikan kondisi suhu yang rendah dan kelembaban yang tinggi,kondisi ini bisa meningkatkan intensitas serangan dari  Phytopthora infestans.)

Dalam kondisi tanaman yang ditumpangsarikan seperti ini,berdasarkan METODE KLINIK PERTANIAN  ORGANIK,KEMBANG LANGIT, perlu di PRIORITASKAN salah satu komoditas.  Tanaman tomat,merupakan tanaman inang untuk Phytopthora infestans, tetapi bukan inang  untuk tanaman cabe.

4.(Pengamatan lanjutan dari gambar.1, pengamatan dilakukan tanggal 15 Juli 12). Pengendalian dengan menggunakan fungisida kimia,secara berulang-ulang dan dengan dosis yang makin ditingkatkan,cenderung bisa menimbulkan “strain” baru dari Phytophthora infestans tersebut.

Selain itu,pengaruh penggunaan fungisida kimia,terutama yang sistemik,perlu diantisipasi secara sungguh-sungguh.  Pemberian fungisida sistemik secara berlebihan,pada tanaman tomat,memang bisa menekan pertumbuhan spora jamur/cendawan Phytophtora infestans,tetapi di satu sisi efek dari fungisida sistemik yang bereaksi “kuat” bisa menyebabkan tanaman lainnya,dalam hal ini daun cabe menjadi “kaku ,keras dan keriting”

5.(Kita amati,kondisi tanaman dari “atas”,tumpang sari antara Tomat dengan tanaman cabe,hingga saat ini,1.5 bulan dari pengamatan awal (gambar 1,kondisinya secara umum ,…MEMUASKAN).

6. (Kondisi tanaman Bp. Upit (Tata Supita),yang merupakan petani pemula). Tampak perkembangan tanaman cabe,berbuah lebat).

3 Responses to MENGENDALIKAN PENYAKIT BUSUK DAUN , Phytophthora infestans pada TANAMAN TUMPANG SARI

  1. Dicky Ahmad mengatakan:

    Pak, Saya petani pemula, kebetulan sudah tanam cabe rawit sekitar 2 minggu. Selama ini Saya baru 1 kali semprot obat. Rencananya akan tumpangsari bersama tomat, sawi dan letuce. Untuk penggunaan pestisida kimia apakah bisa dicampurkan dengan produk Kembang Langit atau baiknya distop mengingat Saya sudah membeli banyak obat kimia merk tertentu.

    Dicky-Ciater

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


× empat = 28

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

3 Responses to MENGENDALIKAN PENYAKIT BUSUK DAUN , Phytophthora infestans pada TANAMAN TUMPANG SARI

  1. Dicky Ahmad mengatakan:

    Pak, Saya petani pemula, kebetulan sudah tanam cabe rawit sekitar 2 minggu. Selama ini Saya baru 1 kali semprot obat. Rencananya akan tumpangsari bersama tomat, sawi dan letuce. Untuk penggunaan pestisida kimia apakah bisa dicampurkan dengan produk Kembang Langit atau baiknya distop mengingat Saya sudah membeli banyak obat kimia merk tertentu.

    Dicky-Ciater

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


8 − tujuh =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>