Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

MENGATASI LALAT BUAH,KERITING DAUN, ULAT DAN VIRUS KUNING

Petani cabe kita,umumnya sangat kesulitan dalam hal mengatasi serangan dari serangga hama lalat buah ini,bagaimana tidak, gejala dan kerusakan buah,justru tampak pada saat,buah menjelang matang/merah.

Lalat buah (Bactrocera spp) merupakan serangga  hama, yang meletakkan telurnya ke dalam buah cabe dan melengkapi siklus  hidupnya,didalam buah cabe tersebut. Telur hama lalat buah berkembang  didalam buah,menjadi larva instar-satu, instar  dua, dan larva instrar tiga , kemudian larva instar tiga akhirnya   loncat keluar dari buah  dan kemudian membentuk pupa di dalam tanah. Selain sebagai media untuk perkembangan dan pertumbuhan larva lalat buah, buah juga sebagai sumber makanan lalat buah dewasa.  Ketersediaan makanan berupa buah sepanjang waktu memberi peluang bagi lalat buah untuk tetap hidup dan bertahan di habitat tersebut.

Tanaman cabe diatas ini,sudah terkena serangan hama lalat buah,dan juga tampak daunnya terkena keriting daun.  Daun terlihat sangat jarang dan agak kerdil.  Aplikasi produk PROTEK-tan  dan PESNATOR  baru dilakukan dua kali dalam bentuk semprotan

Uji aplikasi dilakukan oleh,petani binaan kami,sdr Dodi ,seorang Mahasiswa semester 6,di Fakultas Pertanian,jurusan AGROTEK, Universitas Garut.  Sdr dodi ini,termasuk pemula juga dalam berpraktek langsung dilapangan.

Untuk mengatasi Hama lalat buah kami menyarankan, peletakan PETROGENOL/METYL EUGANOL,disimpan diluar areal pertanaman cabe.  Dalam hal ini,pemasangan disimpan disebelah tanaman cabe ,pada tanaman mentimun.  Ternyata yang terperangkap dalam petrogenol yang disimpan dalam botol aqua banyak juga.  Sedangkan yang menyerang tanaman cabe,populasi lalat buah berkurang.  Dalam hal ini saja,kami sudah keluar dari teori baku yang dipelajari dibangku kuliahan,kami mencoba untuk berinovasi dan mencoba untuk keluar dari teori teori yang “KAKU”. Dalam hal menanggulangi lalat buah ini asumsi kami adalah,menganoligikakan dengan manusia atau hewan.  Terkadang bahkan bisa dikatakan kecenderungannya mahluk hidup tersebut akan lebih memilih lawan jenisnya yang cantik dan rela untuk berkorban menahan walau agak lapar-lapar dikit,demi untuk mendapatkan “pujaan hatinya”,bahkan ada istilah Gunung kudaki laut kuseberangi.  Kami beberapa kali membuktikannya,dan ini bukan sedang berteori… bung !!! Coba kita bayangkan Lalat buah ini rela mati terperangkap untuk mendatangi walau sekedar “aroma lawan jenisnya”,walau dilokasi tersebut,mentimun bukanlah jenis makanannya.

Tanaman cabe ini dalam proses pemulihan,setelah dua kali aplikasi,kami berharap kondisi ini kelak terjadi perubahan yang signifikan setelah dilakukan aplikasi produk kembang langit berikutnya.

Memang dalam mengendalikan suatu serangan hama dan penyakit tidak bisa terpisah antar satu dengan yang lainnya, tetapi harus merupakan “paket” pengendalian.  Seperti halnya,seorang pasien di Rumah  sakit yang modern,biasanya dokter yang menangani pasien tersebut terdiri dari beberapa dokter spesialis.

Tampak tanaman ,terserang Lalat Buah dan keriting daun.  Pengendalian yang kami lakukan adalah dengan penyemprotan PESNATOR.  Ada langkah saran yang kami anjurkan adalah,penyemprotan harus dilakukan secara teliti, diupayakan agar buah betul-betul terselimuti oleh  larutan PESNATOR tersebut, sebab daya kerjanya seperti AUTAN anti nyamuk,  apabila ada yang tidak teroles maka nyamuk akan menggigit bagian tubuh tersebut. Selain itu kami juga menyarankan , orang/pekerja yang anda beri tugas penyemprotan,betul-betul orang yang bisa anda percaya betul,agar aplikasi bisa meratan , dan tidak serampangan .

Demikian juga untuk mengendalikan hama ulat,kami lakukan  dengan penyemprotan PESNATOR.  Tampak ulat hanya jalan-jalan diatas permukaan daun,dengan kondisi  lemas “menahan lapar”.

Bahkan yang ini,ulatnya jalan-jalan nya pada ajir bambu penyanggah tanaman,mungkin ulat ini,sudah tidak betah dalam tanaman cabe tersebut.  Bagi anda pengguna produk-produk kami,jangan merasa heran apabila dalam area tanaman masih tampak ada ulat,kerena memang cara kerja dari PESNATOR, MEMANG BUKAN MEMATIKAN HAMA TERSEBUT,TETAPI MEMBUATNYA TIDAK SUKA/TIDAK MAU MAKAN

Tanaman ini,masih dalam lokasi yang sama, juga ada yang terkena virus kuning,kami belum melakukan aplikasi secara dikocorkan,baru dari atas saja aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR.  Kami berharap setelah aplikasi lewat tanah,tanaman yang sedang terserang virus ini,dapat segera sehat kembali.

PERTANIAN ORGANIK SUATU KEHARUSAN,BUKAN PILIHAN !!!

11 Responses to MENGATASI LALAT BUAH,KERITING DAUN, ULAT DAN VIRUS KUNING

  1. eko maryanto Abil says:

    thx info-info organiknya,semoga mejadi solusimasa kini

  2. Artikel yg sangat berguna sob, sangat tepat untuk dijadikan rujukan:)

  3. klinikta says:

    terima kasih…

  4. klinikta says:

    Ok thank you ,too

  5. klinikta says:

    ok thank you.

  6. dwi pati says:

    ass. Pak Rusli dan Pak Jauhar. Teriring salam, semoga Bapak-Bapak senantiasa mendapat kesehatan dan keberkahan.
    Terkait dengan tanaman cabe sy. Usia skrg 58 HST. Total tanaman 6 ribu pohon. Sampai saat ini jumlah buah yang rontok karena : busuk/ulat/patek sebanyak 200 buah saja.
    Aplikasi cor sesuai yang Bapak sarankan: pupuk peraman, protektan, CAS dan NPK. Semprotnya pakai protektan, pesnator, sedikit pupuk kimia. Kayaknya yg rontok makin berkurang. Kebetulan saat ini sdh 4 hari tdk ada hujan. Hanya sy masih perlu waspada, jikalau masih ada hujan nantinya.
    Rencana di tepi lahan akan sy pasangi perangkap lalat buah. Mohon saran/motivasi, perlu sy cor dan semprot dg apa dan dosis brp ?? Mksh atas segala kebaikan Bapak. O iya, terima kasih juga kepada Bapak Imam Kebumen, mitra tani ‘senior’ Kembang Langit yg berkenan dan sabar membimbing sy. Wass.

    • klinikta says:

      Waalaikum salam pak, terimakasih doanya semoga bapak juga demikian. amin.
      Kita upayakan terus ditekan ,ukuran umur tanaman 58 hari kerontokan demikian,masih cukup tinggi pak. Komposisi Protektan-peraman dan CAS perlu disetting ulang,agar kerontokan makin menurun. Hujan merupakan berkah dan rahmat,pak. Justru dengan musim hujan seperti saat ini,harga sayuran bagus,tinggal kita nya saja ‘bisa-bisa’ mengatur pola makan,sehingga walaupun musim hujan ,tanaman tetap fit.
      Perangkap kalaupun mau dipasang ,bisa dipasang minimal sekitar 10 meteran diluar lokasi.
      Perihal saran, kami dikirimi gambarnya pak,sehinggga “analisanya” bisa lebih tepat berdasarkan cara KTO. kami tunggu .Kami siap membantu. Untuk Mas Imam kebumen,semoga Ilmunya bermanfaat, kita sebar manfaat Mas.

      Wassalam semoga berhasil pak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ 1 = tiga

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

11 Responses to MENGATASI LALAT BUAH,KERITING DAUN, ULAT DAN VIRUS KUNING

  1. eko maryanto Abil says:

    thx info-info organiknya,semoga mejadi solusimasa kini

  2. Artikel yg sangat berguna sob, sangat tepat untuk dijadikan rujukan:)

  3. klinikta says:

    terima kasih…

  4. klinikta says:

    Ok thank you ,too

  5. klinikta says:

    ok thank you.

  6. dwi pati says:

    ass. Pak Rusli dan Pak Jauhar. Teriring salam, semoga Bapak-Bapak senantiasa mendapat kesehatan dan keberkahan.
    Terkait dengan tanaman cabe sy. Usia skrg 58 HST. Total tanaman 6 ribu pohon. Sampai saat ini jumlah buah yang rontok karena : busuk/ulat/patek sebanyak 200 buah saja.
    Aplikasi cor sesuai yang Bapak sarankan: pupuk peraman, protektan, CAS dan NPK. Semprotnya pakai protektan, pesnator, sedikit pupuk kimia. Kayaknya yg rontok makin berkurang. Kebetulan saat ini sdh 4 hari tdk ada hujan. Hanya sy masih perlu waspada, jikalau masih ada hujan nantinya.
    Rencana di tepi lahan akan sy pasangi perangkap lalat buah. Mohon saran/motivasi, perlu sy cor dan semprot dg apa dan dosis brp ?? Mksh atas segala kebaikan Bapak. O iya, terima kasih juga kepada Bapak Imam Kebumen, mitra tani ‘senior’ Kembang Langit yg berkenan dan sabar membimbing sy. Wass.

    • klinikta says:

      Waalaikum salam pak, terimakasih doanya semoga bapak juga demikian. amin.
      Kita upayakan terus ditekan ,ukuran umur tanaman 58 hari kerontokan demikian,masih cukup tinggi pak. Komposisi Protektan-peraman dan CAS perlu disetting ulang,agar kerontokan makin menurun. Hujan merupakan berkah dan rahmat,pak. Justru dengan musim hujan seperti saat ini,harga sayuran bagus,tinggal kita nya saja ‘bisa-bisa’ mengatur pola makan,sehingga walaupun musim hujan ,tanaman tetap fit.
      Perangkap kalaupun mau dipasang ,bisa dipasang minimal sekitar 10 meteran diluar lokasi.
      Perihal saran, kami dikirimi gambarnya pak,sehinggga “analisanya” bisa lebih tepat berdasarkan cara KTO. kami tunggu .Kami siap membantu. Untuk Mas Imam kebumen,semoga Ilmunya bermanfaat, kita sebar manfaat Mas.

      Wassalam semoga berhasil pak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


6 − satu =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>