Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Monthly Archives: Januari 2012

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 14 »

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT CABE DI MUSIM HUJAN

Pada musim  hujan  kali ini, kami melakukan kembali uji aplikasi tehnik- tehnik kami.

Kami melakukan uji aplikasi didaerah Garut, tepatnya di daerah Kp. Tutugan Leles.  Kebetulan lokasinya berdekatan dengan lokasi kantor kami.  Kabupaten Garut merupakan salah satu sentra tanaman hortikultura. Bahkan terbesar untuk daerah propinsi Jawa Barat.  Topografi dan jenis tanahnya sangat mendukung untuk ber budidaya tanaman-tanaman sayuran seperti Cabe,Tomat,Kubis,Kentang,Brokoli , kacang-kacangan dan lain sebagainya. Tetapi disisi yang lain,pengalaman petani Garut yang panjang ditunjang oleh maraknya informasi baik itu dari PPL,Formulator ataupun pengalaman antar sesama petani,menjadikan dan membentuk suatu karakter dari petani-petani diwilayah ini,sulit ditembus/sulit terpengaruh oleh suatu masukan ataupun inovasi-inovasi yang baru.

(Pengamatan awal.  Tampak tanah masih basah akibat turun hujan,dalam beberapa hari ini. )

Oleh karena itu,langkah yang kami ambil adalah sebanyak mungkin melakukan uji aplikasi diwilayah sentra-sentra tanaman,dan memperlihatkan kepada petani hasil-hasil dari aplikasi yang kami lakukan dilapangan.  Ternyata cara ini efektif untuk secara perlahan tapi pasti,merubah paradigma dan konsep pertanian petani-petani di wilayah Garut.

Berikut ini adalah hasil aplikasi yang kami lakukan.  Pengambilan gambar pertama dilakukan pada tanggal 28 Desember 2011. Bisa diperhatikan latar belakang pengambilan gambar (Sebagai patokan pohon pisang dibelakang sana).

Hasil dari pengalaman kami,diwilayah garut ini,ingin kami bagikan untuk petani-petani di Indonesia,kami ingin berbagi dan mentranfer tehnologi kami kebarbagai daerah.

Ada satu hal yang baru dalam uji aplikasi kali ini,yaitu, bedengan yang kami gunakan,merupakan bedengan bekas. Artinya tidak lagi membuat bedengan baru tetapi merupakan bedengan lama dan tidak merobah bentuk bedengan.

Kang Ujang,petani mitra kami,dari kampung Tutugan Leles,Garut, dalam uji coba kali ini.

Pengambilan gambar kami arahkan kesebelah Utara kebun

Selanjutnya pengamatan /pengambilan gambar ke dua, dilakukan pada tanggal 17  Januari 2012,hasilnya sebagai berikut

Pertumbuhan tanaman sudah mulai merata. Bisa diperhatikan pengambilan gambar masih dalam lokasi yang sama. Ada pohon pisang dan 3 pohon besar dibelakang sana.

Adapun langkah yang kami lakukan pada saat musim hujan seperti saat ini adalah,mencegah terjadinya penyakit busuk daun,busuk batang dan keriting daun

Pengambilan gambar kami arahkan kesebelah selatan kebun. Maaf teman, kami bukan bermaksud hanya sekedar memperlihatkan hasil aplikasi kami dilapangan.  Dalam hal ini kami memang tidak mengungkapkan tehnik aplikasi secara detail,karena pola/cara pemberian pupuk dan pestisida akan sangat berbeda pada setiap pertanaman. Kami berharap,apabila anda tertarik dan ingin menggunakan tehnik kami,dapat berinteraksi secara langsung dengan kami,di nomor yang kami terakan pada bagian lain,web kami.

Pengambilan gambar dari sisi timur lokasi.  Hama yang diwaspadai adalah hama ulat/uret,yang biasa memotong pangkal batang,dalam hal ini yang kami lakukan adalah dengan penyemprotan insektisida alami PROTEK-tan dan BIOPESTIS.

Pengamatan ketiga dilakukan pada akhir bulan Januari 2011,hasilnya sebagai berikut

Pertumbuhan tanaman serempak,tunas-tunas subur dan tidak nampak terjadinya gejala keriting daun.

Dengan telaten kang Ujang,merawat tanamannya dengan tehnik kami klinik pertanian organik KPO – KEMBANG LANGIT

Pertumbuhan tanaman seragam,bunga dan buah sudah mulai membentuk. Untuk memacu pertumbuhan bunga dan buah kami tidak lagi menggunakan Hormon pertumbuhan yang bersumber dari kimia.

Pupuk daun pun tidak kami gunakan lagi,kami hanya menggunakan PROTEK-tan,untuk memacu pertumbuhan tunas,bunga dan buah

Apalagi insektisida kimia berbahan aktif Abamektin,kang ujang malah tidak menggunakannyaPengecoran/pemberian pupuk dari bawah,kami menggunakan PROTEK-tan plus pupuk kimia dengan dosis yang sangat rendah.

Sambil aplikasi ini berlangsung,kami mewaspadai timbulnya hama trips,tungau,ulat ,patek dan layu fusarium.  Pemberian makanan/pupuk organik dan pestisida organik (dalam hal ini,PROTEK-tan,PESNATOR, POCAniL dan pupuk CAS),sangat penting untuk mendapatkan kondisi yang sehat. Ada satu asumsi yang kami jadikan ebagai pedoman yaitu, apabila tanaman sudah sehat tentunya tidak perlu lagi ” OBAT-OBATAN” terutama obat kimia/PESTISIDA KIMIA.

Ok. Sebagai pembanding kami tampilkan tanaman tetangga yang berdekatan dengan kebun uji aplikasi kami.  Ini dia hasilnya (tanaman pembanding ini, bibit dan usianya sama dengan tanaman yang sedang kami uji terapkan. Kebetulan pemilik tanaman pembanding ini adalah adik kandung dari kang Ujang sendiri).

Hasil aplikasi sebelah kanan (ada kang ujang sedang berdiri) merupakan hasil aplikasi menggunakan tehnik kami. KPO-  KEMBANG LANGIT ,sedangkan sebelah kiri ,dibawah pohon menggunakan tehnik kimia murni.

Tanaman ini ,menggunakan tehnik secara kimia murni,silahkan dibandingkan dengan tehnik Alami versi kembang langit.  Konsep dasar yang kami jadikan pegangan adalah,untuk pengendalian hama dan penyakit cabe dimusim hujan adalah dengan mengkondisikan agar tanaman,sehat. Pengertian tanaman sehat menurut versi kami adalah tanaman yang memiliki karekteristik sebagai berikut.  Sedangkan untuk mendapatkan kondisi ini adalah dengan memberikan makanan yang sehat yang bersumber dari alam,bukan malah diberikan dengan makanan/pupuk yang bersumber dari kimia.

Sedangkan ini adalah hasil aplikasi menggunakan PROTEK-tan. Beberapa hal yang patut diwaspadai seperti curah hujan yang tinggi seperti saat ini adalah  daun,batang dan buah.  Kondisi yang tipis ini,justru menyebabkan tanaman rentan terserang Hama dan penyakit.  Tehnik pengendalian yang paling utama adalah dengan memberikan makanan dan obat yang bersifat alami. Pemberian pupuk kimia dan pestisida kimia,sebenarnya justru membuat tanaman menjadi lemah dan mudah sakit.  Ok. selanjutnya,Ulasan lebih jauh kami kemukakan secara berkisinambungan,sesuai fakta dan kondisi tanaman dilapangan.

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT CABE, SECARA ALAMI DAN KIMIA

Mungkin anda pernah menyimak tulisan kami yang berjudul,PERBANDINGAN TEHNIK PENGENDALIAN SECARA KIMIA VS ALAMI, yang kami terbitkan pada bulan agustus dan september 2011 lalu. Pada postingan tersebut,gambar hasil aplikasi yang kami tampilkan adalah cabe milik Bp. Ojay Singaparna,Tasikmalaya (pengendalian menggunakan tehnik alami) sedangkan yang mengunakan tehnik kimia ,kami tampilkan dari salah satu perusahaan pestisida kimia yang sedang mengadakan DEMPLOT (demoplot) UNTUK SUATU ACARA TEMU TANI. (NAMA PERUSAHAAN DAN LOKASI DEMPLOT,maaf tidak kami ungkapkan).

A.1.Tanaman ini menggunakan varietas Persada,usia tanaman sekitar 2 bulanan,penanaman bulan juni 2011.
A.2. Kondisi tanaman ini awalnya agak terserang hama trips,setelah pengendalian dengan tehnik KEMBANG LANGIT,secara berangsur,tanaman menunjukkan kearah pemulihan.
A.3.Dalam musim kering (pada bulan Agustus 2011) ditempat aplikasi sedang kesulitan air,bahkan untuk penyiraman dan penyemprotan, AIR HARUS MEMBELI. Tampak tanah disekitar pertanaman, terlihat kering . Tehnik “meng ADEM kan” tanah,ternyata efektif,untuk mengurangi tekanan teriknya panas dan kurangnya air.

A.4. Sementara itu, dilokasi yang lain,suatu perusahaan KIMIA,sedang mengadakan PERCONTOHAN/DEMPLOT. Usia tanaman sekitar 2 bulanan juga. Ada perbedaan yang mencolok dari kedua perlakuan ini,selain PESTISIDA KIMIA dan ALAMI, pada lokasi tersebut,tampak air masih mengalir disekitar pertanaman (bisa diperhatikan dibawah jembatan bambu/sisi kanan gambar,air masih mengalir deras)

A.5. Pengambilan gambar pada tanggal 22 Agustus 2011,perlakuan yang diberikan berupa Insektisida kimia 8 macam dan 5 macam fungisida kimia. Hasilnya bisa anda yang mengomentarinya. SARAN KAMI,BAGI ANDA YANG TELAH MENGGUNAKAN PRODUK-PRODUK KAMI,KAMI MENGHARAP BETUL,DIADAKAN SEMACAM STUDI BANDING, antara dua perlakuan ini. Perlakuannya Berupa, dalam suatu lokasi hendaknya di ‘SEKAT’ menjadi dua bagian. Pertama lokasi yang menggunakan tehnik kimia, lokasi yang kedua menggunakan tehnik alami. Persentasi luasnya lokasi yang disekat,anda sendiri yang menentukan apakah 50% : 50%, 75 % : 25 %, atau bahkan tehnik kami hanya 10% saja,sedangkan tehnik kimia yang 90 % nya,silahkan.

B.1. Pada tanggal 4 Sep kami mengamati kembali pertanaman milik pak Ojay ini,hasilnya seperti diatas ini. Perlakuan yang rutin baik secara pengecoran maupun penyemprotan,dilakukan terus.
Dalam kondisi tanaman seperti ini,Kami mewaspadai pertama adalah masalah Trips dan Tungau. Kondisi cuaca yang panas terik,sangat berpotensi menyebabkan keriting daun, upaya yang kami lakukan adalah mensuplai unsur hara dari atas dengan PROTEK-tan dan dari bawah mensuplai nya dengan cara pengecoran menggunakan pupuk yang telah dimatangkan Terlebih dulu dengan PROTEK-tan dan PUPUK CAS
B.2. Tanaman yang sudah berbuah lebat,kami mewaspadai terjadinya serangan LALAT BUAH.
Tehnik yang kami gunakan adalah dengan penyemprotan PESNATOR, dan penempatan PETROGENOL/SEX FEROMON, diluar area pertanaman.Sementara itu upaya penebalan kulit buah juga kami lakukan,untuk menghindari serangan lalat buah ini.
C.1. Pengamatan tanggal 21 Sep 2011. Konsep pengendalian hama yang kami kembangkan,yaitu tidak memisahkan antara satu jenis hama dengan hama yang lain atau bahkan antara satu hama terhadap serangan penyakit lain. Sebagai contoh,dalam pengendalian penyakit KERITING DAUN yang disebabkan oleh VIRUS KUNING atau keriting daun yang disebabkan oleh HAMA TRIPS DAN TUNGAU, bisa saja merembet pada rentannya tanaman terhadap serangan HAMA LALAT BUAH ATAU PENYAKIT ANTRAKNOSE/ PATEK. Pengaturan pola makan/pola pupuk,ternyata sangat menentukan,untuk mengendalikan terjadinya serangan hama dan penyakit tanaman.
C.2. Bisa anda perhatikan,tanah masih kering,pada bulan september diwilayah uji aplikasi ini/Tasikmalaya masih dalam musim kemarau. Ada satu konsep dasar kami,untuk pengendalian HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN, dalam hal ini TANAMAN CABE, yaitu kondisi dimana yang menjadi TARGET KAMI ADALAH :
DAUN TEBAL,LENTUR DAN HIJAU KEBIRU-BIRUAN, sedangkan pada BUAH, YANG KAMI INGINKAN ADALAH BUAH YANG KULITNYA PADAT BERISI, KADAR AIR RENDAH. KAMI MENYEBUTNYA SEBAGAI KONDISI IDEAL/TANAMAN TERSEBUT MASUK DALAM KRITERIA SEHAT. Sedangkan apabila tanaman sudah sehat,seperti halnya pada manusia,apabila sehat,sepertinya tidak perlu lagi ke dokter atau tidak perlu lagi banyak obat.

C.3. Pada tanggal,7 September 2011,pengendalian yang menggunakan tehnik kimia secara murni,hasilnya demikian. Kenapa hal ini terjadi?

C.4. Sementara dilokasi uji aplikasi kami kekurangan air,ditempat ini, air begitu melimpah. Lokasi sama persis dengan lokasi pengambilan Awal ,A.4.

C.5.Buah berlubang-lubang,terkena LALAT BUAH.

C.6. Pada tanggal 26 Sep 2011,tanaman demplot telah dicabut,sedangkan tanaman yang menggunakan tehnik dasar alami,hasilnya seperti dibawah ini.

D.1. Tanggal 14 desember 2011,tanaman masih segar bugar,bahkan panen masih terus berlangsung. Hingga saat ini. Usia tanaman sudah kurang lebih dari 7 bulan. Bisa Anda perhatikan tinggi tanaman ini,yang melebihi tinggi dari pemiliknya. Ada hal penting lagi sebenarnya yang bisa menjadi acuan anda untuk membandingkan,bahwa dengan usia yang relatif panjang ,ini berarti,masa-masa sulit dalam hal pengendalian HAMA DAN PENYAKIT, terlewati .
D.2.Ada tehnik dasar pengendalian kami yang agak berbeda dengan tehnik pengendalian secara kimia. Tehnik yang kami maksud adalah,dalam sistem ini,pengendalian penyakit dan hama tanaman,tidak TERLEPAS DARI POLA PUPUK.
D.3. Pola pupuk yang kami kembangkan adalah,sama sekali tidak berupaya memberikan PUPUK SECARA TERJADWAL. Misalnya usia tanaman sekian HST, diberikan jenis pupuk A, B, atau C dengan dosis yang sudah ditentukan pula. Hal ini Kami hindari betul.
D.4.Jenis maupun dosis pupuk kami berikan sesuai dengan kondisi terakhir tanaman,demikian juga interval/jarak waktu perlakuan juga kami sesuaikan dengan tingkat kesehatan tanaman. Apabila tanaman sehat dan pertumbuhan pesat,pemberian perlakuan kami renggangkan,demikian pula sebaliknya. Kondisi tanaman ini,telah berulang-ulang panen,bahkan saat ini,telah memasuki fase /tahap II,dengan kata lain buah yang dipetik adalah buah yang berasal dari tunas-tunas baru dan mengasilkan kembang dan buah yang baru pula.
Pada fase/tahap II ini,bapak Ojay telah petik 5 kali.
D.5. Ada hal menarik lagi,dalam berbudidaya tanaman cabe,terutama perihal hama dan penyakitnya. Menurut hasil aplikasi kami dilapangan,ternyata serangan dari satu jenis hama tertentu bisa merembet dampaknya baik secara langsung maupun tidak langsung kepada hama lainnya. Demikian pula satu jenis penyakit bisa berdampak terhadap rentannya tanaman terhadap serangan penyakit lain atau bahkan melintas pada serangan hama lain. Seperti yang telah kami kemukakan pada point C.1 . diatas

E.1. Pak Ojay (duduk dekat jendela,berkaos putih,bercelana hitam) ,pemilik cabe yang kami tampilkan fotonya sejak awal,hadir pada acara Evaluasi tehnik pengendalian hama dan penyakit ALA KEMBANG LANGIT,di kp. Citerewes,Leuwisari,Singaparna, Tasikmalaya. Tehnik pengendalian Hama dan Penyakit yang kami lakukan tidak terpisah satu sama lain,tetapi berhubungan. Termasuk bahkan dalam pemberian pola makannya,kami waspadai betul.Karena terkadang kita memberikan pupuk tertentu untuk mengatasi suatu masalah hama atau penyakit,tetapi justru akibatnya bisa menimbulkan hama atau penyakit baru. (Bisa juga dilihat pembahasan-pembahasan sebelumnya)

E.2.Acara ini diadakan pada tanggal 16 Desember 2011, di PESANTREN DARUL FALAH,CITEREWES,pimpinan Ajengan Karom. Kegiatan ini berlangsung,tepat dua hari,setelah pengambilan gambar tanaman cabe,
D.1. s.d D.5. Antusias anggota kelompok tani setempat,cukup tinggi. Hal ini tentunya,disebabkan oleh hasil yang telah dicapai oleh beberapa petani yang telah berhasil menerapkan tehnik pengendalian HAMA DAN PENYAKIT ALA KEMBANG LANGIT,diantaranya Bp. Ojay tersebut.

HORMON PERTUMBUHAN TANAMAN

Pada kesempatan ini,kami tampilkan gambar hasil aplikasi produk kami pada tanaman kacang panjang.
P.Hakim singaparna,Tasikmalaya sedang menunjukkan kepada kami,tanaman kacang panjang milik Bp. Aj. Deden yang menggunakan tehnik-tehnik KEMBANG LANGIT
Tanaman ini sudah petik sebanyak 6 kali
Pak Ojay juga mengantar kami,kelokasi dan mengomentari tanaman kacang ini. Bisa diperhatikan buah kacang yang masih panjang-panjang dan lebat,walaupun sudah panen 6 kali.
Tanaman ini,tidak lagi menggunakan hormon pertumbuhan secara khusus. Kami hanya menyemprotkan PROTEK-tan,yang sudah mengandung hormon/zat pengatur tumbuh alami.
Pada bagian atasnya kami ambil gambarnya,dan tampak bunga-bunga juga lebat.
Dalam hal ini,kami juga tidak menggunakan lagi pupuk bunga dan juga pupuk daun.
Gambar kami ambil dari samping,daun hijau kebiru-biruan,tebal tetapi lentur. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kondisinya sehat.
Musim hujan,seperti saat ini,kami pun tidak menambahkan lagi perekat,karena dalam PROTEK-tan,pun sudah mengandung perekat.
Dan hal lebih penting lagi,dalam aplikasi ini,kami hanya memerlukan sedikit insektisida kimia,terutama untuk mengendalikan HAMA KUTU DAUN/ APHIDS.
Sedangkan untuk hama Penggorok daun/ Liriomyza sp, kutu kebul,ulat ,trips dan tungau,yang kami gunakan adalah insektisida alami PROTEK-tan dan PESNATOR.
Buah lebat hasil meningkat,biaya produksi berkurang…
Ternyata dengan tehnik dasar ,sistem pertanian SECARA ORGANIK.
Bisa dijadikan solusi,untuk meningkatkan produktifitas, selain itu pertanian yang ramah lingkungan juga bisa kita dapatkan,karena kita tidak memerlukan lagi HORMON PERTUMBUHAN,PUPUK DAUN,PUPUK BUNGA yang berasal dari kimia.
PERTANIAN ORGANIK MERUPAKAN SUATU KEHARUSAN BUKAN PILIHAN !!!