Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

KRESEK DAUN PADI (Aplikasi dari Banyuwangi,Jawa Timur)

Pada kesempatan ini kami tampilkan hasil aplikasi tehnik klinik tani organik pada tanaman padi.  Uji aplikasi di lakukan oleh mitra tani kami,sdr Wasono Sulistyawan (Bpk Sonny) di  Dusun Banyuputih,Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat,Kab. Banyuwangi, Jatim.  Gambar ini diambil pada tanggal 1 Pebruari 2012 (ada settingan, tanggal yang salah pada foto diatas). Usia tanaman 7 hari,penyemprotan pertama dilakukan dengan dosis 2.5 tutup( volume tutup, 12 cc) PROTEK-tan dan 2.5 tutup PESNATOR untuk tangki ukuran 15 liter air.

Padi diatas berumur 18 hst,pada saat usia 17 hari dilakukan penyemprotan kedua (masih ditambahkan sedikit dengan insektisida kimia).  Penanaman menggunakan sistem tanam JAJAR LEGOWO  4: 1.

(Belum dilakukan pemberian pupuk kandang  /pupuk organik, karena pada saat awal pengelohan tanah  , BIBIT PADI, sudah siap tanam)

Umur padi diatas berumur 27 hari, penyemprotan ketiga dilakukan pada saat usia tanaman 24 hst,dalam aplikasi penyemprotan dengan menggunakan PROTEK-tan, PESNATOR dan masih ditambahkan insektisida kimia dosis rendah.

Gambar tanaman diatas diambil pada saat padi berumur 34 hari, (penanaman dilakukan pada tanggal 25 Januari 2012)varietas padi yang digunakan adalah BONDOYUDO.

Umur padi diatas diambil pada saat usia 47 hari.  Pada saat usia tanaman 38 hari dilakukan penyemprotan ke 4,masih dengan komposisi yang sama.

Pengambilan gambar Tanaman ini diambil pada tanggal 22 Maret 2012 (usia padi 57 hari).  Warna daun hijau ke biru biruan.  Pada saat usia tanaman 47 hari di lakukan PENYEMPROTAN PROTEK-tan,PESNATOR, POCAniL dan ditambah PESTISIDA KIMIA dosis yang sangat rendah.   Warna daun yang hijau kebiru-biruan ini menunjukkan bahwa tanaman sehat.  Pada kondisi tanaman seperti ini pada umumnya lebih tahan dari serangan penyakit kresek/hawar daun.

Usia padi 74 hari.   Tanaman padi hasil aplikasi produk kembang langit,untuk mengatasi kresek daun padi.

Sebagai mana kita ketahui penyakit KRESEK / HAWAR DAUN BAKTERI  (HDB),disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae .  Penyebab penyakit menginfeksi tanaman padi pada bagian daun melalui  LUKA DAUN atau LUBANG ALAMI BERUPA STOMATA dan merusak KLOROFIL DAUN.  Hal tersebut menyebabkan menurunnya kemampuan tanaman untuk melakukan FOTOSINTESIS.

Ciri gejala HAWAR DAUN BAKTERI (HDB),kerusakan pada daun dimulai dari tepi daun  berwarna keabu-abuan dan lama lama daun menjadi kering.  Tampak diatas daun tanaman yang hijau biru dan menunjukkan kemampuan tanaman untuk berfotosintesis berlangsung secara optimal.  Bulir padi/gabah ,tidak terisi penuh atau bahkan hampa merupakan salah satu ciri  atau dampak serangan penyakit ini pada saat fase pembungaan.

Usia tanaman  85 hari,perbandingan terus dilakukan yang menggunakan tehnik kami ,kiri, dengan yeng menggunakan tehnik kimia murni,kanan. perbedaan usia hanya 1 hari saja ( masa tanam ,LEBIH AWAL , PADI dengan  SISTEM KIMIA).

(Tampak tanaman padi sebelah kanan,terkena serangan “KRESEK” yang cukup parah)

Pengambilan gambar di “zoom”kan,tampak  daun tanaman masih  hijau pembentukan/pengisian  bulir terus terjadi.

Sedangkan tanaman padi “tetangga” yang bervarietas sama,usia 86 hari,daunnya terkena penyakit kresek daun,tampak sudah menguning.

,Selanjutnya pengambilan gambar dilakukan pada saat usia padi 95 hari,pengisian bulir terus berlangsung…Karena  daun masih berwarna HIJAU,artinya proses pematangan /Fotosintesis masih berlangsung pula.

Bergeser ke arah sisi kanan lokasi,perbandingan terus di lakukan.  Hasilnya jauh berbeda…(Kiri,KLOROFIL DAUN PADI MASIH BANYAK,sedangkan tanaman padi sebelah kanan,sudah,hampir tidak nampak lagi Zat Hijau Daunnya)

Hasil panen sebelumnya yang hanya mencapai rata-rata 6.5 karung (karung ukuran besar, 108-110 kg) ( luasan kurang  dari 2000 meter persegi) saat ini hasilnya mencapai 8.5 karung ukuran besar. Ini pun belum dilakukan pengolahan tanah dengan sistem pertanian organik secara standar.  Pemberian pupuk kandang/pupuk organik pada saat awal tanam,belum dilakukan. Walaupun demikian hasil  ini sudah cukup berhasil karena di daerah ini sudah dua musim tanam serangan penyakit kresek daun sedang mewabah.  Bahkan informasi yang kami dapatkan ,hasil panen tetangganya dalam 6000 m,hanya mendapat 7 karung an. Perbedaan hasil yang sangat mencolok tentunya.

KALAU SUDAH BEGINI….

PERTANIAN ORGANIK MERUPAKAN SUATU KEHARUSAN BUKAN LAGI PILIHAN !!!

2 Responses to KRESEK DAUN PADI (Aplikasi dari Banyuwangi,Jawa Timur)

  1. Ahmad Romli mengatakan:

    gmana cara mengatasi daun kering tu ?

    • klinikta mengatakan:

      Keringnya seperti apa pak Ahmad? karena kering daun Bisa diakibatkan karena kekurangan air, bisa kelebihan pupuk , bisa pula akibat bercak daun.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


− dua = 7

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

2 Responses to KRESEK DAUN PADI (Aplikasi dari Banyuwangi,Jawa Timur)

  1. Ahmad Romli mengatakan:

    gmana cara mengatasi daun kering tu ?

    • klinikta mengatakan:

      Keringnya seperti apa pak Ahmad? karena kering daun Bisa diakibatkan karena kekurangan air, bisa kelebihan pupuk , bisa pula akibat bercak daun.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


dua + 7 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>