Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

KERITING DAUN CABE (HAMA TRIPS) PADA CABE ,TEHNIK ALAMI versus KIMIA MURNI

Tehnik yang kami kembangkan ini memang terbilang baru,perlu upaya yang BERKESINAMBUNGAN untuk
memperkenalkan/mensosialisasikan tehnik ini kepada petani.
Pada umumnya petani sudah terbuai dengan tehnik kimia yang telah digunakan sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu,

SUDAH TERLALU “MENDARAH DAGING”.
A.1.Tapi kami tidak berkecil hati,bahkan sangat optimis suatu waktu,petani kita akan menyadari
ada yang salah dalam konsep/ pola pertanian kita terapkan selama ini.
A.2. Bisa anda,perhatikan lokasi tidak berpindah,dalam waktu 10 hari ,perkembangannya sedemikian pesat.
A.3. Daun mulai melebar,dan terhindar dari keriting daun…Tehnik yang kami digunakan adalah tehnik  berbasis,ALAMI.
B.1.Dari posisi yang lain,Bisa diperhatikan pertumbuhan awal tanaman…(Gambar diambil tgl 10 Agustus 2011)
Konsep pertanian yang umum sekarang ini adalah…menggunakan Insektisida kimia,yang cara kerjanya
MEMATIKAN HAMA…., padahal menurut konsep kami,KENAPA  HAMA HARUS DIMATIKAN kalau BISA DENGAN SEKEDAR DITOLAK?
B.2.Kita perhatikan lagi,pada tanggal 20 Agustus 2011,perkembangannya dalam 10 hari (B.1)
Dengan sistem tehnik kimia ini ternyata berdampak NEGATIF, yaitu HAMA MENJADI RESISTEN…
B.3.Sedangkan dengan tehnik kami,hama tidak dimatikan,tetapi hanya dibuat “TIDAK MAU”…mendekat,apalagi makan,
Sederhana kan? dan yang terpenting…Tidak akan ada efek RESISTENSI/KEKEBALAN pada hama itu sendiri.
B.4.Pengambilan gambar diatas ini,pada saat terik…,namun bisa anda lihat …hasilnya
Tidak nampak ada gejala keriting daun…

B.5.Kita lihat tanaman dari dekat…,cukup menggunakan PROTEK-tan saja,untuk mengatasi KERITING daun pada tanaman cabe ini.

C.1. Buah lebat…,dan untuk mengatasi LALAT BUAH,kami gunakan PESNATOR

Gambar -gambar dibawah ini(D.1 s.d D.5.) adalah hasil aplikasi dari salah satu perusahaan PESTISIDA ASING yang terbesar di Indonesia
yang sedang melakukan DEMOPLOT,disuatu wilayah yang tempat nya kami rahasiakan (Sebagai bentuk ETIKA SEMATA)

D.1.Lolasi percontohan ini memang di disain untuk acara TEMU TANI,untuk di ekspos ke para petani

D.2.Pada percontohan demplot ini,produk yang digunakan ada 8 macam insektisida dan 5 macam fungisida
Kami tidak ada kewenangan menilai dan mengomentari,kami persilahkan anda yang menilainya

D.3.Pada PAPAN DEMPLOT ini tertera Varietas Cabe,dan jenis-jenis PESTISIDA YANG DIGUNAKAN (PRODUK yang digunakan , hanya dari SATU PERUSAHAAN ASING )

D.4.Apabila ada 13 pestisida yang digunakan,tinggal berhitung berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh petani?

D.5.Hanya ada pertanyaan lain yang menganjal,APAKAH HAMA SUDAH KEBAL ?


MASIH DALAM SUASANA AGUSTUSAN,APAKAH KITA MAU TERUS TERJAJAH OLEH BANGSA ASING?

21 Responses to KERITING DAUN CABE (HAMA TRIPS) PADA CABE ,TEHNIK ALAMI versus KIMIA MURNI

  1. agung mengatakan:

    pak tolong dibahas untuk pengobatan tanaman cabe yg telah terkena penyakit antraknosa secara alami ala kembanglangit. syukur kalau ada potonya biar tambah meyakinkan. terima kasih atas perhatian

    • klinikta mengatakan:

      Foto-foto sudah sering kami tampilkan,memang buah yang sudah terserang tidak bisa sembuh lagi,hanya kita antisipasi buah-buah yang belum terkena antraknose. Sebagai parameter dari hasil uji coba kami adalah panjangnya usia cabe yang kami kelola,ini menunjukkan bahwa patek dapat diatasi,sebab logikanya apabila buah masih terus saja mengalami serangan patek walaupun sudah diobati,akhirnya..pemeliharaan tidak dilanjutkan, dan pada umumnya apabila sudah terserang patek,maka penyakit lain juga muncul seperti meningkatnya jumlah tanaman yang layu. Ok Pak Agung

  2. ahmad mengatakan:

    bapak.yg ter hormat,saya ingin menayakan tentang penyakit cabe,yg terserang pda cabe km,yaitu pentakit nya,keriting kuning,daun nya.jd di sisni ingin menanyakan apa yg cocok ,obat tuk pembasmi nya.

    • klinikta mengatakan:

      Salam hangat kembali pak Ahmad,penyakit keriting kuning,analisa sementara kami ,karena tidak melihat gambarnya,kemungkinan besar keritingnya adalah akibat serangngan hama trips tungau atau kutu kebul sedangkan kuningnya adalah akibat infeksi dari virus kuning /gemini. Adapun tehnik yang biasa kami lakukan adalah dengan melakukan penyemprotan PROTEKTAN DAN PESNATOR DARI atas dan pengecoran PROTEKTAN DAN PUPUK CAS dari bawah.Untuk lebih jelasnya ,bisa kontak kami di 081222932134,dengan Ir. Jauhar

  3. supriyanto mengatakan:

    salam merdeka buat bapak…dan kawan petani semua
    bapak yang terhormat…
    saya sangat setuju dengan bapak kaitan kita harus bebas dari jajahan produk-produk asing, namun alangkah lebih baik kita juga tidak menyengsarakan kawan-kawan petani kita dengan membeli produk yang dalam negri yang kemudian hasilnya hanya bermanfaat untuk segelintir kalangan produsen obat-obatan saja.
    kalau boleh di share kan juga kalau ada pengalaman mengatasi sekian banyak hama yang ada dengan tanaman obat2an dilingkungan sendiri. sehingga petani kita memang benar-benar merdeka dan mandiri
    kita share juga bagaimana peracikan bahan bahan yang ada sampai para konco tani ini bisa secara mandiri dan kita semua benar-benar merdeka di negara sendiri.
    terimakasih dan maaf sebelumnya.
    salam bertani…..

    • klinikta mengatakan:

      Salam Merdeka pak Supri !!!
      Merdeka,artinya bukan juga harus membeberkan semua ISI DAPUR , sebenarnya sudah banyak metode untuk meracik pestisida organik,hanya yang membedakan tehnologi yang kami riset selama lebih dari 10 tahun ini adalah,dalam Proses penyimpanannya agar fungsi pestisidanya “tidak BASI” . Tehnologi berupa konsultasi yang kami berikan secara “Gratis” pun,merupakan sumbangsih kami untuk KEMERDEKAAN PETANI.

      MERDEKA!!!

  4. pidin mengatakan:

    saya punya lahan sedikit mencoba menanam cabe rawit di polybag sekitar 300 pohon tapi ada sebagaian tersesang kriting daun apa bisa diobat dengan protektan kalau mau pesan saya harus kemana di Daerah Kab Sukabumi tanaman saya ingin seperti tampak dalam gambar mohon dijawab alamat saya Kp. Subang RT.02 RW.22 Desa/Kec. Sukaraja Kab. Sukabumi Terima Kasih

    • klinikta mengatakan:

      Ya pak Pidin,untuk pemesanan bisa langsung ke Kantor kami,bisa menghubungi, Bp. Rusli Gunawan di 081323218330. Di Sukaraja Sukabumi,kami punya pula percontohan pak, bisa dilihat diweb kami pada tulisan terbaru,bulan Oktober ini.

  5. pidin mengatakan:

    cara mengkritiknya

  6. pidin mengatakan:

    cara mengkritik

  7. fajar mengatakan:

    apa resiko apabila tanaman cabe tidak dilakukan perempealan tunas ? bagaimana jikakita sisakan 1 atau dua tunas

    • klinikta mengatakan:

      Perempelan tunas bisa dilakukan,karena memang ada plus minusnya, apabila tidak dirempel dan “suplay makanan/pupuk” kurang, tanaman juga kurang buahnya. Saran kami, untuk perempelan Bisa disisakan 1-2 batang samping/lateral, pak Fajar.

  8. endin mengatakan:

    bagaimana kalau tanaman yg sudah terlajur kena serangan trips dan pucuk, daun sudah kriting apa masih bisa ditanggulangi dgn PROTEK-tan???
    Trimakasih
    sallam

    • Klinik Pertanian Organik mengatakan:

      Biasanya patokan kami adalah masih adanya tunas-tunas muda yang berwarna hijau “bening” , bisanya kalau masih ada tanda tersebut, tanaman masih prospek pak Endin. Silahkan kalau mau diperiksa tanamannya ke klinik kami, kirimkan gambar tanamannya lebih banyak lebih baik dari berbagai sudut, juga disertakan data aplikasi yang seblumnya dilakukan.

  9. asep mengatakan:

    pak lihat dipostingnya klinik pertanian organik kayanya masih melibatkan pestisida kimia,,yang saya tanyakan pestisida kimia apa yang menurut KPO-KL dianggap ampuh,,

    • Klinik Pertanian Organik mengatakan:

      ya memamng konsep KPO dalam hal ini adalah pertanian berbasis organik, artinya basis nya organik dengan masih mentolerir penggunaan pestisida dan pupuk kimia, beberapa bahan aktif yang biasa kami gunakan antara lain, menkozeb, klorotalonil, simoksanil, profonofos, imadakloprid, dan abamektin, demikian pak Asep.

      • asep mengatakan:

        untuk penggunaan fungisida yang dicampur dengan organik,,,seperti tanaman tomat saya yang baru saya tanam,,bagaimana cara nya supaya tomatnya mulus sampe panen nanti,,mulai dri pengecoran sampe penyemprotan

        • Klinik Pertanian Organik mengatakan:

          Metode KPO yang diibaratkan seperti mengendarai sebuah kendaraan, agak apabila diuraikan nanti pada saat menanjka di Gas dan pada saat menurun di rem, jadi dalam hal ini biasanya kita berikan perlakuan berdasarkan kondisi tanamannya pada saat tertentu jadi perlu mengamati keadaan tanamannya. Hal ini mungkin yang membedakan pola KPO dengan pola konvnsional yang pemberian makan dan pupuknya sudah di set sejak awal. Bisa dimasukan saja gambar tanamannya ke email kami pak di kembanglangit01@yahoo.co.id, kami persilahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


empat × = 24

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

21 Responses to KERITING DAUN CABE (HAMA TRIPS) PADA CABE ,TEHNIK ALAMI versus KIMIA MURNI

  1. agung mengatakan:

    pak tolong dibahas untuk pengobatan tanaman cabe yg telah terkena penyakit antraknosa secara alami ala kembanglangit. syukur kalau ada potonya biar tambah meyakinkan. terima kasih atas perhatian

    • klinikta mengatakan:

      Foto-foto sudah sering kami tampilkan,memang buah yang sudah terserang tidak bisa sembuh lagi,hanya kita antisipasi buah-buah yang belum terkena antraknose. Sebagai parameter dari hasil uji coba kami adalah panjangnya usia cabe yang kami kelola,ini menunjukkan bahwa patek dapat diatasi,sebab logikanya apabila buah masih terus saja mengalami serangan patek walaupun sudah diobati,akhirnya..pemeliharaan tidak dilanjutkan, dan pada umumnya apabila sudah terserang patek,maka penyakit lain juga muncul seperti meningkatnya jumlah tanaman yang layu. Ok Pak Agung

  2. ahmad mengatakan:

    bapak.yg ter hormat,saya ingin menayakan tentang penyakit cabe,yg terserang pda cabe km,yaitu pentakit nya,keriting kuning,daun nya.jd di sisni ingin menanyakan apa yg cocok ,obat tuk pembasmi nya.

    • klinikta mengatakan:

      Salam hangat kembali pak Ahmad,penyakit keriting kuning,analisa sementara kami ,karena tidak melihat gambarnya,kemungkinan besar keritingnya adalah akibat serangngan hama trips tungau atau kutu kebul sedangkan kuningnya adalah akibat infeksi dari virus kuning /gemini. Adapun tehnik yang biasa kami lakukan adalah dengan melakukan penyemprotan PROTEKTAN DAN PESNATOR DARI atas dan pengecoran PROTEKTAN DAN PUPUK CAS dari bawah.Untuk lebih jelasnya ,bisa kontak kami di 081222932134,dengan Ir. Jauhar

  3. supriyanto mengatakan:

    salam merdeka buat bapak…dan kawan petani semua
    bapak yang terhormat…
    saya sangat setuju dengan bapak kaitan kita harus bebas dari jajahan produk-produk asing, namun alangkah lebih baik kita juga tidak menyengsarakan kawan-kawan petani kita dengan membeli produk yang dalam negri yang kemudian hasilnya hanya bermanfaat untuk segelintir kalangan produsen obat-obatan saja.
    kalau boleh di share kan juga kalau ada pengalaman mengatasi sekian banyak hama yang ada dengan tanaman obat2an dilingkungan sendiri. sehingga petani kita memang benar-benar merdeka dan mandiri
    kita share juga bagaimana peracikan bahan bahan yang ada sampai para konco tani ini bisa secara mandiri dan kita semua benar-benar merdeka di negara sendiri.
    terimakasih dan maaf sebelumnya.
    salam bertani…..

    • klinikta mengatakan:

      Salam Merdeka pak Supri !!!
      Merdeka,artinya bukan juga harus membeberkan semua ISI DAPUR , sebenarnya sudah banyak metode untuk meracik pestisida organik,hanya yang membedakan tehnologi yang kami riset selama lebih dari 10 tahun ini adalah,dalam Proses penyimpanannya agar fungsi pestisidanya “tidak BASI” . Tehnologi berupa konsultasi yang kami berikan secara “Gratis” pun,merupakan sumbangsih kami untuk KEMERDEKAAN PETANI.

      MERDEKA!!!

  4. pidin mengatakan:

    saya punya lahan sedikit mencoba menanam cabe rawit di polybag sekitar 300 pohon tapi ada sebagaian tersesang kriting daun apa bisa diobat dengan protektan kalau mau pesan saya harus kemana di Daerah Kab Sukabumi tanaman saya ingin seperti tampak dalam gambar mohon dijawab alamat saya Kp. Subang RT.02 RW.22 Desa/Kec. Sukaraja Kab. Sukabumi Terima Kasih

    • klinikta mengatakan:

      Ya pak Pidin,untuk pemesanan bisa langsung ke Kantor kami,bisa menghubungi, Bp. Rusli Gunawan di 081323218330. Di Sukaraja Sukabumi,kami punya pula percontohan pak, bisa dilihat diweb kami pada tulisan terbaru,bulan Oktober ini.

  5. pidin mengatakan:

    cara mengkritiknya

  6. pidin mengatakan:

    cara mengkritik

  7. fajar mengatakan:

    apa resiko apabila tanaman cabe tidak dilakukan perempealan tunas ? bagaimana jikakita sisakan 1 atau dua tunas

    • klinikta mengatakan:

      Perempelan tunas bisa dilakukan,karena memang ada plus minusnya, apabila tidak dirempel dan “suplay makanan/pupuk” kurang, tanaman juga kurang buahnya. Saran kami, untuk perempelan Bisa disisakan 1-2 batang samping/lateral, pak Fajar.

  8. endin mengatakan:

    bagaimana kalau tanaman yg sudah terlajur kena serangan trips dan pucuk, daun sudah kriting apa masih bisa ditanggulangi dgn PROTEK-tan???
    Trimakasih
    sallam

    • Klinik Pertanian Organik mengatakan:

      Biasanya patokan kami adalah masih adanya tunas-tunas muda yang berwarna hijau “bening” , bisanya kalau masih ada tanda tersebut, tanaman masih prospek pak Endin. Silahkan kalau mau diperiksa tanamannya ke klinik kami, kirimkan gambar tanamannya lebih banyak lebih baik dari berbagai sudut, juga disertakan data aplikasi yang seblumnya dilakukan.

  9. asep mengatakan:

    pak lihat dipostingnya klinik pertanian organik kayanya masih melibatkan pestisida kimia,,yang saya tanyakan pestisida kimia apa yang menurut KPO-KL dianggap ampuh,,

    • Klinik Pertanian Organik mengatakan:

      ya memamng konsep KPO dalam hal ini adalah pertanian berbasis organik, artinya basis nya organik dengan masih mentolerir penggunaan pestisida dan pupuk kimia, beberapa bahan aktif yang biasa kami gunakan antara lain, menkozeb, klorotalonil, simoksanil, profonofos, imadakloprid, dan abamektin, demikian pak Asep.

      • asep mengatakan:

        untuk penggunaan fungisida yang dicampur dengan organik,,,seperti tanaman tomat saya yang baru saya tanam,,bagaimana cara nya supaya tomatnya mulus sampe panen nanti,,mulai dri pengecoran sampe penyemprotan

        • Klinik Pertanian Organik mengatakan:

          Metode KPO yang diibaratkan seperti mengendarai sebuah kendaraan, agak apabila diuraikan nanti pada saat menanjka di Gas dan pada saat menurun di rem, jadi dalam hal ini biasanya kita berikan perlakuan berdasarkan kondisi tanamannya pada saat tertentu jadi perlu mengamati keadaan tanamannya. Hal ini mungkin yang membedakan pola KPO dengan pola konvnsional yang pemberian makan dan pupuknya sudah di set sejak awal. Bisa dimasukan saja gambar tanamannya ke email kami pak di kembanglangit01@yahoo.co.id, kami persilahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


tujuh × = 35

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>