Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

BUDIDAYA CABE, TERNYATA SANGAT KOMPLEK

Memelihara komoditas cabe memang menggiurkan,apalagi  bila mendengar harga cabe sedang melambung tinggi,pasti membuat “ngiler” kalau sudah berhitung dengan keuntungan.  Namun kenyataannya dilapangan tidaklah semudah/sesimpel yang kita bayangkan,ternyata bercocok tanam cabe keriting/lombok,hama dan penyakitnya begitu kompleks.  Jadi kami sarankan untuk anda yang mempunyai modal dan ingin berinfestasi dibidang buah pedas ini,hendaknya sedikit banyak nya mempelajari seluk beluk perihal tehnik bercocok tanamnya dan mempelajari hama dan penyakit apa saja yang biasa menjadi faktor pembatas keberhasilan dalam berbudidaya tanaman ini.

Mahasiswa UNIVERSITAS PADJAJARAN,FAKULTAS PERTANIAN,PROGRAM STUDI AGRIBISNIS,angkatan 2008,Sdr. RILVANU LUQMAN sedang mencari data langsung ke lokasi kebun yang diantaranya aspek perbandingan antara pengelolaan budidaya tanaman  secara tehnik alami /organik dengan tehnik kimia .   Selama ini kami lebih sering menampilkan hasil -hasil dengan tehnik kami,nah…berikut ini kami tampilkan dari beberapa titik /lokasi yang menggunakan tehnik kimia…LOKASI DIBAWAH INI, DIAMBIL MASIH DIDAERAH LELES GARUT,KP. LEUWENG TIIS,MELENCING,LELES GARUT. Tehnik yang digunakan,hampir seluruhnya menggunakan CARA KIMIA (Foto 1 – Foto 11).

LOKASI 1.PARAH…

Penelitian Sdr . Rilvanu,langsung terjun kelapangan memantau kondisi pertanaman cabe.  Lokasi ini milik petani yang sudah berpengalaman,karena bukan satu dua kali menaman tanaman cabe.  Karena saking berpengalamannya,sehingga sulit untuk merubah kepada tehnik yang berbasis organik.

LOKASI 2.  RUSAK.

Terkadang apabila tanaman sudah terkena hama dan penyakit,pestisida yang digunakan dosisnya di tinggikan. Namun apa yang terjadi,ternyata “obat ” /pestisida saja tidak cukup dalam mengendalikan hama dan penyakitnya.  Kami sangat yakin,sebab berdasarkan pemantauan kami dilapangan,tanaman “RUSAK” seperti ini bukannya tidak di obati,bahkan sudah diberi obat berdasarkan rujukan dari “toko obat”,untuk keriting ini obatnya,untuk patek itu obatnya,namun yang terjadi dilapangan seperti yang anda lihat ini…

LOKASI 3. HANCUR.

Bukan berarti kami anti kimia hanya penggunaanya yang di pola dan kami menggunakannya tidak sebagai PUPUK DAN PESTISIDA UTAMA,kami menggunakannya  ALA KADARNYA.

LOKASI  4. AMBURADUL.

Merubah pola dari konsep pertanian kimia ke konsep PERTANIAN ORGANIK/ALAMI,memang tidak mudah,hal ini disebabkan ada nya anggapan bahwa dengan tehnik KIMIA adalah sudah segalanya,bahkan ada anggapan PESTISIDA YANG BERHARGA MAHAL,SUDAH PASTI AMPUHNYA…Ini tidak bisa dipungkiri, ini adalah realita pada masyarakat tani kita pada umumnya…

LOKASI 5. ???

Kami tidak sedang mengada-ada,kalau anda saat-saat ini datang ke Garut,Leles, lebih dari 90 % tanaman,kondisinya seperti ini (gambar -gambar diambil 3 April 2012). Tanaman di atas,tampaknya hijau tapi buahnya jarang-jarang…

LOKASI 6. SAMA SAJA RUSAKNYA.

Kekomplekan perihal budidaya,disebabkan diantaranya adalah, Faktor PESTISIDA ternyata tidak cukup ampuh apabila faktor MAKANAN/PUPUK tidak diatur…Bahkan pengertian memberi pupuk banyak,hasilnya pun pasti banyak…ternyata tidak sepenuhnya tepat.  Dalam beberapa kasus kerusakan justru kerena kelebihan pupuk…baik Pupuk Kimia ataupun Pupuk Kandang,terutama pupuk kandang yang belum Matang.

LOKASI 7.  BERANTAKAN.

Pengaturan penggunaan PESTISIDA pun,perlu diperhatikan,sebab ada Pestisida yang cocok di musim hujan tetapi ternyata tidak cocok di musim kemarau,demikian pula pada tehnik pemupukan,adakalanya kita memberikan pupuk  agak banyak,dan sewaktu-waktu harus kita hentikan pada saat ada serangan hama dan penyakit tertentu…(bisa dilihat dibagian lain Web kami).

LOKASI 8. HABIS HABISIN MODAL SAJA.

Tanaman ini adalah milik,seorang petani binaan dari suatu Formulator kimia besar…,kalau sudah begini sungguh sangat memprihatinkan teman,entah apalagi yang harus dijual untuk musim tanam berikutnya…Sementara untuk musim ini saja,tunggakan PUPUK DAN PESTISIDA KIMIA PADA TENGKULAK MAU TIDAK MAU HARUS DIBAYAR…

LOKASI 8.B. LOKASI TERLALU MENGANDALKAN KIMIA

Adanya sistem kerjasama antara petani dan TENGKULAK/ISTILAH DIDAERAH KAMI ” BANDAR” (yang didanai/ diberi pinjaman berupa produk oleh suatu PERUSAHAAN KIMIA) yang dibayar  pada saat panen (YAR NEN- BAYAR PANEN),juga menjadi salah satu kendala,untuk MENGUBAH SISTEM PERTANIAN BERBASIS KIMIA KE TEHNIK PERTANIAN BERBASIS ORGANIK.  Petani yang nota bene,kekurangan modal,menjadi tidak BERDAYA dan tidak ada pilihan untuk dalam menentukan tehnik dalam berbudidayanya,sehingga  penggunaan PUPUK DAN PESTISIDANYA,adalah  hanya yang disediakan oleh BANDAR TERSEBUT dan  akhirnya HASIL PERTANIANNYA,seperti yang kami tampilkan pada gambar-gambar ini.

LOKASI 9.  ‘KECELAKAAN’

Kami menyebutnya berbudidaya tanaman cabe ini kompleks karena dalam tehnik pemupukannya ternyata erat dampaknya  dengan faktor ketahanan tanaman atau serangan hama dan penyakitnya,jadi tidak bisa dipisahkan satu sama lain.  Selama ini mungkin kita berfikir bahwa pemberian pupuk hanya sekedar untuk mendorong pertumbuhan tanpa memikirkan dampaknya terhadap kesehatan tanaman.  Oleh karena itulah kami menjembatani berdasarkan hasil-hasil riset kami dilapangan untuk kami ‘TRANSFERKAN” hasil-hasil aplikasi kami, kepada  petani-petani dimanapun berada.

LOKASI 10. MENGHAWATIRKAN

Cara pengendalian hama dan penyakit pun ternyata tidak bisa diambil sampel per kasus/atau pertanaman saja,tetapi perlu pemantauan per luasan secara keseluruhan ,hama atau penyakit apa yang paling DOMINAN,yang sedang menyerang pertanaman cabe tersebut.  Mungkin anda akan berfikir,pernyataan ini agak sedikit “njilemet”, ya… memang…agak rumit,karena memang tehnik ini hasil observasi kami sendiri,berdasarkan  pengalaman team R & D kami dilapangan.  Seperti halnya dalam pengobatan suatu penyakit pada MANUSIA, pemberian obat tertentu bila kurang pas, justru bisa menimbulkan suatu penyakit baru /penyakit lainnya.

LOKASI 11. KASIHAN BARU 3 KALI PETIK SUDAH DITINGGALKAN PEMILIKNYA…(Gambar diambil 4 April 2012)

Perlu semacam GENERAL CHECK UP,sebelum menentukan diagnosa suatu penyakit. Oleh karena itu dalam setiap memberikan REKOMENDASI  pada suatu serangan hama dan penyakit,kami  KLINIK TANI ORGANIK,selalu meminta gambar TANAMAN SECARA KESELURUHAN dalam area pertanaman tersebut,selain tentunya per titik tanaman yang terserang tersebut. Hal ini kami perlukan untuk mengetahui kondisi tanaman dalam areal tersebut secara keseluruhan,jadi jangan sampai hamanya hanya  ada satu dua ekor saja , lantas kita atasi dengan BOM, tetapi mungkin cukup hanya dengan ‘SENAPAN ‘ saja.  Pola ini lah yang kami kembangkan saat ini. Hasilnya seperti dibawah ini.

Tanaman dibawah ini,merupakan tanaman hasil aplikasi kami yang kami pantau hingga saat ini,usia 4 bulan,sudah petik 7 kali…

Pengambilan Gambar 5 April 2012.  Silahkan anda bandingkan…Warna daun,lebatnya buah,dan tinggi tanaman… dengan gambar-gambar yang kami tampilkan diawal…

Buah bagian atas pun tetap lebat…

6 Responses to BUDIDAYA CABE, TERNYATA SANGAT KOMPLEK

  1. nugraha suryawijaya mengatakan:

    assalamualaikum. terimakasih atas penyajian informasi yang sangat penting bagi saya khususnya…. saya telah membeli beberapa produk kembang langit, namun belum saya terapkan dan akan saya terapkan di kebun saya… namun alangkah bahagianya saya apabila ada perwakilan dari kembang langit yang sudi meluangkan waktunya mampir ke kebun saya, karna kebetulan saya pun sedang membudidayakan tanaman curly chili…. hatur nuhun,,,,

    • klinikta mengatakan:

      Kami mohon dikirimi gambar pak,agar bisa membantu menganalisa kondisi tanamannya,sebab tidak ada yang tetap dalam dosis dan jenis pupuk yang kami biasa aplikasikan hal ini sangat situasional.ok pak,semoga sukses

  2. Grobogan Purwodadi mengatakan:

    السلام عليكم…
    Saya orang desa (wong ndeso) dari Grobogan purwodadi_ , Masih awam dan membutuhkan bimbingan Pencerahan nya……
    Matur suwun sangett…..

  3. kormen mengatakan:

    sip buanget pak.matur nuhun info2nya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


2 + = enam

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

6 Responses to BUDIDAYA CABE, TERNYATA SANGAT KOMPLEK

  1. nugraha suryawijaya mengatakan:

    assalamualaikum. terimakasih atas penyajian informasi yang sangat penting bagi saya khususnya…. saya telah membeli beberapa produk kembang langit, namun belum saya terapkan dan akan saya terapkan di kebun saya… namun alangkah bahagianya saya apabila ada perwakilan dari kembang langit yang sudi meluangkan waktunya mampir ke kebun saya, karna kebetulan saya pun sedang membudidayakan tanaman curly chili…. hatur nuhun,,,,

    • klinikta mengatakan:

      Kami mohon dikirimi gambar pak,agar bisa membantu menganalisa kondisi tanamannya,sebab tidak ada yang tetap dalam dosis dan jenis pupuk yang kami biasa aplikasikan hal ini sangat situasional.ok pak,semoga sukses

  2. Grobogan Purwodadi mengatakan:

    السلام عليكم…
    Saya orang desa (wong ndeso) dari Grobogan purwodadi_ , Masih awam dan membutuhkan bimbingan Pencerahan nya……
    Matur suwun sangett…..

  3. kormen mengatakan:

    sip buanget pak.matur nuhun info2nya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


satu × = 1

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>