Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

PATEK/ANTRAKNOSE PADA CABAI dan PENGARUH TUMPANG SARI

Pada kesempatan ini, kami angkat hasil aplikasi mitra kami dari Asahan- Sumatera Utara.   Walaupun,saat ini musim kemarau yang cukup terik bukan berarti penyakit antraknose/ patek pada  buah cabe tidak terjadi. Kondisi Kemarau berat, ditempat ini,  pada umumnya Bunga cabe gugur dan pertumbuhannya mandek.

1507771_1429129917328218_453973340_n(Cabe  di Kabupaten Asahan 14 Maret 2014,  di desa Rawasari , kecamatan Aek Kuasan, Sumatera Utara)

Tanaman cabe ini dikelola oleh mitra muda kami yang baru kedua kalinya bercocok tanam cabe.

1011597_1429161213991755_1307512705_n(Walaupun Tanaman  cabe ini, sudah petik 10 kali,namun tunas tunasnya masih terus berkembang. Pengamatan pada tanggal 14 Maret 14)

1173896_1429129887328221_850226_n( Hingga saat ini, Hasil yang dicapai sudah sekitar 1.250 kg.  Jumlah tanaman yang ditanam,  sekitar 2200 batang.)

1238923_1429129757328234_1137830871_n(Kondisi daun,sangat biru….Berdasarkan standar KPO-KL, kondisi daun tanaman yang seperti demikian, pada umumnya lebih tahan terhadap serangan penyakit   dan hama, termasuk penyakit antraknose/patek.)

1383091_1429129940661549_194015899_n(Untuk ukuran petani pemula,  seperti sdr.Eko dari Asahan,Sumut ini sudah terbilang sukses.)

Pengaturan dan pengelolaan pupuk terutama pola KPO -KL yang mengedepankan penggunaan pupuk dan pestisida organik, sambil menambahkan “bumbu” pupuk dan pestisida  dengan kadar minimun, ternyata… mampu mengatasi penyakit yang sangat ditakuti petani tersebut.

1525373_1429161263991750_2052788484_n Ada perbedaan harga pada tanaman cabe mitra kami ini yaitu harganya  Rp.13.000/kg nya, kualitas buah yang baik sehingga cabenya menjadi rebutan para agen.  Pada saat ini, diSumatera Utara  sedang panen raya, harga rata rata cabe  sekitar Rp. 8000. saja.

1920459_1429129930661550_34034926_nTampak buah  cabe nya pun masih banyak. Komentar  petani lainnya dengan melihat hasil aplikasi KPO- KL pada tanaman mas Eko ini yaitu ,katanya ” tangan bertuah”…tangan nya cocok  untuk  bertanam  cabe…

1964849_1429129863994890_679088656_n(Selain buah aman dari Antraknose , pada saat  pengankutan dan penyimpanan  buah cabe walaupun disimpan dalam waktu  seminggu ternyata lebih  tahan dan tidak mudah  busuk.)

1970364_1429129740661569_1915148934_n(Ceritanya musim  yang lalu mas Eko ini… gagal,walaupun pada musim  yang lalu sudah menggunakan sistem organik juga,tetapi belummenggunakan pola KPO-KL…. Hal lain yang menjadikan kepuasan tersendiri yaitu hasil panennya  di jemput oleh  agen, sementara itu petani lain pada umumnya hasil panen cabenya  diantar  sendiri ke agen.)

Kualitas buah yang demikian, buah yang tidak busuk, buah yang mengkilat serta padat dan ,buahnya  panjang -panjan ,merupakan indikasi bahwa buah aman dari serangan hama dan penyakit .

1970469_1429129840661559_1100846558_nHarapannya,  hasil yang bisa dicapai  tidak terlalu muluk, yakni sekitar 2 ton an ….semoga tercapai… Informasi yang kami dapatkan rata-rata , di wilayah ini,hanya 3 ons  per batangnya.  Sedangkan masa petiknya biasanya, sudah habis sekitar  6 kali petik saja .  Sementara itu tanaman cabe  mas Eko,saat  ini sudah  mencapai sekitar  6 ons lebih…

Kami bersyukur, hasil yang diperoleh mitra muda kami di Asahan ini, yang dipandu oleh Pak Handry ,Cabang KPO – Medan, sudah ada beberapa petani  cabe lain yang ingin  belajar,metode yang dikembangkan oleh KPO – Cabang Medan ini.

Salah satu trik yang kami lakuan adalah dengan upaya menebalkan buah cabe  sambil menghindari pupuk kimia yang  tinggi .  Alhasil , buah cabe yang didapat ternyata selain  buah lolos dari penyakit antaknose, lalat buah ternyata buah juga meningkat secara kualitas.

Sukses petani asahan…Sukses Mas Eko,Pak Handry,semoga makin banyak yang ikut sukses !!!

 

4 Responses to PATEK/ANTRAKNOSE PADA CABAI dan PENGARUH TUMPANG SARI

  1. judis mengatakan:

    cabe saya pada tumbuh jamur.batang berubah jadi coklat.penyebab penyakit dan mengatasi bgm pak.
    Saya juga ingin tanam melon.,tp teman saya pernah tanam,kena penyakit jamur.daun kuning,buah kecil2 and gagal panen.
    Usul saya. coba kembang langit aplikasi budidaya melon pak.trimz

    • klinikta mengatakan:

      Untuk mengatasi penyakit jamur BATANG kami sarankan disemprot dengan POCAniL ditambah sedikit fungisida kimia( maksimal 1/2 dosis anjuran). Pernyakit pada melon hampir sama dengan yang menyerang semangka yaitu embun tepung atau embun bulu,hal ini sudah kami kemukakan. Aplikasi pada tanaman Melon,belum kami lakukan karena di wilayah kami komoditas ini tidak ada,tetapi kalau Pak Judis,ingin menerapkan tehnik budi daya pada tanaman melon ,kami persilahkan dan kami siap membantu memandunya. Trims

  2. agussalim mengatakan:

    Cabai di usia 7 bulan sudah pastilah terkena keriting daun. Mungkinkah tunas masih bisa berkembang?. Subhanallah,takjub dengan tanaman cabai diatas pak. Suatu hal yang jauh (tidak mungkin) saya dapati dari petani di daerah kami.

    • Klinik Pertanian Organik mengatakan:

      Ya pak, Agus, semoga kelak ditempat bapak, juga bisa menghasilkan tanaman dengan Figor demikian, kami siap membantu pak. salam KPO_KL

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


tujuh + 4 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

4 Responses to PATEK/ANTRAKNOSE PADA CABAI dan PENGARUH TUMPANG SARI

  1. judis mengatakan:

    cabe saya pada tumbuh jamur.batang berubah jadi coklat.penyebab penyakit dan mengatasi bgm pak.
    Saya juga ingin tanam melon.,tp teman saya pernah tanam,kena penyakit jamur.daun kuning,buah kecil2 and gagal panen.
    Usul saya. coba kembang langit aplikasi budidaya melon pak.trimz

    • klinikta mengatakan:

      Untuk mengatasi penyakit jamur BATANG kami sarankan disemprot dengan POCAniL ditambah sedikit fungisida kimia( maksimal 1/2 dosis anjuran). Pernyakit pada melon hampir sama dengan yang menyerang semangka yaitu embun tepung atau embun bulu,hal ini sudah kami kemukakan. Aplikasi pada tanaman Melon,belum kami lakukan karena di wilayah kami komoditas ini tidak ada,tetapi kalau Pak Judis,ingin menerapkan tehnik budi daya pada tanaman melon ,kami persilahkan dan kami siap membantu memandunya. Trims

  2. agussalim mengatakan:

    Cabai di usia 7 bulan sudah pastilah terkena keriting daun. Mungkinkah tunas masih bisa berkembang?. Subhanallah,takjub dengan tanaman cabai diatas pak. Suatu hal yang jauh (tidak mungkin) saya dapati dari petani di daerah kami.

    • Klinik Pertanian Organik mengatakan:

      Ya pak, Agus, semoga kelak ditempat bapak, juga bisa menghasilkan tanaman dengan Figor demikian, kami siap membantu pak. salam KPO_KL

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


+ 8 = sepuluh

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>