Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

MENGATASI KERDIL,VIRUS KUNING DAN KERITING PADA TANAMAN CABE

Penyakit virus kuning,kerdil dan keriting daun,merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh petani cabe,pada saat ini. Karena apabila sudah menyerang,tingkat serangganya bisa membuat tanaman,tunas-tunasnya tidak berkembang sama sekali. Pertumbuhan tanaman menjadi kerdil  dan keriting.

Pada uji aplikasi pada saat ini,kami melanjutkan,pengamatan bulan yang lalu ( artinya tanaman masih tetap menggunakan tanaman yang dipantau  pada bulan lalu)

Tanaman Ini  tampak tumbuh subur setelah aplikasi PROTEK-tan,PESNATOR,dari atas dan dari bawah, lewat coran.

Ada satu hal yang sangat penting dalam mengatasi virus kuning,kerdil dan keriting daun,apalagi pada saat musim hujan seperti saat ini,yaitu  jangan memberikan pupuk kimia NITROGEN yang terlalu banyak.  Memang pupuk Nitrogen, diperlukan untuk pertumbuhan agar cepat besar, tetapi disisi yang lain,pemberian yang  berlebihan  bisa menyebabkan tanaman menjadi lemah.

Selain itu,pemberian NITROGEN juga menyebabkan tanaman seperti diberi AIR ES.Rasa pupuk NITROGEN,dingin seperti air ES. Akibatnya tanaman menjadi “kedinginan”.  Rasa yang dingin demikian,bisa berpotensi menyebabkan tanaman menjadi lemah dan mudah terkena virus.  Seperti kita ketahui,virus akan mudah terkena pada kondisi dingin.  Sebagai contoh,virus influensa semakin berkembang pada situasi dingin seperti pemberian air ES. Bisa kita lihat pada gambar diatas,kami menanam pada lokasi yang  tidak dilakukan pembongkaran tanah/tidak olah tanah kembali.  Hal ini terlihat dari berlumutnya bedengan.

Tinggi tanaman,sudah hampir mencapai tinggi orang dewasa,pertumbuhan yang subur. Daun tebal,kebiru-biruan,tetapi lentur. (ciri tanaman yang sehat),sedangkan apabila terlelu banyak NITROGEN,biasanya daun tanaman rapuh dan mudah terkena keriting daun.

Sekarang kita perhatikan kembali perbandingan antara tehnik kami dengan tanaman sebelah,yang menggunakan tehnik kimia secara murni.  Tampak tanaman sebelah/tetangga, dibawah pohon terlihat kerdil.  Tentunya ini adalah salah satu akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan.  Petani mungkin beranggapan bahwa pemberian pupuk kimia NITROGEN yang banyak menyebabkan,tanaman jadi cepat besar dan cepat berbuah,tetapi ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar.

Kita pantau lagi kondisi tanaman yang menggunakan tehnik kami yang menggunakan PROTEK-tan,PESNATOR yang disemprotkan dengan takaran 4 tutp PROTEK-tan dan 2 tutup PESNATOR. Selain itu kami melakukan pengecoran dengan PROTEK-tan dan PUPUK CAS.

Terlihat tanaman samping aplikasi/tehnik kimia,terlihat kerdil dan keriting.  Jadi jelas saran kami pemberian pupuk dan pestisida organik,ternyata hasilnya tidak mengecewakan.

Maaf dalam hal ini,kami tidak menjelaskan secara rinci dosis dan interval penyemprotan dan pemupukan ,karena hal ini akan sangat berbeda antara satu tanaman dengan tanaman lainnya,sangat dipengaruhi oleh iklim setempat,penyakit/hama lain yang menyertai,usia tanaman dan pupuk yang sudah diberikan dll. Jadi maksud kami saran aplikasi tidak bisa disamaratakan untuk setiap kasus tanaman.

Jadi,ada satu kesimpulan yang dapat kami berikan adalah untuk menghindari tanaman terkena Virus,keriting dan Kerdil adalah,jangan terlalu banyak memberikan pupuk NITROGEN,karena dapat mengakibatkan daun menjadi tipis dan rapuh,seperti diberi air ES,yang menyebabkan tanaman  ,kedinginan sehingga mudah terkena VIRUS KUNING/GEMINI. Sedangkan gejala dari tanaman yang terkena virus salah satunya adalah tanaman menjadi kerdil. Dan sebagai solusi antara lain adalah,tanaman diberikan pupuk dan pestisida organik,PROTEK-tan dan PESNATOR.


3 Responses to MENGATASI KERDIL,VIRUS KUNING DAN KERITING PADA TANAMAN CABE

  1. klinikta mengatakan:

    ok thank

  2. akhmad faiq mengatakan:

    maaf untuk takarannya PROTEK-tan,PESNATOR yang disemprotkan dengan takaran 4 tutp PROTEK-tan dan 2 tutup PESNATOr, untuk berapa liter? Selain itu kami melakukan pengecoran dengan PROTEK-tan dan PUPUK CAS berapa takarannya?
    maaf sya pemula di pertanian

    salam sukses KPO

    • klinikpertanian mengatakan:

      untuk air 17 liter. sedangkan pengecoran protektan 5-10 tutup, CAS 1 gelas untuk 120-200 liter air. Demikian mas Faiq

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


sembilan × = 45

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

3 Responses to MENGATASI KERDIL,VIRUS KUNING DAN KERITING PADA TANAMAN CABE

  1. klinikta mengatakan:

    ok thank

  2. akhmad faiq mengatakan:

    maaf untuk takarannya PROTEK-tan,PESNATOR yang disemprotkan dengan takaran 4 tutp PROTEK-tan dan 2 tutup PESNATOr, untuk berapa liter? Selain itu kami melakukan pengecoran dengan PROTEK-tan dan PUPUK CAS berapa takarannya?
    maaf sya pemula di pertanian

    salam sukses KPO

    • klinikpertanian mengatakan:

      untuk air 17 liter. sedangkan pengecoran protektan 5-10 tutup, CAS 1 gelas untuk 120-200 liter air. Demikian mas Faiq

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


sembilan − 1 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>